7 Karakter Caleg Fiktif dari Paslon Fiktif Nurhadi-Aldo

MOJOK.CO – Mojok Institute, sebagai lembaga yang cukup selow, telah menghimpun nama-nama caleg Nurhadi-Aldo dalam meme yang tersebar di Twitter.

Kemunculan pasangan capres dan cawapres fiktif Nurhadi-Aldo kian ramai diperbincangkan. Mungkin jenuh pada kompetisi Pilpres 2019 yang pesertanya cuma dua pasang dan lagi-lagi menjebak pada pertarungan antara Jokowi dan Prabowo, masyarakat kini seolah berlomba-lomba mendukung Nurhadi-Aldo. Nggak tahu, deh, mendukung ke mana, pokoknya mah mendukung dulu aja!

Bukti dukungan masyarakat, khususnya warganet, dilampiaskan dengan cara unik sekaligus sedikit nyebahi, yaitu dengan beredarnya poster-poster caleg dan relawan pendukung Nurhadi-Aldo dari Koalisi Tonjal Tronjol. Hingga detik ini, kalau kamu cukup punya waktu luang dan bisa nge-scroll medsos mana saja dan kapan saja, masih banyak beredar meme poster caleg pendukung Nurhadi-Aldo yang program-programnya bikin kita pengin misuh-misuh, tapi tetep ngakak jua.

Mojok Institute, sebagai lembaga yang cukup selow walaupun kalau kamu libur, kita tetap masuk, telah menghimpun nama-nama caleg dalam meme Nurhadi-Aldo yang tersebar di Twitter. Mereka-mereka inilah yang kelak akan menjadi para pejabat jika kita semua benar hidup dalam dunia khayal yang tak melulu dikit-dikit baca berita hoaks—yah namanya juga dunia khayal, ya malah hoaks semua!

1. Gelar Nama yang Konyol

Entah siapa yang memulai, meme caleg Nurhadi-Aldo terus tersebar, salah satunya bernama Yuliana Rahmawati, M.p3. Meme yang satu ini telah ditertawakan banyak orang saking menariknya template yang diperlihatkan: gelar mana sih yang ‘M.p3’ itu???

2. Mengusung Paslon Fiktif Nomor 10

Sosok Nurhadi sebelumnya dikenal berkat akunnya di media sosial sejak 4-5 tahun yang lalu. Kesukaannya pada angka 10 menjadikan pasangan calon (paslon) fiktif ini diberi nomor 10, meskipun Jokowi dan Prabowo masing-masing bernomor 01 dan 02. Angka 10 ini pun sudah tentu disertakan dalam setiap meme poster caleg Nurhadi-Aldo.

3. Ramah di Segala Usia

Meski terkesan random berkat nama Koalisi Tronjal Tronjol, kehebohan Nurhadi-Aldo nyatanya diterima oleh banyak pihak, dari rakyat jelata kayak kita hingga caleg-caleg fiktif yang turut bermunculan. Bahkan, bukan hanya orang dewasa yang menjadi caleg, anak kecil pun turut hadir meramaikan kancah perpolitikan bohong-bohongan ini. Kreatif~

4. Program Kerja Nyeleneh

Jika diperhatikan, setiap caleg menonjolkan dirinya melalui program kerja yang akan mendukung kinerjanya jika kelak (pura-puranya) terpilih. Dari sekian banyak meme, tentu kamu sudah kira-kira 837.279 kali tertawa gara-gara program kerja yang aneh-aneh, seperti pelatihan sein bagi ibu-ibu hingga penyedia jasa pendamping wisuda. Hadeeeeh!

5. Dari Seluruh Penjuru Indonesia, bahkan Luar Indonesia

Kehadiran caleg fiktif ini tidak hanya terpusat di satu kota saja. Kalau kamu perhatikan, banyak dapil yang menjadi basis para caleg ini, mulai dari Yogyakarta, Surabaya, Surabaya Coret, hingga Wakanda yang mbuh ada di mana. Dahsyat memang~

6. Manusiawi

Tak seperti caleg dari koalisi mana pun di dunia ini, caleg pendukung Nurhadi-Aldo tampak terasa lebih manusiawi berkat program kerja yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Beberapa poster bahkan menunjukkan tulisan “Apa, ya? Lupa. Bantuin, kek!” atau “Nanti saya pikirkan kembali kalau terpilih” sebagai isian dalam daftar program kerja. Hal inin menunjukkan bahwa menjadi lupa dan bingung adalah keadaan yang sangat manusiawi untuk kita semua—dan itulah kenapa kita menyukai paslon yang satu ini.

https://twitter.com/dinowhy_r/status/1081409395861336065

7. Kutipan Inspirasional

Selain nama dan gelar yang menarik, serta program kerja yang fantastis, para caleg fiktif tak lupa ingin memberikan amanat bagi para pendukungnya. Di setiap poster meme yang beredar, pasti kamu bisa menemukan kutipan inspirasional di bagian bawah, yang terkadang isinya jauh lebih menarik daripada PR Matematikamu yang udah dibuka dari tadi tapi belum kamu garap-garap itu.

Jadi gimana, tertarik untuk mengajukan diri sebagai caleg juga?

Exit mobile version