Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

The Road to Red Restaurant List, Restoran Terbaik Justru yang Hampir Punah

Zetsumeshi Road, rekomendasi serial Netflix kuliner yang ringan produksi Jepang.

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
18 Oktober 2021
A A
ilustrasi Tontonan Ringan, Road to Red Restaurant List. Restoran Terbaik Justru yang Hampir Punah mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jika mencari tontonan healing yang ringan dan segar, The Road to Red Restaurant List adalah jawabannya. Restoran terbaik rata-rata hampir punah.

Anda mungkin bosan dengan tontonan zaman sekarang yang penuh konflik. Banyak banget serial berat dan bikin pusing. Menontonnya saja butuh banyak energi untuk mencerna. Belum lagi jika membahas permasalahan yang relate dengan kehidupan zaman sekarang, duh, nggak deh. Lagi males mikir soalnya.

Iklan

Saya termasuk orang yang jenuh banget dengan segala tontonan ndakik-ndakik. Serial dan film macam ini kebanyakan disajikan teknik rumit, membawa problematika baru ke kepala saya. Ya gimana, hidup saya saja sudah pelik, masa mau nonton hal yang bikin stres. Mendingan cari healing drama dong. The Road to Red Restaurant List adalah jawabannya. Ini adalah serial asal Jepang sepanjang 12 episode yang lucu dan punya premis unik.

Mencari restoran terbaik itu nggak selamanya harus restoran yang ramai pengunjung dan terkenal di media sosial. Tokoh Suda sebagai pemeran utama sudah membuktikan hal ini dengan caranya yang tidak biasa.

Awalnya, Suda, punya banyak problem di kantor. Suda adalah karyawan senior yang berusia 40-an. Dia memiliki rekan kerja anak muda yang hobi main media sosial. Suda yang sudah nggak muda lagi dianggap punya ide-ide yang kolot dan usang dibanding rekannya yang masih muda.

Di rumah, Suda juga kesepian. Setiap Jumat malam, anak dan istrinya pergi untuk menonton konser. Sedangkan Suda tidak punya kegiatan yang ia tuju untuk eskapisme dari kehidupan yang melelahkan.

Suda kemudian memutuskan untuk mengadakan road trip dengan mobil vannya sendirian. Dia punya aturan khusus. Dia harus berangkat Jumat malam saat anak dan istrinya pergi menonton konser dan kembali pada Sabtu sebelum anak dan istrinya pulang. Suda tidak mau melibatkan teman, ia harus pergi sendirian. Lalu, segala kebutuhan yang diperlukan saat road trip diambil dari uang saku bulanannya.

Siapa sangka road trip iseng-iseng berhadiah ini justru membawanya untuk menelusuri restoran terbaik yang hampir tutup. Di setiap episode, setelah malamnya dia tidur dalam mobil van, Suda akan berkeliling cari makanan. Takdir selalu mempertemukan Suda dengan makanan-makanan legendaris dari restoran terbaik yang hampir punah.

Setiap Suda hendak pergi dan berjanji kembali suatu saat, pemilik restoran memberikan “lampu merah”. Katanya, “Mungkin lain kali kalau mencoba berkunjung, restoran ini sudah tutup.”

Restoran-restoran terbaik yang ada dalam serial ini adalah tempat yang juga menyajikan makanan terbaik. Mungkin, serial ini juga cocok buat menemain makan Anda. Dijamin, Indomie Ayam Bawang jadi rasa ramen Jepang.

Vibes yang ditampilkan The Road to Restaurant List mirip dengan serial Midnight Dinner yang menyajikan drama slice of life dengan sentuhan kuliner. Bedanya, Suda adalah point of view dalam serial dan ia selalu mengadakan road trip ke banyak tempat.

Setiap pekan, Suda secara acak memilih tempat makan dan kebetulan ketemu dengan restoran terbaik yang belum pernah dia temui di kota-kota besar. Ada banyak kisah di balik satu sajian menu di restoran tersebut. Ada juga kisah pemilik yang unik-unik. Banyak elemen kejutan yang lucu dan membuat Anda kembali mengingat bahwa kehidupan kadang “sejujur” itu.

The Road to Restaurant List yang dalam bahasa Jepang berjudul Zetsumeshi Road juga menyoroti tren bepergian dengan mobil van yang belakangan ini ramai. Pemilik van menyulap kursi belakang menjadi tempat tidur dan tempat yang nyaman untuk bermalam. Sehingga, pemilik van bisa berpiknik ke manapun yang mereka inginkan tanpa berpikir keras di mana mereka harus menginap. Tapi, kalau di Indonesia nggak tahu deh, bakal digrebek atau diperiksa hapenya atau nggak kalau asal parkir.

Dalam cerita, Suda bakal bertemu dengan tokoh Kaburagi yang punya mobil van lebih asyik daripada yang dia punya. Suda kemudian mulai berpikir bagaimana membuat mobil vannya lebih nyaman untuk bepergian.

Jika Anda sering banget lihat food vlogger nemu “hidden gem” bisa jadi hal itu terinspirasi dari cerita Suda yang selalu mencari restoran terbaik walau dia hampir punah dan jarang orang tahu. Bedanya, Suda nggak pernah dapet endorse dan selalu kasih review jujur.

Wes tho, pokoknya nonton serial Zetsumeshi Road di Netflix nggak bikin stres, malah bikin kamu laper. Ingat makan. Ingat liburan. Ingat bahwa kita bisa self reward dengan cara sederhana.

BACA JUGA Dari Netflix sampai Disney+, Saya Coba 10 Aplikasi Streaming Video Paling Populer di Indonesia dan Ini Hasilnya dan artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 18 Oktober 2021 oleh

Tags: KulinerRekomendasi filmrestoran terbaikserial jepang rekomendasi netflixsinema kulinerzetsumeshi road
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro MOJOK.CO

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro

22 Juli 2026
Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, Istri Bahagia dan Rumah Idaman jadi Tujuan MOJOK.CO

Kisah Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, demi Istri Bahagia dan Rumah Idaman

21 Mei 2026
Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin MOJK.CO

Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin

8 Mei 2026
usaha mie ayam wonogiri.MOJOK.CO

Buka Usaha di Luar Pulau Jawa Kerap Gagal Bukan karena Klenik “Dikerjain” Akamsi, Ada Faktor Lain yang Lebih Masuk Akal

6 Mei 2026
5 Kuliner Dekat Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta, Mojok.co

5 Kuliner Sekitar Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta

27 Maret 2026
4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan Mojok.co

4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan

25 Maret 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Yamaha Fazzio Cuma Sebatas Skutik Spek Orang Manja MOJOK.CO kredit motor yamaha

Fazzio, Motor “Anak Skena” yang Bikin Perjalanan Sejam Menembus Kemacetan buat Ngonser Tetap Terasa Chill

24 Agustus 2026
Ta'awun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga.MOJOK.CO

Taawun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga

19 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

22 Agustus 2026
tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
Saat adik saya jadi korban bullying (perundungan) di sekolah, pihak guru malah menganggapnya masalah biasa MOJOK.CO

Melabrak Guru usai Adik Jadi Korban Bullying di Sekolah hingga Cedera: Saya Justru Menerima Jawaban Memuakkan

18 Agustus 2026
Lulus S3 dan Jadi Peneliti, Hidup Saya Malah Bergantung pada Honor Riset yang Tak Kunjung Cair MOJOK.CO

Lulus S3 dan Jadi Peneliti, Hidup Saya Malah Bergantung pada Honor Riset yang Tak Kunjung Cair

19 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.