Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Super Junior Konser di Arab Memang Pertanda Kita Harus Pertebal Iman

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
5 Juli 2019
A A
Super Junior Konser di Arab - MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mas-mas Super Junior, tolong tinjau kembali niat Anda sekalian untuk konser di Arab. Kami ini, loh, yang repot; harus mempertebal iman terus-menerus!

Saya pernah datang ke Arab Saudi. Sudah lama—tujuh tahun yang lalu. Rombongan kami berhenti salat di sebuah masjid yang namanya saya lupa, tapi yang jelas bukan Masjidil Haram atau Nabawi.

Iklan

Selepas berwudu, di dalam masjid, saya bertemu perempuan muda—mungkin seusia saya yang memang masih muda (ingat, ini tujuh tahun yang lalu!). Tadinya, saya pikir ia adalah seorang yang datang dari luar negeri, sama seperti saya. Soalnya, penampilannya tidak ke-Arab-Arab-an, alias tidak bercadar hitam seperti yang saya temui di luar.

Perempuan ini mengenakan celana serupa jeans, kaus lengan panjang, dan kerudung kain yang dililitkan di kepala, seperti pasmina yang dijual di banyak online shop kita.

Namun, beberapa saat kemudian, perempuan ini mengambil kain hitam lebar di balik tasnya, sebelum akhirnya mengenakannya di seluruh tubuh: jubah dan cadar seperti yang biasa kita lihat.

Sejak melihat hal tadi dengan mata kepala sendiri, saya jadi mengerti bahwa, meski tertutup burka, perempuan-perempuan Arab tetaplah perempuan yang sama seperti kita. Kombinasi warna kaus yang dia pakai dengan warna pasmina dan celananya juga pas—cukup modis, plus motifnya menarik.

Arab adalah negara yang penting bagi Islam, memang betul. Tapi semua aspek kehidupan di Arab Saudi tidak lantas jadi “sangat islami”. Di televisi, ada juga model dan pembawa acara yang tidak berjilbab. Di dekat masjid bahkan ada toko pakaian yang memajang sepasang pakaian dalam perempuan.

Tapi, nggak ada tuh yang menggelar protes di depan toko. Kok bisa, ya?

Walaupun Arab Saudi Membuka Diri, tapi…

Tujuh tahun dari hari di mana saya bertemu perempuan muda tadi, sebuah berita bersliweran di media sosial: Super Junior akan menjadi boyband pertama yang menggelar konser di Arab Saudi!

Mendadak, feeling saya jadi nggak enak. Perut saya mules dan sakit luar biasa. Sebelum saya menyadari ini cuma penyakit diare saya yang kambuh, saya yakin 100% hal ini disebabkan oleh kekagetan saya pada fakta bahwa Super Junior akan mengadakan konser beneran di Arab—tepatnya di Kota Jeddah—dalam rangkaian Super Show 7S (SS7S) mereka.

Duh, monmaap nih, tapi kok saya merasa ini bukan hal yang oke, ya?

Meskipun saya ingat betul bahwa saya pernah melihat Arab yang bisa jadi tidak terlalu “sangat islami”, tapi tetap saja; bagi saya, kabar konser Super Junior—alias Suju—Ini adalah kabar besar yang harusnya dicegah. Kenapa?

Loh, kok, masih ditanya. Kamu lupa, ya, kalau kita semua harus perbanyak sujud, bukannya Suju???

Kenapa Seharusnya Super Junior Nggak Ngadain Konser di Arab

Pertama—gimana, ya? Arab Saudi itu panutan je. Pokoknya, apa-apa saja yang ada di Arab, harus kita ikuti—mulai dari bahasanya, budayanya, sampai pakaiannya.

Iklan

Kalau di Arab pakai burka, kita juga harus ikutan. Kalau di Arab pakai bahasa Arab (yaiyalah), kita juga. Ngapain repot-repot belajar bahasa Inggris—apalagi sampai kuliah Jurusan Bahasa Inggris—untuk menghadapi dunia ini? Harusnya, kan, bahasa Arab!

Nah, kalau Arab ternyata oke-oke aja menggelar konser Super Junior, ini kan gawat. Dengan keadaan ini, kita (hah, kita???)—atau beberapa orang tertentu—bakal kesulitan menyesuaikan diri dengan keadaan ke-Arab-Arab-an. Gimana bisa mereka-mereka ini kelak melarang orang-orang di sekitar nonton konser KPop kalau orang-orang di Arab aja pada nonton coba???

Kedua—konon, saat seorang penyanyi asal Mesir bernama Tamer Hosny menggelar konser di Arab Saudi (31 Maret 2018), sebuah peraturan diberlakukan: Penonton dilarang keras berjoget.

Maaf, maksud saya—apa sih enaknya nonton konser tapi nggak boleh berjoget???

Seingat saya, konser Super Junior itu menyenangkan. Tunggu dulu—jangan langsung nuduh iman saya tipis gara-gara bilang menyenangkan, dong. Nyatanya, di konser Super Show-nya Super Junior, penonton akan dimanjakan dengan musik dan lagu yang temponya bervariasi, mulai dari yang lambat hingga cepat.

Dan, percayalah, sulit sekali menahan diri untuk tidak berjoget—minimal ikutan lompat-lompat kalau kamu dapet tiket Festival.

Tapi, kalau aturan tidak berjoget ini harus diberlakukan lagi dalam konser Suju, bukankah pihak promotor di Arab yang justru jadi ikutan repot dan boros, misalnya dengan menyediakan fitur tambahan berupa sabuk pengaman di kursi konser supaya penontonnya nggak ikut goyang-goyang??? Hmmm???

Ketiga, kita semua, kan, harus memperkuat iman, dan Super Junior dari budaya KPop bukanlah pilihan yang tepat—kamu lupa, ya?

Di Arab Saudi, sebelumnya, Mariah Carey pernah menggelar konser. Pernah pula ada Festival Jazz yang kabarnya digelar untuk melunturkan citra konservatisme Arab. Yang terbaru, Nicki Minaj bahkan akan mengisi acara festival musik Jeddah Season bersama musisi Inggris Liam Payne serta Steve Aoki, 18 Juli mendatang.

Tapi, yah, artis-artis di atas kan bukan bintang-bintang KPop. Walaupun sama-sama bernyanyi dan bermain musik, mereka itu tetap bukan budaya KPop—jadi aman, lah.

Pokoknya, kalau ada KPop, kita harus waspada. Kalau ada KPop, kita harus mempertebal iman. Kalau ada KPop, kita harus mengingatnya sebagai tanda-tanda akhir zaman. Kalau ada KPop, kita harus kecam, larang, dan hujat.

Itu, kan, yang penting???!!!!!11!!!!1!!!

P.S.: Plis. Ini satire. Situ pikir saya nggak kesel ngeliat orang mojok-mojokin KPop melulu, seakan-akan dia satu-satunya masalah gawat di dunia??? 

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: Jeddahkonser di Arabkpoppertebal imansatireSuper Junior
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

tur blackpink mojok.co
Hiburan

Gelar Tur Dunia, BLACKPINK akan Tampil di Jakarta Tahun Depan

9 Agustus 2022
wamil bts mojok.co
Hiburan

Di Tengah Wamil, Grup K-Pop BTS Masih Mungkin Tampil di Luar Negeri

2 Agustus 2022
MAVROZ juarai K-Pop Cover Dance Festival (KCDF) 2022 in Indonesia (HO/KCC)
Hiburan

Tim Dance MAVROS Asal Jogja Wakili Indonesia di Final K-Pop Cover Dance Tingkat Dunia

31 Juli 2022
Info Lowongan Kerja Khusus untuk yang Punya Sifat Baik Semua Zodiak mojok x firal satire mojok.co
Kolom

Info Lowongan Kerja, Khusus untuk yang Punya Sifat Baik Semua Zodiak

9 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri? MOJOK.CO

Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri?

20 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.