Sinetron Indosiar Bukan Nggak Masuk Akal, Itu Prediksi Masa Depan

joget tiktok di rumah sakit bukti sinetron Indosiar itu nyata

ilustrasi Sinetron Indosiar Bukan Nggak Masuk Akal, Itu Prediksi Masa Depan mojok.co

Sinetron Indosiar Bukan Nggak Masuk Akal, Itu Prediksi Masa Depan

MOJOK.CO – Sinetron Indosiar pernah dihujat perkara nggak masuk akal dan kelewat aneh. Padahal mereka punya potensi jadi The Simpsons versi Indonesia.

Selantang apa pun kita berteriak bahwa televisi Indonesia kini isinya kebanyakan sampah, suara kita sulit didengar sebab pihak televisi punya “dewa” mereka sendiri, rating. Selama suatu tayangan, segoblok apa pun itu, ditonton oleh banyak orang yang nggak tahu seleranya kok bisa seburuk itu, ya tayangan itu bakal tetap nangkring di layar kaca Anda. Termasuk, sinetron Indosiar yang langganan jadi bahan rujak netizen. Asem kecut, diuleg-uleg dah tuh!

Ketimbang marah tak terarah terhadap KPI dan program televisi, ada kalanya kita berterima saja dengan keadaan ini. Latihan lah narimo ing pandum. Hitung-hitung buat men-support penulis dan segenap kru yang kerjanya kayak kuda pecut, tapi hasilnya tetap dianggap kecut.

Sinetron Indosiar, utamanya segmen Suara Hati Istri dan Kisah Nyata sebenarnya nggak konyol-konyol amat. Mereka punya tujuan buat merefleksikan keanehan di pergaulan sosial kita. Dengan model kejar tayang dan sat set sat set yang penting jadi, ya seperti itulah akhirnya yang tersaji. Sedikit kurang mashok, ya memang, sebab standar tayangan mereka bukan Hollywood atau drama Korea.

Anda yang getol scroll media sosiyol pasti masih ingat dengan kontroversi sinetron Indosiar yang menampilkan joget TikTok di rumah sakit kan? Iya, seorang bapak dan anak rela joget TikTok demi membangunkan sang istri dari koma. Joget TikTok-nya juga di bangsal rumah sakit, lengkap dengan properti infus dan selimutnya yang entah kenapa selalu menutupi pasien sampai perut. Si bapak dan anak asyik berjoget, sementara sang istri berusaha siuman. Yah, namanya juga usaha.

Berkat adegan ini, netizen merujak pembuat sinetron Indosiari, termasuk merujak penulis dan kru televisinya. Penulisnya sendiri pernah bikin pembelaan di Mojok. Meski begitu, sebagian besar masih nggak bisa terima, pokoknya konyol ya konyol.

Isu ini kemudian berlalu begitu saja dengan kesimpulan klise “ya semua kembali ke pribadi masing-masing” yang super-tai itu. Baru kemarin, saya menemukan sebuah pencerahan yang begitu berharga untuk segenap kru dan penulis-penulis sinetron Indosiar.

Seorang netizen di TikTok joget-joget sambil curhat betapa susahnya ngatur waktu jika punya dua pacar. Mmmeh. Di luar isi kontennya yang menormalisasi selingkuh dan layak sliding itu, si netizen benar-benar joget TikTok di rumah sakit loh!

Sinetron Indosiar terbukti sebagai gambaran dan prediksi masa depan. Meski menonton sinetronnya terasa begitu aneh, nyatanya, kekonyolan macam ini terjadi juga. Saya jadi menduga-duga bahwa penulis dan kru sinetron Indosiar memang semacam indigo. Mereka dapat wangsit berupa inspirasi alur cerita dan pengadeganan yang begitu konyol, namun di masa depan hal ini bisa benar-benar terjadi.

Satu lagi sinetron Indosiar yang pernah memantik kontroversi adalah cerita soal fans K-pop. Banyak fans K-pop yang tersindir karena mereka merasa didiskreditkan. Sinetron tersebut menampilkan fans K-pop yang kelewatan, seburuk-buruknya fans K-pop deh pokoknya. Akibat keranjingan K-pop si tokoh jadi semacam halu dan hilang akal. Oke, memang nggak semua penggemar hiburan Korea perilakunya sekacau ini. Banyak di antara mereka yang justru bikin kegiatan positif dan kompak banget. Tapi, di antara yang bagus-bagus ada nggak yang konyol kayak di sinetron? Ada dong. Mereka menyebut fans yang udah kelewat halu begini dengan sebutan “sasaeng”. Dalam budaya pop Korea Selatan, sasaeng adalah sebutan untuk fans yang terlalu obsesif dengan sang idola. Selain halu, mereka juga bisa sampai membahayakan nyawa. Ngeri banget lah.

Meskipun hipotesis ini masih agak rapuh dan butuh penguat, saya merasa ini adalah sebuah awal dari pencerahan. Sinetron Indosiar punya potensi jadi kayak The Simpsons versi Indonesia itu benar adanya. Tempo hari, viral adegan seorang pria yang cuddle sama tanaman. Saking cintanya blio sama tumbuh-tumbuhan, mungkin. Nah, ini dia nih, adegan sinetron yang punya potensi besar terbukti di kehidupan nyata.

Bisa jadi, berikutnya bakal viral seseorang yang memang nggak bisa tidur nyenyak kalau nggak di samping tanaman kesayangannya yang mahal-mahal itu. Bisa jadi, ada yang bakal jadi stres kalau sehari saja nggak bertemu dengan “anak-anak” hijau mereka. 

BACA JUGA Kualitas Tersembunyi Sinetron Indosiar yang Diketawain Kelas Menengah Terdidik dan artikel AJENG RIZKA lainnya.

Exit mobile version