Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

4 Oleh-Oleh Khas Malioboro Jogja yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Membeli

Kenia Intan oleh Kenia Intan
24 Maret 2026
A A
4 Oleh-Oleh Malioboro Jogja Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Membeli Mojok.co

4 Oleh-Oleh Malioboro Jogja Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Membeli (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

#3 Sate gajih di ujung Jalan Malioboro, dekat Pasar Beringharjo

Kalau kalian melewati kawasan Pasar Beringharjo dan mencium aroma harum yang manis, itu tandanya kalian sedang berada di dekat penjual sate gajih. Biasanya, para penjual ini berjejer di jalan kecil di sisi selatan pasar, menawarkan sajian yang menggoda siapa saja yang lewat.

Di antara banyaknya pilihan kuliner di Pasar Beringharjo, sate gajih menjadi salah satu yang paling direkomendasikan. Rasanya yang khas dan teksturnya yang lembut saat hangat membuatnya begitu istimewa.

Namun, sate gajih paling nikmat disantap langsung di tempat. Jika dibawa pulang, teksturnya cenderung mengeras dan kehilangan kelezatannya, bahkan bisa terasa kurang nyaman di lidah. Itulah sebabnya, meskipun sangat identik dengan Pasar Beringharjo, sate gajih kurang cocok dijadikan oleh-oleh.

Baca juga Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali.

#4 Bakpia Malioboro Jogja yang tidak jelas asal-usulnya

Bakpia memang dikenal sebagai oleh-oleh khas Jogja yang paling aman untuk dibawa pulang. Namun, bukan berarti kalian bisa memilihnya secara sembarangan. Hindari membeli bakpia tanpa merek dan asal-usul yang jelas. Meski biasanya dijual dengan harga lebih murah, kualitas rasanya sering kali mengecewakan. Bahkan, bakpia “curah” yang dijual kiloan sebaiknya dipikirkan lagi sebelum dibeli.

Kalau ingin membawa bakpia sebagai oleh-oleh, ada baiknya memilih toko atau merek yang sudah terpercaya. Memang harganya cenderung lebih mahal dan sering jadi incaran banyak orang, tapi soal rasa dan kualitas biasanya jauh lebih terjamin.

Selain itu, perlu juga mempertimbangkan pilihan bakpia kukus. Meski teksturnya lembut dan rasanya disukai banyak orang, tidak sedikit yang meragukan kelayakannya sebagai oleh-oleh khas Jogja. Bahkan, ada yang berpendapat bahwa bakpia kukus lebih mirip bolu kukus daripada bakpia tradisional, sehingga dianggap kurang merepresentasikan kuliner asli Jogja. Salah satu tulisan Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja.

Itulah beberapa makanan dan barang yang banyak dijual di sepanjang Jalan Malioboro Jogja yang sebaiknya dipertimbangkan kembali sebelum dijadikan buah tangan. Bukan berarti oleh-oleh tersebut tidak layak atau tidak enak, melainkan karena selera setiap orang berbeda-beda. Jadi, akan lebih bijak jika kalian menyesuaikan pilihan oleh-oleh dengan siapa yang akan menerimanya, agar lebih berkesan dan tepat sasaran.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan  dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 24 Maret 2026 oleh

Tags: jalan malioboroJogjaMalioboro Jogjaoleh-oleholeh-oleh Jogjaoleh-oleh maliboro
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Usaha jasa kebersihan, Ready Clean Jogja sampai ke Turki. MOJOK.CO

Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia

28 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Yamaha Sigma motor kelas bawah tapi paling bisa diandalkan MOJOK.CO

Yamaha Sigma adalah Motor pertama di Jogja hasil lungsuran dari bapak dan jadi saksi momen-momen paling serius dalam hidup saya

28 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Apa Salahnya ASN Jualan Nasi Kuning? Gaji Tetap, Kebutuhan Terus Bertambah MOJOK.CO

Apa Salahnya ASN Jualan Nasi Kuning? Gaji Tetap, Kebutuhan Terus Bertambah

12 Agustus 2026
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak MOJOK.CO

Wali Kota Surakarta Pastikan Jaga Lokananta Bloc sebagai Kawasan Ramah Anak dan Ruang Kreatif Anak Muda

9 Agustus 2026
Hadapi 777 cv lamaran kerja untuk 1 posisi. IPK dan nama besar kampus tak penting lagi di mata HR MOJOK.CO

Hadapi 777 CV Lamaran Kerja untuk 1 Posisi, HR Tak Peduli IPK-Asal Kampus karena Urusan di Atas Kertas Bukan Jaminan Etos Kerja

8 Agustus 2026
Tinggal di Belanda 21 tahun, akhirnya menyerah jadi WNI dengan jalur naturalisasi kewarganegaraan. MOJOK.CO

Menyesal Jadi WNI Setelah 21 Tahun Tinggal di Belanda, Ternyata Pindah Kewarganegaraan Itu Mudah

14 Agustus 2026
fisiologi pohon, walhi kerusakan lingkungan mojok.co

Hadapi Krisis Iklim, Ilmu Fisiologi Pohon Jadi Kunci Selamatkan 12 Juta Hektare Lahan Kritis

13 Agustus 2026
El Nino.MOJOK.CO

Ancaman El Nino Kuat Intai Indonesia, Waspada Kekeringan Ekstrem dan Kebakaran Hutan

11 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.