Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Donald Trump dan Kim Jong Un Akan Bertemu di Singapura 12 Juni 2018

Redaksi oleh Redaksi
11 Mei 2018
A A
Kim-Jong-Trump-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dua orang paling kuat sekaligus paling absurd di dunia, Donald Trump dan Kim Jong Un, bakal ketemuan. Kalau mereka jadi akur, bukan nggak mungkin cebong dan kampret menyusul.

Safari internasional Kim Jong Un akan mencapai puncaknya pada 12 Juni mendatang. Janji kopdar ini adalah hasil kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke Pyongyang, Rabu lalu.

Iklan

Kedatangan Pompeo atas undangan Kim Jong Un merupakan tindak lanjut pembahasan komitmen Korea Utara dalam melakukan denukrilisasi. Seperti biasa, kalau ada negara yang membahas soal nuklir, AS pasti semangat, ke Pyongyang pun didatangi.

Sebelumnya, Kim membuat keputusan mengejutkan dengan bertemu Presiden Korea Selatan dan menyeberangi perbatasan Korut-Korsel.

Ada dua hasil penting dari kunjungan Pompeo tersebut. Pertama, Korea Utara melepaskan tiga tahanan pemerintah Korut asal AS dan Korea Selatan: Kim Hak Song, Kim Sang Duk, dan Kim Dong Chul. Tindakan ini merupakan simbol atas iktikad baik Kim Jong Un dalam memulai hubungan baik dengan AS.

Kedua, dari kunjungan tersebut disepakati bahwa pertemuan antara Donald Trump dan Kim Jong Un akan dihelat pada 12 Juni 2018. Singapura didapuk sebagai tempat pertemuan setelah sebelumnya opsi Tiongkok, Swiss, dan Zona Demiliterisasi Korea sempat muncul. Seperti biasa, informasi soal tempat pertemuan diumumkan pertama kali oleh Trump di akun Twitter-nya, bukan lewat pers Gedung Putih atau pun media internasional mana pun. Bisa terbayang betapa sayangnya Twitter kepada Trump.

Menurut Adam Taylor di The Washington Post, Singapura ditunjuk sebagai tempat penyelenggara karena negara berpenduduk 5,6 juta tersebut mempunyai hubungan yang baik dengan Washington dan Pyongyang. Sejak tahun 2012, Singapura telah menjadi partner strategis AS bidang keamanan di Asia Tenggara. Sedangkan poros Singapura-Pyogyang sudah terbentuk lebih dulu di 1975.

Singapura sendiri berhasil melabeli diri sebagai aktor netral di dunia internasional. Untuk catatan, pertemuan yang juga bersejarah antara Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Taiwan Ma Ying Jeou pada 2015 terjadi pula di negara ini.

Yang lucu, selain karena faktor netralitas, analis mengatakan bahwa Singapura mendapat persetujuan Kim karena tempatnya tidak terlalu jauh dari Korea Utara. Sebagai perbandingan, Swiss sebagai langganan tempat pertemuan para petinggi negara dianggap terlalu jauh dari Korea Utara. Bukan apa-apa, pesawat kepresidenan Kim ditengarai terlalu kuno untuk menempuh perjalanan jauh. Apabila harus berangkat ke Swiss, analis percaya bahwa pesawat tersebut harus transit di suatu tempat untuk melakukan pengisian ulang bahan bakar dan itu memalukan.

Aduh, jangan-jangan pesawatnya masih pakai baling-baling di depan?

Terakhir diperbarui pada 11 Mei 2018 oleh

Tags: amerika serikatbertemuDonald Trumpkim jong unkorea selatanNuklirSingapura
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura
Urban

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO
Esai

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia
Kabar

Bukan Nuklir, Air Adalah “Senjata Pemusnah” Paling Mematikan di Perang AS-Iran

4 Maret 2026
Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia
Tajuk

Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia

2 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saat cerita/sambat ke teman berujung adu nasib dengan kalimat maut "Kamu masih mending". Meresponsnya dengan pura-pura tolol ternyata menyenangkan MOJOK.CO

Niat Cerita ke Teman Berujung Adu Nasib: Pura-pura Tolol saat Teman Bilang “Kamu Masih Mending” Ternyata Menyenangkan

6 Agustus 2026
buku siswa sekolah.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Pergantian Buku Pelajaran sebagai Proyek Politik Tahunan 

10 Agustus 2026
Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026
Wisata Perahu Kalimas di Taman Prestasi Surabaya jadi liburan mewah. MOJOK.CO

Kemewahan Wisata Perahu Kalimas Menyelamatkan Orang Haven’t Surabaya sebelum Dilanda Stres

11 Agustus 2026
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak MOJOK.CO

Wali Kota Surakarta Pastikan Jaga Lokananta Bloc sebagai Kawasan Ramah Anak dan Ruang Kreatif Anak Muda

9 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.