Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Pengguna Instagram: Kami Minta Timeline Kronologis —> Instagram: Bikin Dark Mode

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
9 Oktober 2019
A A
instagram dark mode cara mengaktifkan dark mode instagram hape yang support os yang support

instagram dark mode cara mengaktifkan dark mode instagram hape yang support os yang support

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Seolah sedang latah, kali ini giliran Instagram dark mode yang menggebrak dunia per-medsos-an, meski dibarengi dengan pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Per tanggal 8 Oktober, Instagram menyediakan fitur dark mode bagi penggunanya. Sungguh, media sosial berbasis foto ini pun sudah lebih kekinian: punya tampilan gelap yang konon bisa lebih memberikan kenyamanan dan mendukung kesehatan mata.

Iklan

Ya, ya, Instagram dark mode sejak kemarin menjadi bahan pembicaran netizen-netizen pemantau trending. Seolah latah, Instagram ujug-ujug menghadirkan fitur yang sebelumnya telah digunakan oleh Facebook, Twitter, dan beberapa ponsel terkini.

Kalau mode gelap pada Twitter bisa dengan mudah diatur melalui menu Display, hal yang agak ribet harus kamu jumpai saat berniat menyalakan Instagram dark mode. Setidaknya, kamu perlu iPhone dengan iOS 13 atau Android 10 untuk menjajalnya.

Berikut cara mengaktifkan Instagram dark mode untuk perangkat iPhone dengan iOS 13 atau perangkat Android 10, sebagaimana dikutip dari Tirto yang—omong-omong—juga sudah menyediakan fitur mode gelap di laman situsnya:

1. Aktifkan tema gelap di iPhone atau ponsel melalui menu Settings > Display > Dark Mode (atau Night Mode, lalu pilih On).

2. Download Instagram versi terkini di App Store atau Play Store.

3. Buka aplikasi Instagram.

4. Voila, Instagram dark mode milikmu sudah selesai! Kalau mau balik ke tema normal, masuk ke Settings > Display > Light Mode (atau Night Mode, lalu pilih Off).

Apakah pengguna non-Android 10 benar-benar tak bakal bisa mencicipi mode gelap Instagram ini? Tenang, kalau kamu penasaran, kamu bisa melakukan dua hal berikut: 1) Beli ponsel Android 10 yang baru biar nggak kayak orang susah; atau 2) Menggunakan Instagram Beta Program.

Seperti yang sudah disebutkan, sebelum mode gelap Instagram muncul, media sosial dan aplikasi-aplikasi lain telah menerapkan fitur ini. Sejak tahun 2018 lalu, misalnya, Google telah membuat gebrakan di Android berupa mode gelap. Fitur ini, pada prinsipnya, adalah mengubah tema warna, dari latar putih dan teks hitam, menjadi latar hitam dan teks putih. Nama lain dark mode sendiri adalah night mode.

Bukan tanpa alasan, Google menyebut ada beberapa hal yang mendorong keputusan ini.

Dikutip dari Detik, selain untuk melindungi mata pengguna, langkah ini diambil dengan tujuan untuk mengurangi penggunaan daya baterai atau—secara sederhana—memaksimalkan penggunaan baterai yang lebih irit. Sebagai perbandingan, Google menyebutkan bahwa ponsel yang digunakan untuk membuka YouTube pada mode gelap mengonsumsi baterai 14% lebih irit dibandingkan pada mode normal. Pengiritan bisa mencapai 60% jika tingkat kecerahan berada pada angka 100%.

Loh, kok bisa gitu, ya?

Usut punya usut, hal ini terjadi karena cara kerja panel AMOLED pada ponsel tadi tidak memerlukan backlight selayaknya panel LCD. Kalau warna yang ditampilkan adalah hitam, pixel pun tidak bakal menyala. Semakin banyak gambar dengan warna latar hitam, semakin banyak juga pixel yang tak menyala. Akibatnya? Konsumsi daya jadi jauh lebih irit.

Terdengar seru dan menguntungkan? Tapi, ah, kayaknya biasa saja. Tahukah kamu, saya malah kepikiran hal yang lain: bagaimana kalau mode gelap ini, baik pada ponsel-ponsel pintar ataupun Instagram dark mode yang lagi hype, adalah cara para pendirinya untuk memperbaiki kesalahan mereka sendiri yang tadinya memilih dominan warna putih yang justru bikin daya baterai terkuras lebih besar? Sebelum dikritik lebih banyak karena baterai pengguna jadi cepet habis, mereka langsung meluncurkan mode gelap sebagai P3K alias Pertolongan Pertama Pada Komplain. Hmm.

Tapi, yah, untuk kasus Instagram dark mode, saya tetep saja heran. Kenapa, sih, Instagram bisa se-nggak peka itu? Maksudnya, bukankah pengguna Instagram sejak 391731 tahun yang lalu meminta adanya timeline yang disusun berdasarkan kronologi waktu kembali? Kenapa malah tiba-tiba Instagram memunculkan fitur dark mode, plus—ini lebih konyol—menghilangkan tab following yang ada di sebelah tab activity?

Ini Instagram mau memangkas jumlah kaum stalkers sekaligus memprioritaskan kesehatan mata mereka, ya? Atau memang sengaja mau menambah level darkness di kehidupan kita semua?

Iklan

Hah, kita???

BACA JUGA Instagram dan Tekanan Visual atau artikel Aprilia Kumala lainnya.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: followingInstagram dark modemode gelapnight modetwitter
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

MISI MULIA ELON MUSK MENGURANGI KONTEN CABUL DI TWITTER!

Misi Mulia Elon Musk Mengurangi Konten Cabul Di Twitter!

2 Agustus 2023
Logo Twitter Ganti X: Langkah Sinting dari Elon Musk MOJOK.CO

Logo Twitter Ganti X: Langkah Awal dari Orang Sinting Bernama Elon Musk Menciptakan Aplikasi Super

25 Juli 2023
Belajar dari Sejarah, Twitter Nggak Akan Mati Begitu Saja karena Threads. MOJOK.CO

Belajar dari Sejarah, Twitter Nggak Akan Mati Begitu Saja karena Threads

7 Juli 2023
UGC, Pasar Besar yang Bakal Menjadi Pembeda di 2023 MOJOK.CO

UGC, Pasar Besar yang Bakal Menjadi Pembeda di 2023

29 Desember 2022
Para Pembersih Video Porno dan Kekerasan yang Ditumbalkan Demi Kita MOJOK.CO

Para Pembersih Video Porno dan Kekerasan yang Ditumbalkan Demi Kita

13 Desember 2022
Pengguna Twitter Pindah ke Mastodon Mojok.co

Pengguna Twitter Pindah ke Mastodon, Apa itu?

21 November 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Nasib siswa di tengah Karhutla Palangka Raya, Kalimantan Tengah. MOJOK.CO

Nasib Siswa SD di Tengah Kepungan Karhutla, Napas Sesak dan Pusing tapi “Dipaksa” Semangat Sekolah

26 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

22 Agustus 2026
4 tradisi hajatan di Rembang (bancaan) yang terdengar asing bagi orang daerah lain MOJOK.CO

4 Tradisi Hajatan di Rembang yang Bikin Heran Orang Daerah Lain: Terkesan Ada-ada Saja, Terlalu Detail ke Banyak Urusan

27 Agustus 2026
Khotbah Bunyi-bunyian Senyawa di Candi Prambanan.MOJOK.CO

Khotbah Bunyi-bunyian Senyawa di Candi Prambanan

26 Agustus 2026
Kemiskinan Struktural di Balik Riuh Operasi Pesta Copet.MOJOK.CO

Kemiskinan Struktural di Balik Riuh Operasi Pesta Copet

25 Agustus 2026
14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

25 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.