Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Surabaya Sebaiknya Segera Meninggalkan Kendaraan Pribadi Setelah Peluncuran Feeder Wirawiri Suroboyo

Niat mulia Pemkot patut didukung. Masyarakat Surabaya harus juga segendang seirama dengan Pemkot. Jangan ragu untuk pindah.

Iwan Nurdianto oleh Iwan Nurdianto
7 Maret 2023
A A
Surabaya Sebaiknya Segera Meninggalkan Kendaraan Pribadi Setelah Peluncuran Feeder Wirawiri Suroboyo MOJOK.CO

Ilustrasi Surabaya Sebaiknya Segera Meninggalkan Kendaraan Pribadi Setelah Peluncuran Feeder Wirawiri Suroboyo. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pemkot Surabaya resmi meluncurkan feeder Wirawiri Suroboyo. Ini momen tepat bagi warga untuk meninggalkan kendaraan pribadi.

Feeder Wirawiri Suroboyo resmi diluncurkan di halaman depan Gedung Siola, Jalan Tunjungan, Surabaya pada Kamis (2/3). Meski telat dari jadwal semula yakni Desember 2022, peluncuran angkutan penumpang oleh Pemkot Surabaya ini patut diapresiasi.

Ada 52 feeder yang akan melayani lima rute. Armada yang beroperasi mulai pukul 05.30 hingga 21.30 setiap hari ini diharapkan bisa digunakan masyarakat untuk bepergian.

Feeder Wirawiri Suroboyo sudah lama dinantikan

Masyarakat Surabaya memang telah menunggu armada feeder Wirawiri Suroboyo mengaspal. Selama ini warga hanya punya opsi Suroboyo Bus (SB), Trans Semanggi Suroboyo (TSS), dan angkot untuk bepergian dalam kota. Sayangnya, angkot yang dulu menjadi andalan saat ini kondisinya memprihatinkan. Banyak armada yang berhenti beroperasi karena sepinya penumpang. 

SB dan TSS dengan armada yang nyaman dan aman menjadi harapan. Namun, rute yang dilewati kedua armada hanya ada tiga. Hal ini membuat masyarakat Surabaya kesulitan mengakses keduanya.

Tarif yang tidak terintegrasi membuat masyarakat enggan memanfaatkan SB dan TSS. Banyak warga yang lebih memilih memakai motor dan mobil karena fleksibilitas dan biayanya yang murah. Imbasnya, load factor kedua armada belum menggembirakan. Hadirnya feeder membuat tingkat keterjangkauan angkutan publik yang nyaman, aman, dan murah semakin meningkat.

Tarif feeder Wirawiri Suroboyo sendiri dibanderol Rp2.500 untuk pelajar/mahasiswa, Rp5.000 untuk umum, dan gratis untuk lansia. Tiket ini bisa digunakan untuk naik Suroboyo Bus. Rencananya, Dishub Surabaya akan duduk bersama dengan Kemenhub untuk membicarakan integrasi antara SB dan feeder dengan TSS. Masyarakat tentu berharap agar rencana integrasi tarif ini segera terwujud.

Feeder Wirawiri Suroboyo masih jauh dari kata ideal

Kondisi transportasi publik di Surabaya memang jauh dari kata ideal. Namun, kehadiran feeder Wirawiri Suroboyo memberi banyak pilihan kepada masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadinya.

Sebagai pengguna transportasi publik, saya mendorong warga Surabaya beralih. Tingginya angka kecelakaan menjadi alasan mengapa sebaiknya masyarakat segera meninggalkan kendaraan pribadinya untuk berkomuter.

Angka kecelakaan pada 2022 menurut data Polda Jawa Timur naik 40 persen dibanding 2021. Setidaknya ada 27.003 kecelakaan yang mayoritas dialami pemotor. Dari angka itu, 3.899 orang tewas yang berarti ada 13 orang tewas per harinya!

Baca halaman selanjutnya….

Manfaat yang saya rasakan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2023 oleh

Tags: angkotJawa Timurpemkot surabayaSurabayatransportasi publik surabayaWirawiri Suroboyo
Iwan Nurdianto

Iwan Nurdianto

Content creator yang kini terdampar di stasiun tivi.

Artikel Terkait

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO
Ragam

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO
Esai

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
outfit orang Surabaya Utara lebih sederhana ketimbang Surabaya Barat. MOJOK.CO
Ragam

Kaos Oblong, Sarung, dan Motor PCX adalah Simbol Kesederhanaan Sejati Warga Surabaya Utara

8 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.