Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Malam Jumat

Pengantin Baru Diikuti Lelembut karena Dianggap Wangi

Redaksi oleh Redaksi
12 September 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – “Di dunia lelembut, pengantin baru itu baunya wangi, jadi Asti ditaksir dan diikuti sama makhluk ini.”

Sebagai pengantin baru, Asti dan suaminya mulai hidup bersama. Tentu saja, tidak ada yang menyangka bahwa cerita cinta mereka bakal diusik dengan sesuatu yang tak masuk akal.

Bersama suaminya, Asti tinggal pula bersama Diana, adik perempuannya yang masih kuliah. Kepada kami, Diana menuturkan pengalaman yang baginya “aneh-tapi-mengerikan” ini.

Suami Asti adalah seorang penjahit yang kerap menerima banyak orderan. Tak heran, ia sering bekerja hingga pagi, membuat Asti harus rela tidur sendiri terlebih dulu di dalam kamar.

Menurut Diana, Asti sering mengeluh mengalami ketindihan. Berkali-kali, hampir setiap hari. “Anehnya, kalau Abang tidur di sebelahku, aku nggak pernah ketindihan,” terang Asti saat mereka bertiga sedang makan bersama.

Maka, ketika tindihan itu terjadi lagi, Asti segera bangun dari kasur dan menggelar karpet di sebelah suaminya yang sedang bekerja, baru ia bisa tidur nyenyak. Bagi Asti dan Diana, mungkin hal ini cuma karena efek pengantin baru yang masih manja.

Suasana kian aneh sejak Asti juga mengeluh bahwa dirinya sering merasa diintip saat sedang mandi. Mula-mula, ia cuma merasa merinding, tapi saking kesalnya, Asti sampai berteriak keras—entah pada siapa—“Awas, ya, kalau saya tahu kamu siapa, saya hajar kamu!”

Hingga, tiba pula waktunya Asti benar-benar merasa diikuti.

Lagi-lagi, malam itu, ia merasa ketindihan. Buru-buru, si pengantin baru ini menyiapkan karpet untuk digelar di sebelah suaminya, waktu tiba-tiba ia merasa ada suara langkah kaki di belakangnya, diikuti dengan suara cekikikan, seperti tawa bahagia.

Tapi, tidak ada seorang pun di kamar, kecuali Asti.

Diana yang menyadari bahwa kakaknya sedang diganggu oleh yang tidak terlihat langsung menghubungi seorang kerabat—mari kita sebut saja bernama Hadi. Konon, Hadi memang terkenal sebagai “Roy Kiyoshi”-nya circle mereka, bahkan bisa menangani kasus kesurupan dan hal-hal gaib lainnya.

Kedatangan Hadi diawali dengan acara keliling-keliling rumah si pengantin baru. Ia memerikasa kamar dan kamar mandi—tempat-tempat yang dikeluhkan Asti membuatnya tidak merasa aman.

Setelahnya, Hadi meminta Asti duduk di kursi tamu sembari membaca Alfatihah. Di belakangnya. Hadi sendiri mengucapkan beberapa doa sembari menahan pundak Asti.

“Tiba-tiba Hadi lari ke kamar mandi dan kelihatan berusaha menarik sesuatu yang sangat berat,” kenang Diana. “Kucing-kucing peliharaan kami semuanya melotot dan melihat ke arah yang ditunjuk Hadi—bukan ke Hadinya yang jelas-jelas lagi heboh.”

Selang beberapa menit, Hadi duduk kembali di ruang tamu. Suami Asti dengan segera menanyakan apa yang terjadi pada istrinya.

“Ada yang suka sama Asti,” jawab Hadi setelah menenggak minumannya. “Di dunia lelembut, pengantin baru itu baunya wangi, jadi Asti ditaksir dan diikuti sama makhluk ini. Tapi barusan sudah saya lepas.”

Menurut Diana, Hadi meminta kedua pengantin baru itu untuk tidak meninggalkan salat dan tetap membaca Alquran agar diteguhkan hatinya.

“Tapi, kamu penasaran nggak sama wujud yang naksir kamu?” tanya Hadi tiba-tiba ke Asti.

Iklan

Asti menggeleng, tapi Diana bertanya, “Kayak gimana, Di? Tinggi, ganteng?”

Hadi terkekeh, lalu menjawab, “Ha mbok pikir oppa-oppa Korea? Ini tuh badannya memang tinggi, besar juga—tapi kelewat besar. Badannya penuh bulu, matanya merah…”

Hiii! (A/K)

BACA JUGA Sering Putus Cinta Gara-Gara Diikuti Jin atau tulisan lainnya di rubrik MALAM JUMAT.

Terakhir diperbarui pada 12 September 2019 oleh

Tags: berbuludiikuti jinlelembutmakhluk haluspengantin baru
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Uneg-uneg Pengantin Baru: Istri yang Bingung Mau Ngapain Selama 24 Jam MOJOK.CO

Uneg-uneg Pengantin Baru: Istri yang Bingung Mau Ngapain Selama 24 Jam

9 Oktober 2023
Kritik untuk Desain Rumah Minimalis yang Sering Dicontoh Pengantin Baru

Kritik untuk Desain Rumah Minimalis yang Sering Dicontoh Pengantin Baru

10 Februari 2020
naga hijau jadi-jadian naga pantai selatan nyi blorong

Bertemu Naga Hijau Jadi-jadian di Pantai Selatan, Untung Bukan Nyi Blorong

10 Oktober 2019

Sering Putus Cinta Gara-Gara Diikuti Jin

2 Mei 2019

Kriteria Presiden dalam Pilpres 2019 dari Dunia Gaib

29 Januari 2019
ilustrasi Angkringan yang Diminta Pindah oleh Makhluk Halus mojok.co

Angkringan yang Diminta Pindah oleh Makhluk Halus

8 November 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa KKN UGM dan LPS berkolaborasi hadirkan edukasi literasi keuangan di desa terluar Mentawai MOJOK.CO

Literasi Keuangan untuk Desa Terluar di Mentawai: Jadi Bekal Masyarakat Desa Hadapi Ragam Persoalan Finansial

10 Agustus 2026
Telat 3 Hari Perpanjang SIM, Pak Guru Ahmad Melawan Aturan yang Tak Kenal Ampun MOJOK.CO

Telat 3 Hari Perpanjang SIM, Pak Guru Ahmad Melawan Aturan yang Tak Kenal Ampun

14 Agustus 2026
Hadapi 777 cv lamaran kerja untuk 1 posisi. IPK dan nama besar kampus tak penting lagi di mata HR MOJOK.CO

Hadapi 777 CV Lamaran Kerja untuk 1 Posisi, HR Tak Peduli IPK-Asal Kampus karena Urusan di Atas Kertas Bukan Jaminan Etos Kerja

8 Agustus 2026
lestarikan budaya.MOJOK.CO

Rayakan HUT ke-81 RI, InJourney Tebar Diskon 81 Persen dan Gelar Pesta Budaya di Destinasi Sejarah Nusantara

10 Agustus 2026
Apa Salahnya ASN Jualan Nasi Kuning? Gaji Tetap, Kebutuhan Terus Bertambah MOJOK.CO

Apa Salahnya ASN Jualan Nasi Kuning? Gaji Tetap, Kebutuhan Terus Bertambah

12 Agustus 2026
Ibu Kimpul Mengingatkan Kita bahwa Ketahanan Pangan Bukan Hanya Urusan Beras MOJOK.CO

Ibu Kimpul Mengingatkan Kita bahwa Ketahanan Pangan Bukan Hanya Urusan Beras

10 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.