ADVERTISEMENT

Wonocolo: Daerah Terbaik di Surabaya yang Ternyata Bikin Penjual Ayam Geprek Nelangsa

Wonocolo Surabaya Tak Ramah Penjual Ayam Geprek MOJOK.CO

Strategi jualan ayam geprek di Wonocolo

Saya sebenarnya belum bisa mengonfirmasi secara langsung kepada warung-warung makan di Wonocolo. Saya belum ada kesempatan lagi ke sana.

Hanya saja, rata-rata kasus seperti di atas terjadi hanya pada penjual ayam geprek, yang memang hanya menyajikan menu ayam geprek. Sementara warung-warung dengan menu campuran cenderung masih aman-aman saja.

Yakni warung-warung yang menyediakan ayam geprek sebagai menu alternatif. Seperti misalnya empat warung makan langganan saya di Wonocolo.

Keempatnya tak menjadikan ayam geprek sebagai menu utama. Hanya kalau ada pembeli yang bertanya “Apakah ada ayam geprek?”, maka si pemilik warung baru akan membuatkan.

Tentu menjadi fenomena yang unik, bagaimana persaingan penjual ayam geprek di Wonocolo terkesan lebih kenceng ketimbang warung-warung makan dengan menu campuran (seperti Warteg atau Warung Sederhana).

Lantas apa motifnya gitu, loh? Saya merasa perlu ke Surabaya lagi khusus untuk menyelidiki fenomena ini.

Reporter: Muchamad Aly Reza
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: 3 Makanan Khas Surabaya yang Tak Pantas Jadi Makanan Khas, Bebek Purnama Termasuk Meski Nikmatnya Tak Diragukan

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 13 Maret 2024 oleh .

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Exit mobile version