ADVERTISEMENT

Meski Punya Banyak Kampus Besar Surabaya Tak Cocok Jadi Kota Pelajar, Diskusi dan Baca Buku Saja Jadi Hal Tabu

Surabaya Bukan Kota Pelajar MOJOK.CO

Surabaya kota entah

“Terus julukan apa yang cocok unuk Surabaya?,” tanya saya iseng. Mahrus malah terkekeh.

Kita kesampingkan dulu julukan Kota Pahlawan. Karena itu adalah julukan karena etos juang para pandahulu Surabaya di masa lalu.

Sementara untuk saat ini, julukan apa kira-kira yang pas untuk kota ini? Mahrus malah makin bingung.

“Surabaya Kota Entah. Sulit menemukan identitas untuk kota ini,” ujarnya.

Kuliner di sini beragam, oke. Tapi tak pas juga jadi Kota Kuliner. Banyak pabrik dan perusahaan, iya. Tapi Kota Industri pun sudah banyak tersemat di kota-kota lain. Banyak pesepak bola berbakat, iya juga sih. Tapi banyak anak-anak di pinggiran Surabaya yang tak bisa menikamti lapangan bola, bermain bola di jalan raya.

“Yang jelas, kota ini berisi orang-orang yang kurang peduli pada ilmu. Yang penting kerja, dapat uang,” ungkapnya.

Atau bisa juga berjuluk “Kota Kedua Orang Madura”. Kata Mahrus berkelakar. Mengingat, nyaris di setiap sudut kota ini, pasti ada ‘kampung Madura’-nya.

Reporter: Muchamad Aly Reza
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Mirisnya Perantau Surabaya yang Tak Kuat Sewa Kos: Tidur di Warkop, Pos Satpam, hingga Jadi Benalu di Kos Teman  

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 29 Februari 2024 oleh .

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.