Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Study Tour Bebani Orang Tua Miskin, Harus Cari Utangan biar Anak Bisa Jalan-Jalan karena Kalau Tak Ikut Nilai Rapor Dikurangi Guru

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
24 Mei 2024
A A
Study Tour Bebani Orang Tua Miskin MOJOK.CO

Ilustrasi - Study Tour bebani orang tua miskin, harus cari utangan biar anak bisa jalan-jalan. (Aly Reza/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Orang tua cari utangan gara-gara ancaman sekolah

Apa yang Tikah keluhkan sebenarnya mengaca pada masa sekolahnya dulu. Saat masih SMP, Tikah sempat nyaris tak bisa ikut study tour. Alasannya bisa ditebak. Bapak Tikah yang sehari-hari hanya seorang petani tak ada biaya untuk bayar iuran.

Seingat Tikah, waktu itu SMP-nya mengadakan study tour ke Bromo, Jawa Timur. Tikah lupa berapa persisnya iuran yang harus ia bayar. Yang jelas cukup besar untuk ukuran Bapak Tikah.

Iklan

“Waktu itu memang aku sendiri pengin ikut. Tapi satu sisi kami (para siswa) ditakut-takuti sama guru. Intinya study tour itu agenda wajib, harus ikut. Kalau nggak ikut nilainya dikurangi,” ucap Tikah.

Sebagai bocah, Tikah pun tentu merasa takut. Jadi ia mendesak sang bapak agar mau membiayainya ikut study tour. Kalau mengingat itu, Tikah terheran-heran, memang apa hubungannya study tour dengan nilai?

Tikah pada akhirnya memang berangkat. Dan pada akhirnya pula ia tahu kalau untuk membayar iruan study tour-nya itu, bapak Tikah harus utang ke saudara. Hal itu baru ia tahu di tahun-tahu belakangan saat adiknya juga mengalami hal serupa: mendapat tuntuan wajib ikut study tour oleh pihak sekolah. Lalu bapak Tikah pun untuk kesekian kali harus utang ke saudaranya.

“Adikku juga di SMP yang sama seperti aku. Tapi dia study tour ke Jogja,” kata Tikah.

Aku setelah lulus SMP full nyantri. Jadi udah nggak ada beban study tour SMA. Tapi seandainya aku SMA, mungkin aja aku ikut study tour lagi kalau guru-guru pakai cara “mengancam”,” sambung ibu dua anak itu.

Maka ketika mendengar adanya larangan study tour keluar kota, orang tua pas-pasan seperti Tikah tentu malah lega. Kalau anaknya kelak tumbuh besar (SMP-SMA), ia malah ingin melatih sang anak untuk kerja keras sejak dini: mengisi waktu liburan dengan membantu bapaknya isi ulang galon. Biar tidak tumbuh jadi anak manja yang apa-apa harus keturutan.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Ngotot Kuliah di Kampus Mahal Surabaya demi Gengsi, Bapak Ibu Harus Kerja Sengsara buat Bayar UKT Tinggi sementara Si Anak Happy-Happy

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 24 Mei 2024 oleh

Tags: pilihan redaksirekomendasi wisata murah untuk study tourrekomendasi wisata untuk study tourrembangstudy tourstudy tour dilarangwisata di rembang
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO
Sehari-hari

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO
Catatan

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.