Gaya Hidup dan Biaya Hidup Salatiga Mulai Mirip Jogja: Tak Setenang dan Sesederhana Dulu, Bukan Lagi Tempat Pensiun Impian

Salatiga Ketularan Jogja MOjOK.CO

Otw jadi Kota Pelajar

Atas bantuan Sabil, saya kemudian bisa ngobrol dengan Dani (24), warga asli Salatiga yang mendapat predikat sebagai yang terindah di Jawa Tengah itu.

Menurut Dani, kota kelahirannya itu mulai diminati oleh calon mahasiswa baru adalah sejak IAIN Salatiga resmi berubah menjadi UIN Salatiga pada 8 Juni 2022. Menguatkan pendapat Sabil yang menyebut bahwa Salatiga perlahan berubah sejak tahun tersebut.

“Seturut pengalamanku, aku punya temen-temen yang sedari awal emang pengin kuliah di UIN Salatiga. Karena memang di media sosial menyebar narasi bahwa Salatiga sangat menenangkan. Mereka pengin kuliah sambil healing,” terang Dani.

Berbeda dengan dulu saat masih IAIN, di mana IAIN Salatiga hanyalah kampus pelarian bagi mereka yang tidak keterima di kampus idaman. Alias kuliah di IAIN dengan motif yang penting kuliah.

Di Salatiga sendiri memang sudah ada beberapa kampus, meski skalanya tak sebesar kampus-kampus lain di Jawa Tengah. Namun, dengan makin besarnya minat mahasiswa luar daerah untuk kuliah di kota ini, bukan tidak mungkin jika kemudian kota kecil ini berkembang menjadi Kota Pelajar layaknya Jogja.

“Itu artinya harus siap-siap makin riuh kayak Jogja. Kalau aku sih nggak siap,” kata Dani selaku warga setempat.

Tertular pergaulan bebas Jogja

Jika menjadi Kota Pelajar, Dani khawatir budaya di Salatiga kelak akan berubah menjadi sebebas Jogja.

“Karena sekarang aja sudah mulai bebas banget, og. Mahasiswa nginep di kos pacar jadi perkara biasa, padahal dulu tabu sekali di sini,” kata Dani.

Jika kelak Salatiga makin bebas, menurut Dani, bisa jadi kelak image Salatiga bakal menjadi seburuk Jogja. Jika sudah begitu, tempat lahirnya itu sudah bukan lagi tempat pensiun dan menua yang ideal.

“Saking tenang dan santunnya, dulu di medsos ada yang nyebut Salatiga tempat pensiun terbaik,” ujar Dani.

“Kalau kelak justru berubah jadi kayak Jogja, ah, kayaknya aku pun kalau bisa pindah ke kota lain aja lah. Purwokerto misalnya,” tegasnya.

Reporter: Muchamad Aly Reza
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Di Semarang Sarjana Harus Pakai Ijazah SMK untuk Melamar Kerja biar Diterima Perusahaan, Ijazah Kuliah Seolah Tak Laku

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 9 Maret 2024 oleh

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Exit mobile version