Orang-Orang yang Bernasib Sial di Depok Jogja, Harus Lewati Malam dengan Ngenes dan Sendu

Jalan UIN Jogja Depok Berisi Orang-Orang Bernasib Sial MOJOK.CO

Jalan UIN Jogja Depok lekat dengan kesialan ban bocor

Pagi harinya, Senin (10/6/2024) teman saya baru membalas. Tentu sangat telat.

“Akhirnya gimana?” tanyanya.

Setelah saya ceritakan kejadiannya, teman saya tersebut malah balik bercerita kalau ia juga pernah mengalami hal serupa dengan saya. Namun, ia cukup beruntung karena di jalanan seberang UIN Jogja, Depok, ada cukup banyak tukang tambal ban yang buka hingga tengah malam.

“Tapi kalau jam-jam 12-an (malam), mungkin masih banyak lah tukang tambal ban yang stand by. Aku pernah sangat buruk,” ungkap teman saya tersebut.

Ia pernah mengalami ban bocor menjelang jam 3 pagi. Ia baru saja ngopi di daerah sekitar UIN Jogja, Depok dan hendak balik ke kosnya di Nologaten. Ia lalu menyisir jalanan seberang UIN Jogja yang memang cukup banyak tukang tambal bannya.

Sayangnya, karena jam 3 pagi, kebanyakan sudah tutup. Ada satu yang sebenarnya ada orangnya, tapi si tukang tambal ban tertidur sangat pulas hingga mendengkur-dengkur.

Ia sempat mencoba membangunkannya, tapi tak berhasil. Alhasil ia memaksakan motornya jalan sampai ke kosannya dengan keadaan ban yang bener-bener jebluk.

“Velg-nya langsung peyok. Ya sudah akhirnya nggak cuma ganti ban, tapi ganti velg juga,” ujarnya.

“Jalanan UIN Jogja, Depok, sepengalamanku dan beberapa teman kuliah memang lekat dengan ban bocor dan tukang tambal ban,” tutup mahasiswa akhir UIN Jogja tersebut.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Bisnis Sewa Laptop di Jogja Bongkar Bobroknya Mahasiswa Kampus-Kampus Top Jogja

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

 

 

 

 

Terakhir diperbarui pada 11 Juni 2024 oleh

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.