Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Anak Kos Hoarding Disorder Paling Bikin Pengelola Kos Jogja Stres, Kamar Rusak, Sampahnya 30 Kantong sampai Bau Busuk

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
16 Juli 2024
A A
anak kos jogja hoarding disorder.MOJOK.CO

Ilustrasi kos kotor (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sulit dibayangkan, sebuah kamar kos seluas 3×3 meter di Jogja seperti kapal pecah. Ketika sampahnya ditumpuk sampai 30 kantong trash bag. Pengelola menduga bahwa penghuninya memiliki hoarding disorder.

Kisah itu saya dapat dari Alim (25), seorang pengurus kos yang tergabung dalam sebuah manajemen kos dan kontrakan di Jogja. Beberapa tahun bekerja mengurus kos, tidak pernah terbayang menemukan fenomena yang benar-benar meresahkan.

Iklan

“Pertama kali yang menyadari kamar kos itu benar-benar berantakan itu petugas kebersihannya. Aku cuma bantu-bantu buang sampah yang sudah dikumpulkan,” kata Alim saat Mojok hubungi pada Selasa (16/7/2024).

Kejadiannya terjadi sekitar Oktober 2023 silam di sebuah kos daerah Condongcatur Sleman. Setelah mendapat laporan dari petugas kebersihan dan mengeceknya langsung, ia cuma bisa menghela napas dan geleng-geleng kepala.

Sampah berserak di semua penjuru kamar kos di Jogja itu. Bahkan, sampah berserakan menutupi kasur. Sampah botol, bekas kemasan makanan, dan berbagai jenis lainnya benar-benar tak beraturan.

Entah apa motifnya, namun ada juga botol-botol yang berisi air kencing penghuni kos. Padahal, ada kamar mandi yang tersedia. Penghuni kos tersebut memang baru saja pergi dan tidak melanjutkan sewa kos di Jogja itu lagi. Namun, meninggalkan kamar dengan kondisi seperti itu adalah hal yang di luar nalar pengelola.

“Untung dibantu petugas kebersihan. Aku cuma ngangkat sampah-sampah yang udah dibungkus,” terangnya. Total, ada sekitar 30 kantong trash bag yang terisi untuk mewadahi sampah-sampah penghuni kos tersebut.

Hoarding disorder yang bikin stres pengelola kos

Di media sosial, unggahan yang menampilkan pemandangan kamar kos semacam itu di berbagai kota selain Jogja banyak bertebaran. Orang-orang menyebut para pelakunya sebagai pengidap hoarding disorder.

Terbaru pada Senin (15/7/2024), akun Instagram @aboutethic mengunggah video yang menampakkan seorang ibu-ibu pemilik kos menggerebek sebuah kamar yang begitu bau dan berantakan.

sampah anak kos hoarding disorder.MOJOK.CO
Ilustrasi sampah-sampah yang meresahkan (Jon Tyson/Unsplash)

Ibu itu mengetuk pintu kamar, namun ketika dibuka ia langsung menggunakan masker karena tak kuat dengan baunya. Dalam tayangan video tersebut, tampak kamarnya begitu berantakan. Sampah berserakan memenuhi seluruh penjuru ruangan.

Pemilik kos tersebut lantas menginstruksikan penghuni untuk segera bersih-bersih dan angkat kaki dari kamar tersebut. Pasalnya, kondisi semacam itu telah membuat penghuni lain terganggu.

Saat ada fenomena semacam itu banyak yang menyebut hoarding disorder. Gangguan ini dianggap penyebab penghuni kos menumpuk begitu banyak sampah.

Penyebab permasalahan

Dokter kejiwaan RSJ Marzoeki Mahdi Bogor, dr Iriawan Tinambunan, Sp.KJ, mengungkap bahwa hoarding disorder merupakan kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan untuk berpisah atau membuang barang yang sebenarnya tidak diperlukan lagi. Orang itu merasa perlu untuk menyimpannya.

“Akibatnya terjadi ketidaknyamanan kalau harus berpisah dengan barang tersebut,” ungkapnya dalam tayangan YouTube RSJ Marzoeki Mahdi.

Iklan

Selanjutnya, Iriawan mengungkap belum ada penyebab pasti dari persoalan hoarding disorder yang kerap ditemukan di penghuni kos ini. Namun, menurut sejumlah jurnal setidaknya ada tiga faktor yang mungkin berkontribusi mendorong kondisi tersebut.

“Pertama itu mengacu kepribadian seseorang yang ragu-ragu atau tidak tegas dalam mengambil keputusan. Kedua, bisa juga pernah ada trauma masa lalu akibat kehilangan hingga perceraian. Ketiga, ada juga kemungkinan dari genetik,” paparnya.

Menurutnya, ada sejumlah cara untuk menyembuhkan kondisi hoarding disorder. Langkahnya dengan psikoterapi.

“Bisa dengan terapi kognitif, wawancara motivasional, hingga skill training,” tuturnya.

Pada taraf tertentu, pengidap hoarding disorder juga bisa mendapat resep obat-obatan dari dokter. Namun, sifatnya bukan untuk menyembuhkan melainkan untuk meredakan kecemasannya ketika harus membuang barang.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Aly Reza

BACA JUGA Kos di Seturan, Saksi Perantau Pas-pasan Kerja Keras Demi Sesuap Nasi Berdampingan dengan Kehidupan Elite Mahasiswa

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2024 oleh

Tags: hoarding disorderkoskos jogjaMahasiswa
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Saat mengantar anak mencari kos untuk persiapan kuliah di PTN Jogja: anak antusias jadi mahasiswa baru (maba), orang tua justru menyimpan kecemasan yang tidak hanya persoalan UKT mahal MOJOK.CO
Catatan

Saat Antar Anak Cari Kos dan Tak Sabar Jadi Maba, Ortu Tampak Antusias tapi Diam-diam Sembunyikan Cemas

8 Juli 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO
Tajuk

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO
Tajuk

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan MOJOK.CO
Tajuk

Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan

25 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.