Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

16 Tahun Menjadi Sopir Bus Pariwisata, Gaji di Atas UMR Magelang tapi Harus Siap Menantang Maut

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
12 Februari 2025
A A
Cerita Mahasiswa PBI UNY Mantan Ketua BEM yang Banting Setir Beneran Jadi Sopir Bus: Awalnya Mengajar, Lama-lama Fokus Mengaspal pariwisata jogja. Magelang. MOJOK.CO

Cerita Mahasiswa PBI UNY Mantan Ketua BEM yang Banting Setir Beneran Jadi Sopir Bus: Awalnya Mengajar, Lama-lama Fokus Mengaspal (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Aditiya Suharyanto (38) sudah 16 tahun menjalani kariernya sebagai sopir bus. Gajinya pun lumayan, jika dirata-rata bisa di atas UMR Magelang. Cukup tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Namun, pemuda asal Magelang itu menjalani pekerjaannya dengan bahagia meski menemui banyak tantangan.

***

Adit berkali-kali menengok kaca spion busnya. Tangannya sibuk memutar-mutar roda kemudi. Sesekali, tangan kirinya berpindah ke tuas transmisi. Kali ini, ia harus ekstra fokus, sebab keselamatan para kru Mojok ada ditangannya.

Bagaimana tidak, saat bus rombongan Mojok melaju di tikungan tajam area Jalan Raya Bedugul, Bali menuju Jalan Raya Baturiti, sebuah bus yang tak kalah besar datang dari arah berlawanan. Kedua bus yang sama-sama punya body Scania K 310 Ib akhirnya saling berimpit-impitan di tikungan. Jaraknya nyaris tak sampai sejengkal. Salah kendali sedikit saja, bus rombongan kami bisa terguling ke samping dan jatuh dari atas tebing.

Itulah kenapa saya dan kru Mojok lainnya menjadi tegang, apalagi Adit. Dari kaca spion dalam, saya bisa melihat raut wajahnya tampak serius, tapi berusaha tetap tenang. Berkali-kali ia membanting setir. 

Meski tidak terlihat, tapi saya tahu kedua kakinya sibuk menginjak pedal kopling dan pedal gas. Sebab saat itu, saya sering terkesiap saat bus mengerem secara mendadak. Saya hanya komat-kamit dan berdoa dalam hati.

Bus Pariwisata. MOJOK.CO
ilustrasi – melihat keluar dari jendela bus. (Dok.Pribadi/Mojok.co)

Beruntung, berkat kelihaian Adit menyetir bus saya dan rombongan Mojok bisa selamat. Ketegangan selama 15 menit tadi akhirnya mereda secara perlahan. Suara tepuk tangan saling bersahutan, mengapresiasi aksi heroik Adit.

“Menyala Pak Sopir!” teriak salah satu tim Mojok dari arah belakang, sebab berkat dia kami bisa pulang dengan selamat setelah menikmati libur panjang natal dan tahun baru.

Dari Magelang bisa keliling Indonesia

Adit sudah 16 tahun ini menjadi sopir bus. Sejak remaja ia memang sudah berniat menjadi sopir, karena termotivasi oleh ayahnya yang juga seorang sopir bus. Bagi dia, pekerjaan itu penuh tantangan tapi menyenangkan. 

“Sukanya ya bisa kerja sambil piknik gratis, meskipun jadi jarang di rumah dan kurang tidur,” ucap Adit, Selasa (11/2/2025).

Lebih dari itu, seorang sopir bus, kata dia, butuh keahlian khusus. Jadi, tak serta-merta mengantar penumpang berdasarkan rute saja, sebab sopir bertanggungjawab menjaga keselamatan penumpang serta mengantarkannya tepat waktu.

Tahun 2009, Adit melamar menjadi sopir bus di suatu perusahaan travel setelah mempelajari cara mengemudi dan mendapatkan SIM B. Tentu keahlian itu tak cukup dipelajari secara teori. Adit menyelanginya dengan memperbanyak pengalaman. 

Roda kendali bus. MOJOK.CO
ilustrasi – tempat sopir mengendalikan bus. (Dok.Pribadi/Mojok.co)

Sejauh ini, pemuda asal Magelang itu sudah berkeliling Indonesia. Mulai dari Pulau Lombok arah timur, Nusa Tenggara Barat hingga ke barat sampai Jambi, Sumatera. 

Maka tak heran, jika ia sudah memiliki keahlian yang mumpuni. Terbukti dari aksinya di Bali kemarin. Berkat pengalaman itu dia jadi punya kesabaran ekstra. 

“Saya juga harus punya perhitungan matang dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Perjalanan paling menantang

Baca Halaman Selanjutnya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2025 oleh

Tags: lapangan pekerjaanmagelangpekerjaan idealsopir bussopir bus pariwisata
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Waisak 2026 di Candi Borobudur Magelang jadi momentum bagi sebuah keluarga Buddha asal Temanggung untuk meluruhkan ego diri MOJOK.CO
Eksplor

Waisak di Borobudur untuk Meluruhkan Ego Diri, Menerima Kesadaran atas Renungan “Hidup untuk Apa di Dunia Fana?”

31 Mei 2026
Arca Unfinished Buddha yang ada di Candi Borobudur. MOJOK.CO
Kilas

Ketika Patung “Cacat” Buddha di Lapangan Kenari Borobudur Justru Jadi Pusat Spiritual dan Magnet Doa Saat Waisak

27 Mei 2026
Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme MOJOK.CO
Kilas

Rute Lari Sejuk dan Nyaman di Magelang, Jadi Destinasi Sport Tourism seperti Tidar Borobudur 10K yang Diminati Banyak Orang

24 Mei 2026
Gaji Jakarta 12 Juta Bikin Gila, 3 Juta di Magelang Hidup Waras MOJOK.CO
Cuan

Daripada Menyiksa Diri Hidup di Jakarta dengan Gaji 12 Juta Sampai Setengah Gila, Pindah ke Magelang dan Hidup Waras Cukup dengan Gaji 3 Juta

16 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Arca Unfinished Buddha yang ada di Candi Borobudur. MOJOK.CO

Ketika Patung “Cacat” Buddha di Lapangan Kenari Borobudur Justru Jadi Pusat Spiritual dan Magnet Doa Saat Waisak

27 Mei 2026
Ambisnya Orang Tua di Jogja Demi Sekolah Favorit untuk Anaknya MOJOK.CO

Ambisnya Orang Tua di Jogja demi Sekolah Favorit untuk Anaknya

1 Juni 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026
Pentingnya keamanan siber di dunia digital. MOJOK.CO

Idul Adha: Refleksi untuk Kita yang Rela Mengorbankan Data Pribadi Dijual Secara Bebas Tanpa Tahu Kefatalannya

28 Mei 2026
Sebat Bareng menjadi upaya sederhana merespons kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS). Berlangsung di 16 daerah MOJOK.CO

Sebat Bareng di 16 Kabupaten/Kota: Cara Sederhana Tolak Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Pengingat Industri Kretek Masih Dibutuhkan Indonesia

31 Mei 2026
makan mie ayam di Solo. MOJOK.CO

Curiga dengan Pedagang Mie Ayam di Dekat Rutan Solo, Beli Seporsi tapi Tak Diminta Bayar. Eh, Ternyata Intel Lagi Nyamar

28 Mei 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

1 Juni 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.