ADVERTISEMENT

Pahit Kerja di Tanah Abang: 5 Tahun Tak Bisa Mudik, “Terjebak” dalam Sepinya Lebaran Jakarta

Stasiun Gambir Jakarta.MOJOK.CO

Saat lebaran tiba, kondisi Tanah Abang, Jakarta, tak seperti hari biasa. Jalanan sepi, pusat perbelanjaan pun tak sepadat hari-hari sebelumnya. Namun, Pradana tetap tak bisa keliling-keliling ibu kota karena masih harus bekerja.

“Toko memang sepi yang datang. Tapi tetap kerja, packing orderan-orderan yang jumlahnya gila-gilaan,” kata lelaki asal Jogja ini.

Pada situasi itu, Pradana sadar kalau dia memang benar-benar sendiri di Jakarta. Pasar Tanah Abang, yang biasanya dipadati manusia, senyap. Bahkan suara-suara obrolan dari lapak sebelah masih bisa dia dengar.

“Kalau lebaran, aku yang jadi penunggu Jakarta. Hahaha.”

5 kali lebaran “terjebak” di Tanah Abang, tak bisa pulang

Tiap tahunnya, Pradana cuma punya satu momen pulang kampung. Biasanya itu terjadi setelah masa-masa libur nataru. Karena kesempatannya amat langka, ia pun bisa dua minggu di rumah.

Namun, ketika masa-masa pandemi Covid-19 mengganas, lelaki asal Jogja ini benar-benar “terjebak” di Tanah Abang, Jakarta. Ibu kota menerapkan pembatasan aktivitas. Tempat-tempat usaha pun sepi.

“Tapi tetap saja aku nggak bisa pulang, karena toko tetap buka. Kalaupun ada kesempatan pulang biayanya mahal,” kata Pradana.

Saat itu Pradana telah berhitung, untuk sekali pulang kampung setidaknya uang Rp2 juta harus ia siapkan. Uang itu akumulasi dari biaya transportasi–yang sedang menanjak, dan biaya buat rapid test.

Oleh karena itu, tercatat sejak 2022-2024, Pradana benar-benar tak kemana-kemana, tertahan di Tanah Abang. Banyak momen terlewatkan, salah satunya yang membuatnya sedih adalah kematian kakeknya karena terkena Covid-19.

“Lebih sedih lagi pas kakek wafat itu, aku nggak bisa pulang,” jelasnya.

Pradana tercatat terakhir kali pulang pada Februari 2024 lalu. Kini, di momen lebaran, ia tetap menyibukkan diri di perantauan dan–sekali lagi–menjadi saksi sepinya Jakarta.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Lulusan S2 Nekat Merantau ke Jakarta karena Muak dengan UMR Jogja: Baru Sebulan Kerja Balik Nganggur, Kantor Bangkrut atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Terakhir diperbarui pada 25 Maret 2025 oleh .

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Exit mobile version