3 Alasan Orang Sleman Malas Bukber ke Bantul, Selain Karena Egois dan Jogja Selatan Isinya Gondes

Kecamatan Tempel Sleman Tak Cocok Bagi Mahasiswa UGM-UNY Mageran, Terlalu Jauh Buat Nglaju Tapi Terlalu Dekat Untuk Ngekos,MOJOK.CO

Bantul daerahnya terisolasi

Kalau kata Atfi, salah satu kawan saya dari komunitas, vibes Bantul itu udah beda dari daerah lain di Jogja. Perjalanan ke sana pun rasanya “sudah seperti motoran ke Purworejo”, saking jauhnya, kata dia.

Hal ini juga diamini Fany, yang bahkan menyebut Bantul sebagai daerah terisolasi. “Terisolasi” yang dia maksud di sini adalah jauh dari modernitas, jauh dari pusat-pusat keramaian kota, dan lokasinya berada di pinggir banget.

“Ini guyon aja sih, Mas. Kata temen-temenku kalau ke Bantul itu rasanya udah masuk portal ke dunia lain,” candanya. 

Pernyataan Fany itu mungkin ada benarnya juga. Sebab, Bantul memang jauh dari pusat-pusat komersial dan hiburan seperti mal. Di sana memang tak ada mal. Jadi, kalau warga Bantul ingin shopping atau nonton mereka harus ke Jogja atau Sleman terlebih dahulu.

Ya, karena enggak ada yang merekomendasikan tempat bukber di Selatan

Alasan ketiga dari Fany ini bisa jadi diskriminatif karena seolah tak mewakili suara orang-orang Bantul. Kata Fany, dalam setiap pengambilan keputusan soal lokasi bukber, nyaris tak ada yang merekomendasikan tempat makan di Bantul.

“Entah karena emang enggak ada yang asyik, atau emang di Sleman kebanyakan pilihan tempat yang enak. Jadi yaudah tiap bukber ke utara aja. Teman-temanku yang Bantul biasanya nurut-nurut aja,” kata Fany.

Namun, ini jelas berbeda dengan apa yang Annisa sampaikan. Menurut Nisa, sapaan akrabnya, dia sebagai “perwakilan” orang Bantul sudah kerapmenawarkan opsi yang lebih bijak. Misalnya, memilih tempat bukber yang lokasinya di tengah-tengah Kota Jogja. Jadi, teman-temannya yang dari utara maupun dirinya yang di selatan mendapat “keadilan”. Sayangnya, opsi ini selalu ditolak.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Suara Hati Sarjana Kerja di Jakarta Dapat Gaji Setengah UMR, Sering Dibanding-bandingkan dengan Adik Lulusan SMA di Kampung yang Penghasilannya Lebih Besar

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 27 Maret 2024 oleh

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Exit mobile version