Menelusuri Sejarah Seturan Yogya: Kuda Sembrani di Makam Mbah Setur
Karena saya yakin saya sudah 30 menit di dalam area makam Mbah Setur. Paling cepat mungkin 15 menit, karena doa...
Baca selengkapnyaDetailsKarena saya yakin saya sudah 30 menit di dalam area makam Mbah Setur. Paling cepat mungkin 15 menit, karena doa...
Baca selengkapnyaDetailsStigma miring dan perlakuan diskriminatif kerap dialami oleh difabel. Bahkan ada stigma irasional, misalnya menganggap tunanetra sebagai orang yang suci...
Baca selengkapnyaDetailsSeorang dokter yang memiliki kemampuan indigo menceritakan pengelihatan ketika melihat pasien yang sakratul maut. Juga penampakan-penampakan saat berhadapan dengan jenazah...
Baca selengkapnyaDetailsArt handler itu punya standar dan ga bisa sembarangan.
Baca selengkapnyaDetailsKisah Gus Amar, seorang anak kiai di Kendal sempat menghebohkan karena pengakuannya. Ia yang semula perempuan, memilih untuk menjadi pria. ...
Baca selengkapnyaDetailsBanyak usaha yang terpaksa ditutup saat pandemi Covid-19 datang. Namun, ada juga yang justru melihat peluang untuk buka usaha baru,...
Baca selengkapnyaDetailsAnak-anak muda ini mencoba keluar dari stigma.
Baca selengkapnyaDetailsEmpat orang penyintas bercerita bagaimana mereka bisa kena covid-19 dan melaluinya dengan tabah. Bukan hanya sekali virus itu mampir ke...
Baca selengkapnyaDetailsPesan Mbah Harjo, rezeki itu secukupnya. Jika hari itu sudah habis, yasudah berarti rejekinya memang segitu,”
Baca selengkapnyaDetails
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.