Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Mahasiswa di Jogja Mengeluh: Jam Malam di Kampus Itu Buat Kuliah Kayak Formalitas Saja

Khoirul Atfifudin oleh Khoirul Atfifudin
1 Agustus 2023
A A
Mahasiswa di Jogja Mengeluh: Jam Malam di Kampus itu Buat Kuliah Kayak Formalitas Saja. MOJOK.CO

Ilustrasi Mahasiswa di Jogja Mengeluh: Jam Malam di Kampus itu Buat Kuliah Kayak Formalitas Saja. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jam malam di kampus karena keamanan, ah itu cuma alasan saja

Sholichah dan Safina sangat sepakat ketika kampusnya itu bisa buka selama 24 jam. Sebab bagi mereka, waktu malam justru suasana akan terasa lebih hidup. “Pagi sampai sore diambil kampus untuk kuliah tapi harusnya malam kasih ruang dan waktu kita untuk diskusi, organisasi, ngumpul-ngumpul, tentu dengan catatan ada coworking yang layak,” kata Sholichah. 

Anggota Teater ESKA di gelanggang mahasiswa. Mereka biasa beraktivitas hingga malam. (Khoirul Atfifudin/Mojok.co)
Anggota Teater ESKA di gelanggang mahasiswa. Mereka biasa beraktivitas hingga malam. (Khoirul Atfifudin/Mojok.co)

Perempuan asal Semarang itu juga menganggap bahwa ketakutan-ketakutan kampus ketika buka 24 jam seperti terjadi kerusakan, mesum, mabuk-mabukan, dan lain sebagainya itu hanya sebatas alasan saja. Tidak benar-benar terjadi. Toh di UAD juga ada satpam dan CCTV yang mengawasi. 

Iklan

“Kita punya undang-undang tentang mencuri bukan berarti nggak ada pencuri. Makanya yang perlu dihilangkan itu bukan jam malamnya, tapi harusnya ada upaya untuk perlindungan akan hal itu. Bahkan bisa jadi ketika tidak ada pembatasan jam malam, bisa jadi ladang pekerjaan. Semisal satpam jadi ada shift-nya,” tutup Sholichah.

Mengutip website resmi dari LPM POROS, peraturan Rektor Nomor: R.III/4/A.10/II/2018 menuliskan mahasiswa tidak boleh tinggal di Ruang Kesekretariatan di lingkungan kampus dan atau mengadakan kegiatan kemahasiswaan lebih dari pukul 21.00.

Saya mengonfirmasi ke pihak Biro Sarana dan Prasarana UAD. “Memang benar Kak, untuk tinggal memang tidak boleh menginap karena rawan pencurian. Kemudian untuk batas maksimal jam 21.00 sudah dari lama. bisa lebih dari jam 21.00 dengan surat akses yang telah disetujui,” katanya pada Sabtu, (29/07) melalui pesan WA.

Nyaman di kampus, tapi selalu kena usir

Bukan hanya Khuluq, Sholichah, dan Safina saja yang mengeluhkan adanya pembatasan jam malam di kampusnya. Fildan, mahasiswa kelas kelas karyawan di Universitas Mercu Buana Yogyakarta merasakan hal serupa. 

Pria asal Sulawesi ini sebenarnya sangat suka untuk beraktivitas di kampus. Karena ketika di kampus ia bisa ngobrol seputar akademik bersama rekannya. Tapi ketika ia melakukan itu, pengusiran secara halus pun harus ia alami. 

“Kalo pas nggak ada uang, otomatis kampus sebagai tempat untuk mengerjakan tugas. Selain aku sering nongkrong di kampus, tapi sering kena usir juga. Padahal obrolan lagi seru-serunya malah disuruh pulang (sambil tertawa getir). Ya kami nggak geser karena udah bad mood. Momentumnya nggak ada lagi,” kata pria yang saya temui di Berdikari Book pada Senin, (24/07). 

Bahkan menurutnya, masalah UMBY dan UAD serupa, sama-sama tidak memberikan akses perpustakaan bagi mahasiswa kelas karyawan. Sebab saat dulu ia semester 2, sekitar dua tahun lalu, sebelum masuk kelas pada jam 5 sore, ia pernah tertarik ke perpustakaan untuk mencari referensi. Tapi justru ruangan itu sudah tertutup rapat-rapat. 

“Sangking kecewanya sekarang aku nggak mau ke perpus lagi. Nggak tau juga sekarang di lantai berapa,” katanya. 

Mahasiswa nakal di kampus itu tidak masuk akal

Fildan memang tipikal orang yang suka dengan buku. Salah satu tempat yang jadi tujuan saat kuliah adalah perpustakaan. Pun selain itu ia juga suka sekali ketika ada yang mengajak berdiskusi. Tapi sayangnya di UMBY ruh diskusi itu tidak ada. 

Mahasiswa UMBY ketika menjelang petang sudah pergi entah kemana. Kampus menjadi sepi. Bahkan mirip dengan kuburan saat malam hari. “Aku jujur kalo udah jam 6 udah was-was, nggak nyaman kesannya diburu-buru,” imbuhnya yang tempat kuliahnya ada di Kampus 3 UMBY atau di Ring Road Utara.

Fildan pun turut kecewa ketika kampus tidak memberi akses selama 24 jam. Kalau alasan kampus agar mahasiswa tidak berbuat nakal, kejahatan, atau menganggu warga sekitar hal itu sama sekali tidak masuk akal. 

“Aku nggak sampai memikirkan ketakutan-ketakutan itu. Karena nggak mungkin mahasiswa itu mesum. Kamu mesum di Kampus 3 UMBY mau di sebelah mana!? Apalagi medan Mercu kayak gitu. Terus warga nggak nyaman? Justru kalau begitu ring road yang harus ditutup! Karena banyak kendaraan yang lalu lalang. Itu yang menganggu,” kata Fildan.  

Iklan

Tamparan keras untuk kampus

Bahkan ia mengatakan bahwa kasus bunuh diri mahasiswa UMBY beberapa waktu lalu itu harusnya menjadi tamparan keras bagi kampus ketika dikontekstualkan ke pembatasan jam malam. Sebab bisa saja dia nggak nyaman di kosan. Merasakan kesepian. Mungkin tidak ada teman. Pendek kata ia butuh teman curhat. 

“Kalau kampus 24 jam, nggak menutup kemungkinan dia akan ke kampus, bukan malah ke Tambak Boyo,” tutup Fildan.

Saya menghubungi salah satu karyawan di UMBY. Menurutnya, aturan jam malam itu ada di peraturan nomor 123/F.01/1.3/Vll/2023 dari biro operasional kampus cabang, UMBY kampus 3 buka dari Senin-Jumat dari pukul 08:00 WIB – 18:00 WIB. Sabtu 08:00 WIB- 16:00 WIB. Sedangkan hari Minggu tutup. 

“Itu peraturan dibuat karena mahasiswa sudah selesai UAS. Kalau perkuliahan biasa Kampus 3 UMBY tutup sampai dengan 21:30 WIB,” kata karyawan yang tidak mau disebut namanya di Kampus UMBY, Jumat, (28/07).

Reporter: Khoirul Atfifudin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Miras di Balik Dunia Mahasiswa, Katanya Buat Bonding dan Teman Diskusi

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2023 oleh

Tags: jam malamjam malam kampusKampuskuliahliputanMahasiswa
Khoirul Atfifudin

Khoirul Atfifudin

Penyuka musik dan tertarik menulis.

Artikel Terkait

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO
Tajuk

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO
Tajuk

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan MOJOK.CO
Tajuk

Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan

25 Mei 2026
Harga Kopi dan Ketakutan Dosen Bergelar Doktor pada Portal Error Menjelang Deadline MOJOK.CO
Esai

Harga Kopi dan Ketakutan Dosen Bergelar Doktor pada Portal Error Menjelang Deadline

25 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.