Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

4 Ayam Goreng Terbaik di Dunia Ada di Jogja, Olive Nggak Termasuk

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
6 Maret 2024
A A
4 Ayam Goreng Terbaik di Dunia Ada di Jogja, Olive Nggak Termasuk MOJOK.CO

Ilustrasi 4 Ayam Goreng Terbaik di Dunia Ada di Jogja, Olive Nggak Termasuk. (Agung P/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Yogyakarta jadi surganya ayam goreng. Setidaknya ada 4 merek ayam goreng di Kota Gudeg ini yang punya predikat sebagai Ayam Goreng Terbaik di Dunia.

***

Iklan

Membicarakan soal ayam goreng tepung, Yogyakarta boleh dibilang jadi yang terbanyak melahirkan merek-merek terkenal. Sebut saja Olive Chicken, Popeye, Jogja Fried Chicken, Ayam Goreng Bu Rum, Cak Yunus, dan Rocket Chicken. 

Namun, sebelum ayam goreng tepung bermunculan, di Yogyakarta sudah ada beragam merek ayam goreng yang usianya puluhan tahun. Sebut saja misalnya Ayam Goreng Mbok Berek, Ayam Goreng Bu Tini, Ayam Goreng Suharti, dan lainnya.

Status Jogja sebagai pusat ayam goreng bahkan dunia akui dengan menyebut 4 merek ayam terbaik atau terenak di dunia ada di Yogyakarta versi Taste Atlas.  Laman Taste Atlas, selama ini dikenal sebagai panduan pengalaman perjalanan online untuk makanan tradisional. 

Jadi yang terbaik karena bumbu-bumbunya

Taste Atlas merangkum pendapat para kritikus makanan yang memuji ayam goreng asal Indonesia ini punya ciri khas. Salah satunya adalah adanya proses merebus sebelum menggoreng ayam.

Bumbu-bumbu yang membalut ayam goreng tersebut terdiri rempah tradisional seperti serai, lengkuas, kunyit, dan asam jawa.

Ayam Goreng Suharti, terkenal dengan dagingnya yang empuk MOJOK.CO
Ayam Goreng Suharti, terkenal dengan dagingnya yang empuk. (Agung P/Mojok.co)

Wicak (26) salah seorang penikmat ayam goreng di Jogja mengakui ia paling suka dengan ayam goreng yang keluarganya beli yaitu Ayam Goreng Suharti. Menurutnya bumbu rempahnya terbilang kuat sehingga sangat enak jika menikmati dengan nasi dan sambal. 

“Kalau favorit itu ya Olive Chicken, tapi kalau ayam goreng kelas atas yang biasanya saya nikmati sama keluarga itu Ayam Goreng Suharti,” kata Wicak. 

Ayam Goreng Suharti mendapat peringkat paling tinggi di Taste Atlas sebagai The Best Ayam Goreng in The World versi ahli makanan.

Baca halaman selanjutnya

Ayam goreng terbaik di dunia yang ada di Jogja

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 6 Maret 2024 oleh

Tags: ayam gorengayam goreng mbok berekayam goreng suhartiayam goreng terbaik di duniaKuliner
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis dengan pengalaman lebih dari dua dekade yang menekuni penulisan feature dan jurnalisme naratif. Punya ketertarikan pada kisah-kisah manusia yang jarang mendapat sorotan.

Artikel Terkait

Tips Meningkatkan Kenikmatan Ayam Goreng Olive Chicken Jogja (Mojok/Agung)
Pojokan

Tips Meningkatkan Kenikmatan Rasa Ayam Goreng Olive Chicken Jogja yang Sudah Menjadi Legenda Kuliner Itu

3 Juli 2026
Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, Istri Bahagia dan Rumah Idaman jadi Tujuan MOJOK.CO
Kuliner

Kisah Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, demi Istri Bahagia dan Rumah Idaman

21 Mei 2026
Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin MOJK.CO
Esai

Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin

8 Mei 2026
usaha mie ayam wonogiri.MOJOK.CO
Kuliner

Buka Usaha di Luar Pulau Jawa Kerap Gagal Bukan karena Klenik “Dikerjain” Akamsi, Ada Faktor Lain yang Lebih Masuk Akal

6 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026
Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.