Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Kronologi Keracunan Maba UPN, Kasus Kedua Konsumsi Ospek di Kampus Jogja

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
19 Agustus 2023
A A
Kronologi Keracunan Maba UPN, Kasus Kedua Perkara Konsumsi Ospek yang Dialami Kampus Jogja. MOJOK.CO

Ilustrasi Kronologi Keracunan Maba UPN, Kasus Kedua Perkara Konsumsi Ospek yang Dialami Kampus Jogja. MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Puluhan mahasiswa baru UPN Veteran Yogyakarta alami keracunan saat menjalani ospek. Ini merupakan kali kedua terjadinya permasalahan konsumsi saat masa orientasi maba perguruan tinggi di Jogja 2023.

***

Hingga Jumat (18/8/2023) malam pukul 21.30, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman, Khamidah Yulianti menyebut setidaknya ada 89 maba UPN yang menjalani rujukan ke fasyankes seperti RS JIH, RSUP Sardjito, RS Condongcatur, hingga RSA UGM. Ini merupakan imbas dari keracunan makanan yang terjadi siang harinya saat maba menjalani outbond di Yonmek 403, Sleman.

Kejadian itu terjadi pada hari keenam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN). Acara ini berlangsung selama sepekan dari Sabtu (12/8) hingga Sabtu (19/8). Ada sekitar 700 mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut.

Penanggung jawab PKKBN dari mahasiswa, Ekita Samudra Tuahta mengatakan hari itu peserta sedang mengadakan acara inbound dan outbond. Acara inbound berada di kampus, sementara outbound terbagi di tiga tempat yakni Yonmek 403, AAU, dan Kopasgat.

Mahasiswa yang melakukan inbound sebelumnya telah melaksanakan outbond di tiga tempat tadi pada Rabu (16/8).

“Jadi memang yang sudah ikut outbond pada Rabu kemudian Jumat-nya tinggal indbound,” terangnya saat Mojok hubungi Jumat malam.

Acara outbond menurutnya berisi berbagai kegiatan ketangkasan mulai dari gim hingga panjat tebing. Pada pelaksanaan outbond sebelumnya, Samudra menuturkan tidak ada permasalahan terkait konsumsi.

Permasalahan baru terjadi saat outbond kedua di Yonmek 403. Tepatnya saat maba sedang makan  sekitar pukul 12 hingga 13 siang. Beberapa waktu setelahnya, mulai ada keluhan-keluhan terkait perut panas hingga mual.

Konsumsi bukan dari kampus dan mahasiswa

Saat itu, mahasiswa yang mengeluhkan ketidaknyamanan mengonsumsi nasi dengan lauk ayam balado, oseng tempe, dan mie kuning. Samudra menuturkan, lauk dengan kondisi tidak layak berasal dari ayam dan mie kuning.

“Dari beberapa keluhan yang saya dengar itu mereka merasakan ayam dan mie seperti basi,” kata Samudra.

“Cuma karena memang ada arahan makan, selain itu memang pada habis beraktivitas dan lapar, akhirnya mereka santap,” imbuhnya.

Samudra menegaskan bahwa konsumsi saat berkegiatan outbond bukan dari panitia mahasiswa maupun universitas. Penyedia konsumsi adalah tempat lokasi outbond sementara universitas menyediakan dananya.

“Ini kalau buat catering bukan dari mahasiswa dan kampus, ini langsung dari Yonmek,” ujarnya.

Iklan
Puluhan <yoastmark class=
Rektor UPN Veteran Jogja menjenguk korban keracunan yang menimpa mahasiswa UPN Veteran Jogja. (Istimewa)

Akhirnya, sekitar satu jam berselang mulai ada yang mengeluhkan mual dan perut panas. Mahasiswa mulanya mengira ini karena efek kecapekan. Namun, setelah melihat kondisi serupa terjadi kepada yang lain, mereka melapor.

“Setelah itu panitia bilang di grup, kalau ada yang mual bisa langsung melapor. Akhirnya dikirim langusng ke beberapa rumah sakit,” ujarnya. Sekitar jam 15-16 sore, sudah ada beberapa mahasiswa yang dirawat di RS terdekat.

Situasi ini terjadi sehari sebelum penutupan PKKBN UPN Veteran Yogyakarta 2023. Samudra menjelaskan, hari terakhir akan berlangsung seperti yang sudah terencana. Hanya saja, akan ada satu tambahan rangkaian yakni doa bersama.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerjasama (KKSP), Singgih Saptono mengungkapkan, pihak universitas akan menanggung semua biaya rumah sakit terkait penanganan korban, baik yang dirawat di rumah sakit maupun yang berobat jalan.

“Juga akan mengganti biaya pengobatan yang sudah dikeluarkan secara mandiri oleh para korban,” imbuhnya.

Pada Jumat malam, Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Dr Irhas Effendy juga telah menjenguk mahasiswa yang menjalani perawatan di rumah sakit. Pihak universitas juga akan melakukan pendampingan selama korban berada di sana.

Kasus serupa di UII

Kejadian yang maba UPN alami merupakan kasus kedua persoalan konsumsi saat masa ospek 2023. Sebelumnya, di acara Pesona Ta’aruf (PESTA) UII terjadi keterlambatan pengiriman konsumsi makan siang di hari pertama. Selanjutnya ada temuan 20 boks makanan yang tidak layak pada pelaksanaan hari kedua.

Melansir keterangan resmi UII, saat itu masalah terjadi akibat kelalaian dua vendor penyedia makanan dan kedua vendor tersebut telah mengakui kesalahan yang dilakukan.

Kejadian di UII menyita perhatian setelah ada keluhan maba terkait konsumsi ospek yang tersebar di media sosial. Maba mengeluhkan adanya ulat di sayur. Selain itu ada juga yang mengalami diare setelah menyantap makanan kurang layak.

“Permisi Kak, mau curhat saja. Itu konsumsi waktu hari pertama, ayamnya pucat, bau banget, tapi karena lapar, aku makan saja,” kata salah satu mahasiswa baru dalam unggahan media sosial, dikutip dari TribunJogja.com.

Direktur Pembinaan Kemahasiswaan UII, Beni Suranto tak membantah soal adanya kejadian tersebut. Ia menyayangkan adanya kejadian yang merugikan saat sedang proses penyambutan sekitar 4.300 maba.

Selain itu, pihak kampus juga akan membentuk tim penelusuran fakta untuk mengetahui detail permasalahan yang terjadi selama acara orientasi mahasiswa baru itu. “Jika ditemukan pelanggaran di lingkungan internal, baik oleh mahasiswa, tenaga kependidikan, atau dosen, UII akan menindak tegas sesuai dengan peraturan disiplin dan kode etik yang berlaku,” ucap Beni.

Reporter: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Kisah Penantian 3 Tahun Pedagang Sunmor UGM: Kami Baru Lega Setelah Lapak Kembali Buka

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 19 Agustus 2023 oleh

Tags: keracunanMahasiswaUPN Veteran Jogja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO
Tajuk

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO
Tajuk

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan MOJOK.CO
Tajuk

Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan

25 Mei 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO
Sekolahan

Mahasiswa Pura-Pura Miskin demi Dapat KIP Kuliah Memang Ada, Uang Beasiswa Habis buat Hedon agar Diakui di Tongkrongan

14 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lika-Liku Meredam Tantrum Siswa Autis di Balik Keseruan Hari Anak Nasional Prambanan.MOJOK.CO

Lika-Liku Meredam Tantrum Siswa Autis di Balik Keseruan Hari Anak Nasional di Candi Prambanan

22 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.