Surabaya Punya Ikon Baru yang Malah Jadi Pusat Masalah Baru, Tak Pernah Bisa Tenang di Kota Pahlawan

Kota Lama, Ikon Baru Surabaya Sarang Masalah dari Maling Besi dan Parkir Liar MOJOK.CO

Parkrir liar di mana-mana

Terbaru, Jeane bersama petugas gabungan kembali harus memberesi tukang parkir liar di ikon baru Surabaya yang memang terkesan bandel. Bahkan kali ini mereka malah menyebar di hampir setiap zona kawasan Kota Lama, dari Zona Eropa hingga Zona Arab. Rinciannya, di Jalan Pegirian, Jalan Kasuari, Jalan Elang, Jalan Podang, Jalan Branjangan, dan Jalan Veteran.

“(Mereka) sudah dibawa ke Polrestabes. Karena mereka melanggar dan tidak ada izin parkir di lokasi titik tersebut,” ujar Jeane dalam keterangan tertulisnya.

“Sebelumnya sudah ditertibkan tapi masih melanggar, akhirnya mereka diproses tindak pidana ringan (Tipiring),” sambungnya.

Penertiban parkir liar di Kota Lama Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya)

Jeane menjelaskan, tanda yang paling kentara terkait parkir liar adalah tidak memakai rompi resmi dari Dishub.

Parkir liar di Kota Lama Surabaya sejauh ini memang masih membandel, tapi Jeane berkomitmen akan terus melakukan penertiban secara berkala. Sebab, keberadaan parkir liar tentu akan mengganggu estetika dari Kota Lama.

“Jadi mari kita bersama-sama menertibkan jukir liar, yang pastinya akan mengganggu estetika yang ada di Kota Lama,” jelas Jeane.

“Kita berharap, Kota Lama menjadi ikon terbaru untuk Kota Surabaya yang bisa dinikmati seluruh masyarakat Surabaya, Indonesia, dan mancanegara,” tegasnya.

Maling besi dan parkir liar aib Kota Pahlawan

Maling besi dan parkir liar agaknya memang menjadi aib Kota Pahlawan yang masih belum bisa hilang.

Surabaya pernah mencatat kasus pencurian besi fenomenal pada 2009 lalu, yakni saat sebesar 3 ton besi Jembatan Suramadu raib digondol maling. Berita maling besi kemudian nyaris selalu muncul di media dari tahun ke tahun.

Pada awal tahun 2024 saja, hampir setiap bulan terjadi kasus pencurian besi. Pada Februrai 2024, terjadi pencurian besi milik PT KAI di sekitaran Ahmad Yani. Lalu pada April 2024 terjadi pencurian besi  di sebuah gudang kosong di Margomulyo. Sebelum akhirnya ada kasus pencurian di Kota Lama. Belum lagi pencurian besi dalam skala kecil di lingkungan masyarakat Surabaya.

Sementara parkir liar memang seolah sulit diatasi. Belum juga reda kasus parkir liar di Kota Lama, kini Pemkot harus repot membereskan parkir liar di kawasan Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Dalam sidaknya di KBS, Jumat (12/7/2024), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama petugas langsung mengamankan sejumlah juru parkir liar yang beroperasi.

“Saya sampaikan, ini memalukan bagi Surabaya,” ujar Eri kepada wartawan seperti Mojok kutip dari website resmi Pemkot.

“Mulai hari ini, tidak boleh ada parkir liar lagi. Dishub harus menjaga semua tempat wisata dan taman hingga pukul 22.00 WIB,” tegasnya.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA: Kepuasan di Gang Dolly Surabaya yang Tak Ditemukan di Sarkem Jogja, Kenangan Lepas Perjaka hingga Tawaran Bercinta dengan Bule

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

 

 

 

Terakhir diperbarui pada 14 Juli 2024 oleh .

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Exit mobile version