Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kabar

Paparan Narkoba Kian Mengkhawatirkan, Alarm Serius bagi Mahasiswa Indonesia yang Sedang Belajar di Luar Negeri

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
25 November 2025
A A
Pelajar Indonesia di Luar Negeri Harus Jaga Diri dari Situasi Narkoba Global yang Kian Mengkhawatirkan. MOJOK.CO

ilustrasi - BNN ingatkan pelajar Indonesia yang sedang kuliah di luar negeri dari bahaya narkoba. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Suyudi Ario Seto menyoroti situasi narkoba global yang semakin mengkhawatirkan. Mengutip World Drug Report 2024, ia mengungkapkan terdapat 292 juta orang, atau sekitar 5,6 persen populasi dunia usia produktif, yang terpapar narkoba. 

Kondisi itu menjadi peringatan serius bagi Indonesia yang tengah menuju puncak bonus demografi pada 2030–2035. Oleh karena itu, upaya menjaga kualitas generasi produktif harus menjadi perhatian utama agar mampu mendorong kemajuan bangsa di masa depan.

Iklan

Salah satunya, ia mewanti generasi muda Indonesia yang sedang belajar di luar negeri sebagai kelompok rentan terhadap paparan narkotika, karena adanya tekanan akademik, lingkungan pergaulan, maupun keterbatasan kontrol sosial budaya.

Lewat acara Retret Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia 2025, BNN ingin mewujudkan generasi muda yang cerdas, berdaya saing global, dan bebas narkoba yang menjadi pondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.

Ancaman narkoba tak mengenal batas negara

Suyudi menegaskan ancaman narkoba tidak mengenal batas negara. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar pelajar Indonesia yang berada di luar negeri tidak coba-coba alias menjauhi narkoba.

“BNN hadir bukan untuk menghukum, tetapi melindungi. Kita ingin memastikan pelajar Indonesia di luar negeri tidak menjadi korban penyalahgunaan narkotika,” ujar Suyudi dalam acara Retret Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia 2025 di Zoom, Sabtu (22/11/2025) siang.

Upaya itu sejalan dengan komitmen pemerintah yang ingin memberantas narkoba sebagai bagian dari reformasi hukum nasional. Lebih dari itu, Suyudi juga mengingatkan bahwa Indonesia punya bonus demografi tahun 2030 dan target Indonesia Emas 2045. 

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Suyudi Ario Seto. MOJOK.CO
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Suyudi Ario Seto di Zoom. (Sumber: tangkapan layar Zoom dari BNN)

“Tanpa generasi bersih dan sehat, Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi slogan kosong,” ujarnya.

Guna memastikan pencegahan dan pendampingan dapat berjalan secara sistematis, BNN bersama kementerian terkait akan memperkuat kolaborasi dengan organisasi pelajar internasional termasuk PPI Dunia.

Pelajar Indonesia adalah simbol kekuatan intelektual bangsa

Saat ini anggota PPI Dunia tercatat mencapai 120 ribu orang yang tersebar di 65 negara. Namun, Suyudi menilai jumlah itu masih sangat kecil dibandingkan dengan total pelajar Indonesia yang mencapai hampir 60 juta orang.

Meski begitu, ia berharap jaringan PPI Dunia dapat berkontribusi lebih dengan menutup jalur masuk narkoba internasional. Sebab, kata dia, pelajar Indonesia di luar negeri punya peran penting sebagai simbol kekuatan intelektual bangsa.

Ia tidak hanya membawa pulang pengetahuan tapi juga integritas moral dan daya juang untuk membangun negeri. Apalagi, modus peredaran narkotika kini semakin kompleks, termasuk penyalahgunaan platform digital dan munculnya jenis narkotika baru.

PPI Dunia. MOJOK.CO
Peserta Zoom PPI Dunia. (Sumber: Tangkapan layar Zoom dari PPI Dunia)

Oleh karena itu, ia berharap para pelajar Indonesia di luar negeri dapat memanfaatkan pengalaman belajar mereka dengan sebaik-baiknya. Termasuk menghindari narkoba.

“Tidak semua orang bisa berada di posisi kalian saat ini. Gunakan kesempatan dengan sebaik-baiknya. Gapai ilmu, tingkatkan keterampilan, dan persembahkan kepada keluarga, masyarakat, dan Indonesia,” tegas Suyudi.

Iklan

Kekuatan internal sebagai benteng pertahanan

Suyudi menjelaskan pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi harus mengintegrasikan unsur-unsur kemanusiaan, budaya, dan kebudayaan sebagai kekuatan internal.

Kekuatan internal itu seperti sumber daya manusia, kebudayaan, dan penguasaan ilmu pengetahuan. Sehingga, pembangunan tidak hanya bergantung pada kekuatan eksternal, tetapi juga harus diperkuat oleh kreativitas dan ilmu pengetahuan.

“Kecerdasan akademik tanpa moral, semangat nasionalisme, dan kesadaran budaya akan membuat masa depan bangsa tidak kokoh,” ujar mantan Kapolda Banten ini.

Dalam pelaksanaannya, BNN bekerja sama dengan Polri, Bea dan Cukai, serta TNI AL untuk menutup berbagai jalur masuk narkoba. Kolaborasi juga diperkuat pada level global melalui kerja sama dengan UNODC, Interpol, DEA, CNB Singapura, dan NADA Malaysia, khususnya dalam hal pertukaran data intelijen. 

Di sisi lain, BNN tetap fokus pada pencegahan melalui pengembangan program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) yang menjadi garda terdepan dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba.

Ia pun mengajak seluruh pelajar Indonesia di luar negeri untuk menjadi agen perubahan yang memiliki tanggung jawab moral terhadap masa depan bangsa.

“Perluas cakrawala ilmu, bangun relasi tanpa batas, dan bawalah negerimu menuju kejayaan. Indonesia membutuhkan kalian, pulanglah setelah selesai kuliah dan bangunlah Indonesia” ujar Suyudi.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Kronologi Polisi Grebeg Pabrik Keripik Pisang Rasa Narkoba di Bantul yang Dijual Rp6 Juta Per Bungkus atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 25 November 2025 oleh

Tags: belajar di luar negeriBNNbonus demografiindonesia emas 2045narkoba baruPPI dunia
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Kemendikdasmen di bawah Pemerintahan Prabowo-Gibran memberlakukan mata pelajaran coding dan AI. MOJOK.CO
Ragam

‘Baca Tulis Saja Tak Bisa, Malah Diajarin Coding’ – Kata Peneliti Soal Program Prabowo-Gibran yang Terkesan Kebelet AI

6 Januari 2025
All New Avanza: Solusi Bencana di Sleman dan Kota Jogja MOJOK.CO
Otomojok

All New Avanza: Solusi Bencana Demografi yang Katanya akan Mengancam Sleman dan Kota Jogja

17 Oktober 2023
Jalan Gejayan Bencana Demografi Mengintai Sleman dan Kota Jogja MOJOK.CO
Esai

Jalan Gejayan Sleman Adalah Simulator Bencana Demografi yang Bakal Mengancam Kota Jogja dan Sleman 6 Tahun Lagi

7 Oktober 2023
narcopolitics
Kotak Suara

‘Narcopolitics’: Demi Modal Nyaleg, Politisi Jualan Narkoba Jelang Pemilu

10 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.