ADVERTISEMENT

Dua Kali Gagal Tes CPNS Meski Nilai Tertinggi, Kini Malah Temukan Jalan Terang Modal Ijazah SMA

seleksi CPNS. CPNS Jogja, PNS.MOJOK.CO

Gagal CPNS, cari jalan terang moda Ijazah SMA

Kondisi ekonomi keluarga yang makin sulit memaksa Utama untuk bangkit. Ia melihat ayahnya masih harus naik-turun tangga memperbaiki instalasi listrik meski badannya sudah sering sakit. Utama sadar, ia tidak bisa terus-terusan meratapi nasib jadi korban birokrasi.

Suatu hari, ia melihat lowongan kerja di sebuah perusahaan logistik (pengiriman barang) swasta yang baru buka cabang di dekat daerahnya. Syaratnya tidak muluk-muluk: pria, jujur, mau bekerja keras, dan minimal lulusan SMA.

Tanpa pikir panjang, Utama melipat ijazah D-IV miliknya yang pernah dipakai mengikuti tes CPNS. Ia kemudian mengambil ijazah SMA dari lemari, memfotokopinya, lalu memasukkannya ke dalam map cokelat. Ia melamar bukan sebagai ahli IT, melainkan sebagai staf operasional gudang.

Tak disangka, prosesnya sangat lancar. Pihak perusahaan terkesan dengan cara bicara Utama yang rapi dan sopan saat wawancara. Tanpa butuh waktu lama, Utama langsung diterima bekerja.

“Saat itu saya mulai mengubur mimpi jadi PNS.”

Bahagia dengan cara lain

Kini, hari-hari Utama diisi dengan kesibukan di gudang. Tugasnya mulai dari mendata paket yang masuk, mengatur jadwal kurir, hingga sesekali ikut membantu bongkar muat barang jika sedang ramai. Memang pekerjaannya melelahkan secara fisik, tapi ia merasa jauh lebih tenang.

Kemampuan otaknya ternyata tidak sia-sia. Karena ia jago komputer, Utama membantu bosnya merapikan sistem pendataan barang di gudang yang tadinya berantakan. Hal ini membuat kinerjanya sangat diapresiasi oleh perusahaan. 

Meski masuk lewat jalur ijazah SMA, ia dipercaya memegang tanggung jawab lebih karena dianggap lebih pintar dan cekatan dari karyawan lain.

Yang paling penting bagi Utama bukan lagi perkara lolos CPNS, tapi dapur rumahnya kembali mengepul. Ia sudah bisa memberikan uang belanja untuk keluarganya setiap bulan. Ayahnya kini tidak perlu lagi memaksakan diri bekerja terlalu keras di luar rumah.

“Dulu saya pikir kalau tidak jadi PNS, hidup saya kiamat. Ternyata Tuhan punya cara lain. Saya memang tidak pakai seragam abdi negara, tapi saya bisa kasih makan keluarga dengan keringat saya sendiri. Itu sudah lebih dari cukup,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Gagal LPDP dan Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Nemu Rasa Tenang meski Dicap Tak Punya Masa Depan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 9 Maret 2026 oleh .

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Exit mobile version