ADVERTISEMENT

Menantang Diri dari Jogja ke Klaten Memakai Yamaha Mio Butut Berusia 14 Tahun, Penuh Rintangan tapi Tetap Jadi Motor Kesayangan

Yamaha Mio 2011 bisa dipakai perjalanan dari Jogja-Klaten. MOJOK.CO

Istirahatkan Yamaha Mio 2011 pada setengah perjalanan

Dan dari pengalaman kedua saya mogok di pantai kemarin, saya belajar untuk mengistirahatkan motor Yamaha Mio 2011 saya di tengah perjalanan. Jadi setiap 45 menit sekali, saya selalu berhenti untuk pergi ke kafe atau ke warung makan terdekat.

Biasanya saya akan mengistirahatkan motor saya selama 20 sampai 30 menit. Kadang-kadang, kalau saya tidak sedang terburu-buru atau sedang asyik mengejar deadline tulisan, saya membutuhkan waktu sekitar satu jam.

Sebelum pergi ke Klaten, saya juga sudah mencari tahu kafe-kafe atau tempat yang bisa saya kunjungi. Mulai dari letak geografisnya, suasananya ramai atau sepi, jam buka dan jam tutup, hingga fasilitasnya.

Salah satu tempat persinggahan untuk Yamaha Mio 2011 saya di Klaten adalah Kantor Telkomsel di Jalan Pemuda. Di sana, terdapat ruang terbuka WiFi Corner untuk umum. Selain itu, ada kafe Semedulur Coffee yang bernuansa teduh. 

Boros bensin tapi bisa teratasi 

Tips kedua dari saya adalah selalu cek indikator bensin motor. Mengingat Yamaha Mio 2011 termasuk motor yang boros bensin dengan kapasitas tangki sebesar 4,1 liter. Dalam perjalanan pulang-pergi dari Jogja ke Klaten, saya menghabiskan uang sekitar Rp60 ribu untuk membeli bensin. Total ada tiga kali pemberhentian dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam.

Perlu diingat juga, Yamaha Mio 2011 yang menjadi langganan SPBU ini tak selalu bisa mengisi di sana. Kebetulan, saat itu bensin saya habis di daerah desa Klaten. Di sana, saya jarang menjumpai pom bensin kecuali pedagang ecer. 

Namun, entah kenapa saya lebih suka mengisi bensin di pom meski bangunannya kecil sekalipun. Ternyata, dari pengalaman itu saya tahu kalau pom bensin kecil biasanya menjual BBM jenis Pertamax. Sementara, saya memang kaum Pertalite–yang murah-murah.

Dari dua tips di atas, perjalanan saya dari Jogja-Klaten jadi lebih mudah. Saya pun bisa selamat sampai tujuan tanpa ada drama mogok.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Terlalu Girang Saat Pertama Kali Mengendarai Motor Yamaha Mio, Malah Berujung Apes di Tengah Jalan Besar Kota Surabaya atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 27 Oktober 2025 oleh .

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.