Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Penyesalan Saya “Yapping” sebagai Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unair kepada Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
23 September 2025
A A
Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Unair Surabaya iri dengan mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur. MOJOK.CO

ilustrasi - mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi iri dengan kampus lain. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bagi kebanyakan orang Surabaya, Unair adalah kampus prestisius dan dianggap lebih mentereng dibanding kampus selainnya. Namun, saya sebagai alumnus Jurusan Ilmu Komunikasi di sana justru merasa iri dengan mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur.

***

Saya tak pernah punya keinginan merantau usai lulus SMA, maka pilihan yang saya punya saat itu adalah melanjutkan kuliah ke perguruan negeri tinggi yang ada di Surabaya. Sejak kelas 12, saya sudah berkeinginan masuk Jurusan Ilmu Komunikasi tapi masih kebingungan dalam memilih kampus.

Seperti anggapan yang ada di masyarakat, Universitas Airlangga (Unair) adalah salah satu kampus favorit dengan prestasi tingkat global di Indonesia. Oleh karena itu, saya menetapkannya jadi pilihan kampus pertama. 

Namun, tentu saja saya harus punya plan B alias memilih kampus lain yang ada di Surabaya kalau seandainya saya tidak diterima. Setelah saya mencari tahu soal Jurusan Ilmu Komunikasi di beberapa kampus, saya pun memilih Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur yang punya akreditasi A.

Tidak tahunya, saya pernah ada rasa menyesal karena diterima di Unair bukan UPN Veteran Jawa Timur. Ada perasaan iri ketika mahasiswa di UPN Veteran Jawa Timur memamerkan fasilitas dan pembelajaran yang mereka punya, bahkan cerita sukses alumninya.

Dulu bangga jadi mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Unair

Mulanya di masa orientasi mahasiswa, saya merasa biasa saja dan malah bersyukur karena bisa diterima di Unair. Orientasi Jurusan Ilmu Komunikasi kami memang unik. Jauh dari kata senioritas. Bisa dibilang jauh lebih asyik dan mendidik, tak pelak membuat mahasiswa jurusan lain iri.

Di masa orientasi mahasiswa saya saat itu, penugasan yang kami dapatkan cukup relevan dengan jurusan kami. Salah satunya, membuat parodi film bersama anggota kelompok atau lomba fotografi. Selebihnya, kami lebih banyak bermain untuk bonding.

Konsep HIMA kami pun berbeda dengan jurusan lain, bahkan yang saya tahu juga berbeda dengan UPN Veteran Jawa Timur. Namun, layaknya ekstrakurikuler yang bisa dipilih oleh tiap mahasiswa, HIMA kami membagi divisi sesuai minat masing-masing mahasiswa.

Ada club desain (COCO), visual kreatif (AV), fotografi (COMMIC), membedah dan mengulas film (PEEPING), mempelajari public relations (PURE), Student Event Organizer (SEO), radio (ROCS), fun match berbagai cabang olahraga (COMMPOR), menulis (KOMA).

Yang lebih bikin saya bangga lagi, Unair punya beberapa fasilitas yang menunjang itu semua. Salah satu yang menonjol adalah Mini Theatre yang biasa digunakan mahasiswa untuk weekly screening. Biasanya, mahasiswa PEEPING rutin menggunakan fasilitas tersebut.

Namun, kebanggan ini tak berlangsung lama saat saya mengetahui lebih dalam tentang fasilitas dan alumni di UPN Veteran Jawa Timur.

Baca Halaman Selanjutnya

Kesalahan yapping ke mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 September 2025 oleh

Tags: ilkomilmu komunikasikampus di surabayakuliah ilkomSurabayaunairUPN Veteran Jawa Timur

Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Artikel Terkait

Ribuan istri di Surabaya minta cerai. MOJOK.CO
Ragam

Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup

30 Januari 2026
Kesedihan perantau yang merantau lama di Surabaya dan Jakarta. Perantauan terasa sia-sia karena gagal menghidupi orang tua MOJOK.CO
Ragam

Rasa Gagal dan Bersalah Para Perantau: Merantau Lama tapi Tak Ada Hasilnya, Tak Sanggup Bantu Ortu Malah Biarkan Mereka Bekerja di Usia Tua

29 Januari 2026
Orang Madura sudah banyak kena stigma buruk di Surabaya dan Jogja. Terselamatkan berkat dua hal MOJOK.CO
Ragam

2 Hal Sederhana yang Selamatkan Wajah Madura Kami dari Stigma Buruk Maling Besi, Penadah Motor Curian, hingga Tukang Pungli

28 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO
Ragam

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tinggal di perumahan lebih bisa slow living dan frugal living ketimbang di desa MOJOK.CO

Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa

30 Januari 2026
Guru besar IPB jelaskan waste to energy (WtE) sebagai solusi pengolahan sampah perkotaan dari Danantara. MOJOK.CO

Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan

29 Januari 2026
Orang Madura sudah banyak kena stigma buruk di Surabaya dan Jogja. Terselamatkan berkat dua hal MOJOK.CO

2 Hal Sederhana yang Selamatkan Wajah Madura Kami dari Stigma Buruk Maling Besi, Penadah Motor Curian, hingga Tukang Pungli

28 Januari 2026
Users kereta api ekonomi Sri Tanjung kaget saat pertama kali naik KA Jaka Tingkir New Generation dalam perjalanan Jogja-Jakarta MOJOK.CO

Users Sri Tanjung Kaget saat Pertama Kali Naik KA Jaka Tingkir: Kereta Api Ekonomi Nggak Kayak Ekonomi, Malu karena Jadi Kampungan

27 Januari 2026
Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY.MOJOK.CO

Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY

29 Januari 2026
guru, stem, guru honorer, pns.MOJOK.CO

Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM

31 Januari 2026

Video Terbaru

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

28 Januari 2026
Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

27 Januari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Tawa yang Tidak Sepenuhnya Bercanda

Roasting Zainal Arifin Mochtar (Bagian 2): Strategi Biar Bisa Jadi Guru Besar

24 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.