Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Pertamina Buka Suara Soal Isu Pengoplosan Pertalite Jadi Pertamax

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
26 Februari 2025
A A
Pertamax yang dijual Pertamina diduga dioplos pertalite. MOJOK.CO

Pertamax berwarna biru terang. Dok. Pertamina

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas Pertamax, sebab seluruh produk BBM yang masuk ke terminal telah memenuhi standar. Isu ini menjawab kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang, serta dugaan pengoplosan Pertalite jadi Pertamax.

Pertamina: Tak ada pengoplosan 

Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) menegaskan tidak ada pengoplosan terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax, seperti isu yang sedang berkembang di masyarakat.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari memastikan kualitas pertamax yang beredar saat ini sesuai dengan spesifikasi pemerintah yakni Research Octane Number (RON) 92, sedangkan pertalite memiliki RON 90. Ia berujar produk yang masuk ke terminal BBM Pertamina merupakan produk jadi.

“Spesifikasi yang disalurkan ke masyarakat dari awal penerimaan produk di terminal Pertamina telah sesuai dengan ketentuan pemerintah,” ujar Heppy Wulansari melalui keterangan tertulis kepada Mojok.co, Selasa (25/2/2025).

Pertamina diterpa isu korupsi. MOJOK.CO
Diterpa isu korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang. Dok. Pertamina

Ia menjelaskan, treatment injeksi warna atau dyes selama ini dilakukan di terminal utama BBM sebagai pembeda produk. Dengan begitu masyarakat mudah mengenalinya. Selain itu, upaya injeksi additive juga dilakukan untuk meningkatkan performance produk Pertamax.

“Jadi bukan pengoplosan atau mengubah RON. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas Pertamax,” jelas Heppy.

Dugaan korupsi tata kelola minyak

Pernyataan Heppy merespons kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang yang saat ini tengah ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Dalam kasus tersebut, Kejagung telah menetapkan empat tersangka.

Empat tersangka itu yakni Riva Siahaan selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga; Sani Dinar Saifuddin selaku Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional; Yoki Firnandi selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping dan Agus Purwono selaku Vice President Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional.

Mereka berasal dari direksi anak usaha Pertamina serta pihak swasta yang diduga terlibat sejak 2018 hingga 2023. Riva diduga mengadakan impor produk kilang dengan membeli RON 92 atau Pertamax. Padahal yang dibeli adalah RON 90 alias pertalite.

Sedangkan Yoki mengadakan impor minyak mentah produk kilang. Ia diduga melakukan mark up alias meningkatkan harga jual produk sebesar 13 hingga 15 persen yang membuat untung pihak broker. Kejagung mencatat kerugian keuangan negara dari perbuatan melawan hukum tersebut sekitar Rp193,7 triliun. 

Pengawasan ketat oleh Pertamina

Heppy menjelaskan lembaganya telah melakukan prosedur dan pengawasan ketat dalam melaksanakan kegiatan quality control (QC). Distribusi BBM juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). 

“Kami menaati prosedur untuk memastikan kualitas dan dalam distribusinya juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Migas,” tutur Heppy.

Heppy berkomitmen lembaganya akan menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance atau GCG) untuk penyediaan produk yang dibutuhkan konsumen. (***)

BACA JUGA: Komitmen Pertamina Jawa Tengah-DIY untuk Kesejahteraan Masyarakat yang Berbuah Baik

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2025 oleh

Tags: BBM Bersubsidikorupsi pertaminaoplosanpertalitepertamaxPertamina
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Artikel Terkait

Pertamina siagakan LPG untuk penuhi kebutuhan masyarakat selama libur Nataru MOJOK.CO
Ekonomi

Natal dan Tahun Baru, Pertamina Banjiri 3 Juta Lebih LPG Melon untuk Jateng-DIY

23 Desember 2025
Pertamina MOJOK.CO
Ekonomi

Sambut Libur Nataru di DIY, Pertamina Siagakan Motorist

20 Desember 2025
Nasib motor Yamaha Aerox 2023 usai diisi BBM jenis Pertalite, jadi brebet di Jawa Timur. MOJOK.CO
Liputan

Nasib Sial Motor Yamaha Aerox 2023 yang Tersiksa karena Pertalite, Brebet hingga Tak Cukup ke Bengkel Sekali

29 Oktober 2025
Motor matic brebet diduga karena kualitas buruk Pertalite MOJOK.CO
Aktual

Serba-serbi Motor Brebet Massal Diduga Gara-gara Pertalite: Ibu-ibu Bingung, Bengkel Kerja Keras

29 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
Cara wujudkan resolusi 2026 dengan finansial yang baik. MOJOK.CO

Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026

19 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.