Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Coba-coba Naik Stairlift di Candi Borobudur, Bakal Jadi Fasilitas Permanen?

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
29 Mei 2025
A A
stairlift, candi borobudur.MOJOK.CO

Coba-coba Naik Stairlift di Candi Borobudur, Bakal Jadi Fasilitas Permanen? (Mojok.co/Ahmad Effendi)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mojok berkesempatan melihat stairlift di Candi Borobudur beserta cara kerjanya. Setelah kunjungan Prabowo dan Macron, tangga angkut ini diharapkan dapat terpasang permanen sebagai fasilitas pembantu pengunjung lansia dan penyandang disabilitas.

***

Usai Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden RI Prabowo Subianto meninggalkan Candi Borobudur, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mengajak sejumlah awak media melihat stairlift. Lokasinya dari pelataran Candi Borobudur di Taman Kenari, berjalan ke arah kanan.

Sebelumnya, pemasangan stairlift di situs warisan budaya dunia ini sempat menimbulkan polemik di masyarakat. Pasalnya, sejumlah pihak khawatir instalasi fasilitas tambahan di badan candi bakal merusak struktur batuan.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama InJourney Maya Watono memastikan bahwa stairlift yang akan dipasang bersifat portable. Instalasinya pun juga tidak akan merusak struktur batuan candi.

kerja sama indonesia prancis.MOJOK.CO
Dirut InJourney Maya Watono (kanan) di sela-sela kunjungan Prabowo dan Macron ke Candi Borobudur, Kamis (29/5/2025). (dok. InJourney/Rifdi D)

“Kami tidak pakai paku, bor, atau melakukan penetrasi terhadap batu candi. Jadi kami menjamin tak akan menimbulkan kerusakan,” ujarnya, kepada Mojok, Selasa (27/5/2025) sebelum kunjungan Prabowo-Macron.

“Rencana pemasangannya juga telah didasarkan pada standar Outstanding Universal Value UNESCO,” imbuhnya.

Beginilah potret stairlift yang berada di Candi Borobudur itu.

Empat stairlift terpasang dari lantai tiga sampai lantai tujuh Candi Borobudur

Stairlift ini berada dari lantai tiga sampai lantai tujuh Candi Borobudur. Total ada empat stairlift yang terpasang.

Seperti yang dijelaskan pengelola, tak ada bor atau baut yang tertancap di batuan candi. Amatan Mojok, ada beberapa baut yang terhubung antara karet dan plat besi. Namun, baut tersebut tidak sampai menembus batuan candi.

Terdapat juga lapisan karet untuk memastikan besi-besi yang terpasang tak bersinggungan langsung dengan struktur batuan.

stairlift candi borobobur.MOJOK.CO
Potret stairlift di Candi Borobudur tampak dari samping. (Mojok.co/Ahmad Effendi)

Sementara untuk kinerja, pengelola menjelaskan stairlift ini memiliki kecepatan konstan 0,15 meter per detik. Dengan demikian, untuk tiap lantai dapat ditempuh dalam waktu 45 detik.

Mereka juga menambahkan, tangga angkut ini mampu menahan beban sampai 120 kilogram. Adapun sumber dayanya sendiri menggunakan listrik.

Dalam kesempatan tersebut Bhante Phrakhruwinaitorn Rungdet (Anusri) dan Ketua DPD Walubi Jawa Tengah, Tanto Soegito Harsono, menjadi dua orang yang berkesempatan mencoba stairlift itu.

Iklan

Masing-masing dari mereka, rata-rata membutuhkan waktu 3-5 menit untuk bisa sampai di lantai candi paling atas. Rombongan wartawan menunggu beberapa saat Bhante Anusri dan Tanto kembali ke bawah. Sebab, mereka menyempatkan diri berdoa terlebih dahulu di puncak Candi Borobudur.

“Kaki saya sakit habis operasi, terbantu dengan adanya stairlift”

Setelah menjajal stairlift di Candi Borobudur, Tanto mengaku sangat mengapresiasi hasil kerja pengelola. Sebab, apa yang dikhawatirkan publik, seperti pemasangan fasilitas tambahan itu bakal merusak candi, nyata tidak terbukti.

“Saya lihat sendiri, dan sudah dijelaskan juga, tumpuannya hanya di plat besi di bawah. Jadi tidak ada pengeboran ke lantai. Sekarang tinggal perhitungan bebannya saja. Kalau memang sudah oke, mesti ini bagus sekali,” kata Tanto di hadapan para wartawan, Kamis (29/5/2025).

stairlift candi borobudur.MOJOK.CO
Ketua DPD Walubi Jawa Tengah Tanto Harsono mencoba menggunakan stairlift Candi Borobudur (Mojok.co/Ahmad Effendi)

Saat menjajal stairlift itu, Tanto memang dalam keadaan sakit. Kakinya habis operasi, sehingga ia berjalan dengan menggunakan tongkat. Baginya, fasilitas ini amat membantu orang-orang dengan kondisi seperti dia.

“Luar biasa. Jadi kaki saya yang biasa sakit, sekarang naik tidak terasa karena naik starlift ya,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, pihaknya hampir tiap minggu naik Candi Borobudur. Kedatangannya naik Candi Borobudur biasanya mengantarkan tamu atau umat Buddha. Dirinya merasa terbantu dengan adanya stairlift tersebut.

“Kalau kita dengan kaki, terutama karena kaki saya bekas operasi, jadi saya harus bawa tongkat ya untuk naik, untuk jaga keseimbangan badan. Tapi, dengan adanya stairlift ini, kita duduk manis, hanya berpindah kursi, sudah sampai di atas,” imbuh Tanto.

Hal senada disampaikan Bhante Phrakhruwinaitorn Rungdet. Menurutnya, fasilitas yang ada bagus sekali khususnya untuk yang lansia.

stairlift candi borobudur.MOJOK.CO
Bhante Anusri dan Tanto Harsono memuji cara kerja stairlift Candi Borobudur. Disebut mempermudah lansia dan difabel. (Mojok.co/Ahmad Effendi)

“Yang berusia banyak (sepuh) itu atau orang-orang yang punya penyakit susah naik, gampang capek, itu cocok sekali,” kata Bhante asal Thailand.

“Saya sangat berharap ya pemerintah atau pihak manapun mungkin bisa bisa mendukung supaya yang ini bisa digunakan untuk yang lansia,” sambung Bhante yang akrab disapa Anusri ini.

Apakah akan digunakan secara permanen?

Terkait apakah stairlift di Candi Borobudur akan dipasang permanen atau tidak, memang masih menjadi pertanyaan. Namun, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut, stairlift yang sudah dipasang di akan diuji coba untuk dipermanenkan.

Fadli menyebut nantinya akan dilakukan uji coba untuk melihat apakah pemasangan stairlift di kawasan cagar budaya itu dapat diterapkan secara permanen atau tidak.

“Kita harapkan, nanti ini uji coba dulu ya. Jadi ke depan itu memang (permanen),” ujar Fadli kepada Mojok, Kamis (29/5/2025).

fadli zon.MOJOK.CO
Fadli Zon menyebut akan mengujicobakan stairlift Candi Borobudur sebelum menentukan apakah akan dipasang permanen. (Mojok.co/Ahmad Effendi)

Lebih lanjut, dia memastikan pemasangan stairlift yang dilakukan dalam rangka kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron itu juga tidak memiliki masalah. Menurutnya, tidak ada satupun batu atau stupa yang rusak akibat pemasangan stairlift. 

“Karena untuk inklusivitas, di semua cagar budaya di dunia itu sudah dipasang. Dan kita harapkan nanti ke depan, inikan sekaligus kemarin kita sudah rencanakan lama, akan kita coba permanenkan,” tuturnya.

Reporter: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Bukan Permintaan Prabowo, Ini Penjelasan Pengelola soal Pemasangan Stairlift di Candi Borobudur atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

 

Terakhir diperbarui pada 30 Mei 2025 oleh

Tags: borobudurcandi borobudurmacronprabowostairlift candi borobudur
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Pamong cerita di Borobudur ikuti pelatihan hospitality. MOJOK.CO
Hiburan

Kemampuan Wajib yang Dimiliki Pamong Cerita agar Pengalaman Wisatawan Jadi Bermakna

16 Desember 2025
borobudur.MOJOK.CO
Hiburan

Borobudur Moon Hadirkan Indonesia Keroncong Festival 2025, Rayakan Serenade Nusantara di Candi Borobudur

15 Desember 2025
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen yang Nggak Perlu Ngomongin Toleransi MOJOK.CO

Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen Kok Nggak Ngomongin Toleransi

2 Februari 2026
tan malaka.MOJOK.CO

Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi

6 Februari 2026
Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers MOJOK.CO

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

6 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
self reward.mojok.co

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.