Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Empat Kandidat Capres Berasal dari UGM, Siapa Saja Mereka?

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
28 Februari 2023
A A
capres dari ugm

Ilustrasi sejumlah kandidat capres lulusan UGM (Mojok.co).

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menjelang Pemilu 2024, bursa capres semakin hangat. Meski mayoritas partai belum mengumumkan jagoan masing-masing, sejumlah nama sudah beredar di banyak survei elektabilitas. Nama-nama itu antara lain: Anies Baswedan, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Airlangga Hartarto, Erick Thohir, Muhaimin Iskandar, dan lain-lain. Dari sekian nama tersebut, sebagian pernah mengenakan jaket almamater UGM.

Sejauh ini, baru ada satu nama yang sudah dideklarasikan sebagai calon presiden (capres) untuk Pemilu 2024. Nama tersebut adalah Anies Baswedan, yang diusung Partai Nasdem bersama Koalisi Perubahan.

Iklan

Selain Anies, belum ada lagi nama yang diumumkan. Sejumlah figur yang namanya sudah beredar di bursa capres, masih harus menunggu pinangan maupun restu partai terlebih dahulu.

Namun, yang menarik untuk diperhatikan, dari sejumlah nama yang muncul di bursa capres, beberapa di antaranya punya latar belakang pernah menempuh studi di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sudah jadi rahasia umum, UGM memang terkenal sebagai “kampusnya para pejabat”. Contoh sederhana adalah Presiden Jokowi, yang pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM.

Selain itu, capres yang sudah dideklarasikan, Anies, juga merupakan alumni universitas di Jogja itu.

Lantas, siapa saja kandidat capres yang merupakan lulusan dari UGM? Berikut ini Mojok telah merangkumnya:

#1 Anies Baswedan

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merupakan alumni UGM. Ia mulai masuk sebagai mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi pada 1989.

Melansir Kompas, saat kuliah Anies bergabung dengan organisasi ekstra-kampus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan menjadi salah satu anggota Majelis Penyelamat Organisasi HMI UGM.

Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga pernah menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa di fakultasnya dan berlanjut menjadi Ketua Senat Universitas pada 1992.

Bahkan, dirinya ikut membidani kelahiran kembali Senat Mahasiswa setelah dibekukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada saat itu. Ia juga terlibat dalam pembentukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tahun 1993.

Saat masih berstatus mahasiswa pada 1993, Anies mendapat beasiswa dari Japan Airlines Foundation untuk mengikuti kuliah musim panas di Universitas Sophia, Tokyo dalam bidang kajian Asia. Hingga pada akhirnya, ia lulus dari UGM pada 1995. Setelah itu, Anies melanjutkan studinya di Universitas Maryland (S2) pada 1998 dan Northern Illinois University (S3) pada 2004.

#2 Airlangga Hartarto

Kandidat capres yang kedua ini juga merupakan alumni UGM. Menurut laman resmi partaigolkar.com, Airlangga Hartarto tercatat sebagai Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik UGM angkatan 1987.

Selama berkuliah, Airlangga tercatat aktif di organisasi mahasiswa. Salah satunya, ia tepilih sebagai Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Teknik.

Bahkan setelah menyelesaikan studinya di UGM pada 1992, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Keluarga Alumni Fakultas Teknik UGM.

Setelah lulus dari jurusan Teknik Mesin di UGM, ia melanjutkan studinya di Monash University Australia dan kemudian meraih gelar MBA (Master in Bussiness Administration) pada tahun 1996. Selain itu, ia juga memperoleh gelar Master of Management Technology di University of Melbourne, Australia pada tahun 1997.

#3 Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum UGM tahun 1987, teman seangkatan Airlangga.

Di kampus ini, ia bergabung dengan organisasi tertua di FH UGM, yakni Mahasiswa Justicia Club atau “Majestic-55” yang bergerak aktif di bidang alam dan lingkungan. Bahkan, ia terpilih sebagai Ketua Majestic-55 untuk periode 1988-1990.

Iklan

Selain di Majestic-55, Ganjar juga aktif dalam Gerakan Demokrat Kampus (Gedek). Melalui Gedek, ia mengenal politisi PDI kala itu, Soetardjo Soerjogoeritno atau Mbah Tardjo, yang membuat ketertarikannya pada isu-isu politik lokal dan nasional semakin besar.

Setelah lulus pada tahun 1995, Ganjar kemudian melanjutkan program magisternya di Jurusan Ilmu Politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia. Sebagai lulusan UGM, ia terpilih menjadi Ketua Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama).

#4 Muhaimin Iskandar

Cak Imin juga tercatat pernah menempuh studi di UGM. Pemilik nama lengkap Abdul Muhaimin Iskandar ini masuk sebagai mahasiswa aktif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) angkatan 1985.

Selama kuliah, Cak Imin aktif di berbagai organisasi. Salah satunya di Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), yang mana ia pernah terpilih sebagai Ketua Cabang PMII Yogyakarta 1994-1997.

Selain itu, Muhaimin juga aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS) Yogyakarta.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA PKS Resmi Mendeklarasikan Anies Baswedan Jadi Capres, Bagaimana Elektabilitasnya? 

Terakhir diperbarui pada 28 Februari 2023 oleh

Tags: airlangga hartartoalumni UGMAnies BaswedanCak IminCapresganjar pranowojokowiPemilu 2024UGM
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Perjuangan masuk UGM.MOJOK.CO

Kehilangan Ayah Menjelang SNBT, Kini Berhasil Kuliah Gratis di UGM Meski Harus Belajar di Rumah Sakit

23 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
kuis rempah rempah

Merawat Muruah Rempah Nusantara lewat Riset Genetika

2 Juli 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Mila lulusan Fapet UGM. MOJOK.CO

Dobrak Keraguan Perempuan Tak Pantas Jadi Peternak, Alumnus Fapet UGM Ini Berhasil Raih Rp700 Juta di Tuban

29 Juni 2026
Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Ide bisnis sewa HP flagship, ide aneh raup omzet 20 juta per bulan MOJOK.CO

Ide bisnis sewa HP flagship ternyata begitu menguntungkan, modal 3 HP bisa raup omzet 20 juta per bulan

20 Agustus 2026
Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak-Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu MOJOK.CO

Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu

24 Agustus 2026
Minus punya rumah di sekitar Jalan Tunjungan, Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Jujur Janggal, Saat Orang Lain Bilang Punya Rumah di Pusat Kota Surabaya Itu Menguntungkan

19 Agustus 2026
tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026
dukuh muda di kampung

Seni Menjadi Dukuh Muda di Tengah Gempuran Pemimpin Boomer: Kisah Dukuh Muda yang Rela Mengorbankan Masa Muda untuk Membuat Orang Tua Bangga

24 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.