Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Status

Gilang Kazuya Shimura vs Kalis Mardiasih

Redaksi oleh Redaksi
10 Agustus 2017
A A
170810 STATUS KALIS MARDIASIH VS GILANG kazuya Shimura

170810 STATUS KALIS MARDIASIH VS GILANG kazuya Shimura

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Netizen bereaksi atas tulisan Mb Kalis Mardiasih, “Perempuan yang Sekolah Tinggi Memang Tidak Berniat Menikahi Akhi-Akhi Cupet.” Salah satu yang paling (((keras, buosss))) adalah Gilang Kazuya Shimura Suzuki Honda Yamaha.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10155580033608454&set=a.45923208453.70724.581888453&type=1

Iklan

Kami membayangkan Tante Mb Kalis Stormborn Targaryen saat ini sedang terbang di atas naga peliharaannya menuju Dresden, Jerman, tempat Mz Gilang konon sedang (((menempuh studi))). Tinggal menunggu waktu sampai Mb Kalis mengucapkan, “Dracarys!”

Bagaimana reaksi netizen jika itu sungguh-sungguh terjadi?

Karena Mb Kalis bukan Daenarys, berikut ini kami sajikan dua status untuk Mz Gilang yang tak kalah panas dari semburannya Drogon.

Dea Anugrah:

Bung Gilang Kazuya Shimura, saya tidak tahu bagaimana Bung menjalani masa formatif, tapi saya paham keadaan Bung.

Berdasarkan apa-apa yang Bung katakan di media sosial, mulai dari tanggapan terhadap tulisan Afi sampai untuk Kalis, tak ada kemungkinan lain: nalar Bung lemah. Jangankan menjadi “penyambung lidah” kaum laki-laki Indonesia, sekadar memahami kalimat ini, yang sederhana dan tak mengandung permainan apa pun, kemudian menanggapinya tanpa melenceng atau kepayahan (seakan-akan Bung sedang berjalan di dasar akuarium) saya kira Bung tak sanggup.

Namun, Bung tahu, kecerdasan bukan faktor tunggal yang menentukan mutu seseorang. Ada kualitas-kualitas lain yang lebih penting: tahu diri, misalnya.

Bung tentu tak mengerti (bagaimana mungkin?), hidup sebagai ikhwan Indonesia yang pintar dan tampan dan memesona ialah urusan sulit. Sedikit-sedikit kami dicurigai sebagai fukkboi, atau tukang manipulasi, atau mas-mas-charming-too-good-to-be-true-aduh-aslinya-kanibal-kali-yha~

Sebabnya ialah Bung dan beberapa orang seperti Bung, timun-timun bongkok yang tak puas hanya dengan masuk karung. Bung bicara meski tak sanggup, Bung naik ke timbangan meski merusak standar. Dosa, Bung.

Sudah dulu, ya, saya mau lanjut baca Kant.

P.S. Lain kali, kalau menggunakan -nya, penulisannya disambung, ya (mainnya, jalannya, segalanya, dsb.)

​Pradewi Tri Chatami:

Jadi begini nasib dan cara berpikir kondom bekas. Ketika berpendidikan tinggi dan melihat konon kenalannya para perempuan bergelar S3 menjadi ibu rumah tangga, bukannya berpikir apakah ada ketimpangan dalam lowongan pekerjaan, atau bagaimana penghargaan terhadap akademisi perempuan secara keseluruhan, dia malah menggunakan keterangan itu untuk menyerang seorang perempuan.

Tentu saja, dia tidak merinci berapa orang yang dia kenal dan apa saja yang benar-benar dia tahu. Tapi seorang berpendidikan tinggi yang konon cerewet sering menulis yang baik dan benar tapi tidak kunjung tahu bagaimana menulis punya permasalahan gawat dalam mengetahui dan mengamalkan pengetahuan.

Membayangkan perempuan sekolah semata untuk mendidik anak kandung, tentu tak adil bagi perempuan yang tak hendak punya anak, dan menyakitkan bagi perempuan yang tidak bisa punya anak. Di sisi lain, jika ia memang peduli pada pendidikan perempuan agar bisa menjadi pendidik baik di rumah, sangatlah mengherankan jika justru tak punya opini pada pernikahan dini yang membuat perempuan tak sempat mengenyam pendidikan yang baik, apalagi mengungat ia orang Sukabumi.

Di pelosok Sukabumi, Cianjur, dan Bogor, anak-anak perempuan banyak yang hanya sekolah sampai SD, lalu menikah. Jika memang baginya perempuan harus mengenyam pendidikan setingginya untuk jadi ibu rumah tangga, lebih baik ia membantu pengentasan pernikahan dini di kampungnya daripada merisak seorang perempuan yang bangga akan prestasinya sendiri.

Kita semua tahu bukan kali pertama ia merisak perempuan. Dulu dia merendahkan Afi dengan panggilan “Dek” untuk menunjukkan superioritas sebagai senior, sekarang dia memanggil Kalis dengan “Tante” dengan anggapan (dan mungkin diam-diam mendoakan) Kalis perawan tua.

Saya orang yang yakin bahwa berbantahan pendapat itu baik. Saya juga tidak masalah orang memilih jadi kondom bekas. Tapi kalo mau berbantahan pendapat tentang manusia, ya, berpikirlah sebagai manusia. Begitulah. KZL aing.

Terakhir diperbarui pada 10 Agustus 2017 oleh

Tags: Daenarys TargaryenDea AnugrahGilang Kazuya ShimuraKalis MardiasihPradewi Tri Chatami
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Mojok Mentok Spesial Agus Mulyadi

Mojok Mentok Spesial Agus Mulyadi

2 November 2022
Kalis Mardiasih: Terus Memperjuangkan Hak Perempuan dan Mendistribusikan Pengetahuan Lewat Akal Buku

Kalis Mardiasih: Terus Memperjuangkan Hak Perempuan dan Mendistribusikan Pengetahuan Lewat Akal Buku

13 Desember 2021

Anak yang Dipaksa Durhaka oleh Orang Tuanya

27 Juni 2021
Kalis Mardiasih dalam Pusaran Isu Perempuan dan Islam

Kalis Mardiasih dalam Pusaran Isu Perempuan dan Islam

8 Agustus 2020
fadjroel rachman twit banjir jakarta diancam diperkosa pengalaman pakai main media sosial twitter instagram facebook kalis mardiasih putus pertemanan mojok.co

Diancam Diperkosa dan Pengalaman Aneh Lain yang Saya Alami di Media Sosial

21 November 2019
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
ilustrasi ketua pemuda

Jabatan Ketua Pemuda di Kampung itu Gagah, Tapi Ngenes Karena Dianggap Bisa Menyelesaikan Semua Masalah

20 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026
Khotbah Bunyi-bunyian Senyawa di Candi Prambanan.MOJOK.CO

Khotbah Bunyi-bunyian Senyawa di Candi Prambanan

26 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

22 Agustus 2026
Sikap-sikap sederhana ke pelayan rumah makan atau restoran yang seharusnya jadi kewajaran MOJOK.CO

Sikap-sikap Sederhana ke Pelayan Rumah Makan atau Restoran yang Kita Abaikan karena Ego, Padahal Bermakna Memanusiakan

20 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.