Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Survei Bursa Calon Wali Kota Solo: Gibran Rakabuming Jadi Unggulan

Redaksi oleh Redaksi
29 Juli 2019
A A
Gibran Rakabuming Wali Kota Solo MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Nama Gibran Rakabuming masuk dalam survei bursa Calon Wali Kota Solo periode 2020-2025. Kira-kira, banyak yang mendukung nggak, ya?

Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) mengumumkan hasil survei bursa Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo untuk periode 2020-2025, beberapa waktu lalu. Dalam survei tersebut, muncul nama Gibran Rakabuming sebagai salah satu tokoh yang diunggulkan.

Survei tersebut menguji tiga kategori, yaitu popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas. Hasilnya, pada ketiga kategori tersebut nama Gibran Rakabuming dan Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo saling berlomba menempati posisi teratas.

Gibran Rakabuming sendiri unggul dalam popularitas. Dari seluruh responden, 90 persennya mengenal Gibran. Mungkin, memang betul kalau nama adalah doa: Gibran Raka-booming. Hehe. Mekso!

Nasdem sendiri menyebut siap mendukung Gibran Rakabuming, jika memang itu dikehendaki masyarakat Solo. Sementara PPP juga akan turut mendukung, jika Gibran tertarik masuk ke dunia politik. Sedangkan PKB yakin kalau Ketua Umumnya, Cak Imin, akan siap mendukung kalau Gibran juga siap maju.

Sementara itu, Andi Arief, Wasekjen Partai Demokrat mengungkapkan kalau Gibran Rakabuming maju sebagai calon Wali Kota Solo, itu bukan termasuk dinasti. Meskipun ia adalah anak presiden, tapi jabatan publik tersebut dipilih oleh rakyat. Hanya saja, kurang elok kalau Gibran maju di tahun 2020, karena posisi Jokowi yang masih menjabat sebagai presiden. Beliau mengkhawatirkan akan ada fairness aparat di dalamnya. Baik soal keamanan, penyelenggara, birokrasi, hingga soal logistik. Jadi, lebih baik maju setelah tahun 2024 saja.

Dimintai pendapat soal ini, Jokowi menyerahkannya pada Gibran sendiri. Beliau memberikan kebebasan pada anak-anaknya untuk memilih jalan hidupnya masing-masing.

Sementara yang bersangkutan, Gibran Rakabuming, menanggapi hal ini dengan santai. Ia mengapresiasi hasil survei tersebut, “Baru kemarin saya baca surveinya. Saya sangat mengapresiasi. Terima kasih warga Solo yang sudah memberikan penilaian positif untuk saya.”

Hanya saja, beliau mengungkapkan dirinya masih sibuk untuk mengembangkan bisnis. Akan tetapi, Gibran meminta awak media untuk mengabarinya kalau pembukaan pendaftaran Pemilihan Wali Kota Solo sudah dibuka.

Hmmm, Mas Gibran ini bisa aja. Sok-sokan minta dikabari, padahal kan update banget di Twitter. Btw, basa-basinya sudah mirip-mirip politisi nih, Mas. Pemanasan, ya? Hehehe.

Terakhir diperbarui pada 29 Juli 2019 oleh

Tags: Cawalkot SoloGibran RakabumingjokowiPilwalkot Solo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Prabowo-Gibran.MOJOK.CO
Kabar

7 Alasan Mengapa Satu Tahun Masa Kepemimpinan Prabowo-Gibran Layak Diberi Nilai 3/10

20 Oktober 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tawadhu Tidak Seharusnya Membuat Santri Diam saat Menjadi Korban MOJOK.CO

Tawadhu sebagai Pisau Bermata Dua: Santri Tidak Seharusnya Dibungkam saat Menjadi Korban

26 Juli 2026
Hal-hal yang bisa ditemukan di warung madura tapi tidak dimiliki di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih MOJOK.CO

Hal-hal yang Bisa Ditemukan di Warung Madura tapi Tidak Ada di Koperasi Desa (Kopdes), Cukup “Berlainan” jika Disandingkan

28 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Mengapa Kasus Korupsi Kepala Daerah Terus Berulang?

29 Juli 2026
Punya teman si paling cashless yang sama sekali tidak pegang uang tunai (cash) merepotkan. Karena tidak semua hal bisa dibayar pakai QRIS MOJOK.CO

Teman Si Paling Cashless Pemuja QRIS bikin Repot Kita yang Sedia Tunai, Kepraktisan Semu di Balik Tren Dompet Kosong

24 Juli 2026
MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Putusan MK Perlu Diapresiasi, tapi Anggaran MBG Harus Tetap Keluar dari Dana Pendidikan Mulai 2027

30 Juli 2026
Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

SRAK 2026-2036 Resmi Disusun, Komitmen Lintas Sektor Selamatkan Elang Jawa dari Kepunahan

27 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.