Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Daerah Terpadat di Yogyakarta, Ngampilan Punya 15 Ribu Penduduk dalam Area yang Sempit

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
30 April 2023
A A
penduduk ngampilan padat mojok.co

Ilustrasi Kota yogyakarta (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Daerah terpadat di Yogyakarta terletak di sebuah kecamatan yang tak jauh dari pusat  pariwisata dan ekonomi. Lokasinya yang berdekatan dengan Malioboro menjadikan kawasan ini ramai oleh penduduk dan wisatawan.

Sisi barat Kecamatan Ngampilan memiliki pembatas alami yakni aliran Sungai Winongo. Di seberang sungai tersebut merupakan Kecamatan Wirobrajan.

Iklan

Kecamatan ini terdiri dari dua kelurahan yakni Ngampilan dan Notoprajan. Sedangkan total, terdapat 21 RW dan 120 RT di dua kelurahan tersebut.

Salah satu hal yang identik dengan kecamatan ini yakni adanya sentra bakpia khas Jogja yang berderet di beberapa ruas jalan seperti Jalan KS Tubun. Kawasan ini setiap tahunnya menggelar agenda bertajuk Bakpia Day. Membawa kirab berupa gunungan bakpia dengan rute bekas pabrik Tegel Kuntji, kemudian mengitari wilayah sekitar hingga kembali ke titik awal.

Selain sentra bakpia ada beberapa tempat penting dan bersejarah di kecamatan ini, di antaranya adalah bekas Stasiun Ngabean, Madrasah Muallimat, dan SD Muhammadiyah Suronatan yang dibangun oleh KH Ahmad Dahlan, hingga beberapa Ndalem Kraton Yogyakarta ada di wilayah ini. Ndalem merupakan tempat tinggal putra-putri maupun kerabat Sultan pada masa silam.

Sejarah Ngampilan, tertuang dalam buku Toponim Kota Yogyakarta. Kawasan ini dulunya merupakan pemukiman bagi para abdi dalem ampilan. Ampilan memiliki arti barang bawaan  pembesar saat menghadiri acara. Sehingga tugas abdi dalem tersebut adalah membawa barang tersebut pada agenda-agenda penting.

Kecamatan terpadat

Sebenarnya, secara jumlah penduduk Kecamatan Ngampilan bukan yang terbanyak. Di Kota Yogyakarta, menurut data BPS 2021, penduduk terbanyak di Kecamatan Umbulharjo dengan jumlah 68.576 jiwa. Menyusul, Kecamatan  Gondokusuman dan Tegalrejo yang masing-masing memiliki 37.142 dan 34.826 penduduk.

Penduduk Kecamatan Ngampilan hanya berjumlah 15.450 jiwa. Jumlah penduduk dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti kelahiran, kematian, hingga migrasi atau perpindahan penduduk.

Meski penduduknya tidak tergolong sebagai yang terbanyak, namun jika melihat luas wilayahnya yang hanya 0,82 kilometer persegi, Ngampilan menjadi yang terpadat. Angka kepadatannya  18.841 penduduk per kilometer persegi. Kecamatan terpadat kedua di Kota Yogyakarta yakni Gedongtengen dengan kepadatan 17.273 per kilometer persegi.

Kota Yogyakarta memang menjadi kawasan terpadat di DIY. Luas wilayahnya hanya 32.50 kilometer persegi. Presentasenya hanya satu persen dari total wilayah di DIY. Sehingga Kecamatan Ngampilan terbilang kawasan paling padat di provinsi ini.

Penulis: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 200 Warga Padukuhan di Sleman Syawalan dan Paskahan Bersama dan tulisan menarik lainnya di rubrik KILAS.

Terakhir diperbarui pada 30 April 2023 oleh

Tags: kampung di jogjakota yogyakartaNgampilanYogyakarta
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO
Kabar

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO
Sekolahan

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO
Sehari-hari

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO
Kabar

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.