Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Prabowo Resmi Presiden Secara De Facto dan Hitung Cepat Hanya Sihir

Redaksi oleh Redaksi
25 April 2019
A A
prabowo menang MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ustaz Bachtiar Nasir, dalam pidatonya di acara syukuran kemenangan menegaskan bahwa Prabowo resmi Presiden secara de facto dan hitung cepat hanya sihir belaka.

Menyusul deklarasi kemenangan yang diawali di Jalan Kertanegara, Badan Pemenangan Nasional Prabowo dan Sandiaga Uno menggelar acara lanjutan. Tentunya, tidak elok apabila tidak dilakukan syukuran setelah kerja keras selama satu tahun lebih. Apalagi, BPN, bersama Prabowo, mengklaim menang Pilpres 2019 dengan suara mencapai 62 persen versi real count mereka sendiri.

Iklan

Sayangnya, kubu BPN enggan membuka data real count mereka. Fadli Zon mengungkapkan bahwa tim BPN masih belum membuka data karena khawatir dengan peretasan. Selain itu, Fadli Zon ingin menjaga keamanan tempat rekapitulasi. Beberapa tempat yang menjadi lokasi real count, antara lain Kertanegara dan di DPP.

Ngomong-ngomong soal syukuran, Padepokan Silat TMII di Jakarta Timur dipilih sebagai lokasi. Ramai, banyak tokoh yang datang untuk meramaikan. Beberapa di antaranya adalah Ketua BPN, Djoko Santoso. Nampak pula Amien Rais, politikus senior, pencipta kalimat atau istilah yang quote-able dan sungguh mudah dicintai itu.

Selain mereka berdua, hadir pula Ustaz Bachtiar Nasir dan beberapa ulama lainnya. Ustaz Bachtiar Nasir sendiri didapuk untuk berpidato di acara syukuran yang terasa meriah itu. Ada dua hal menarik yang disampaikan oleh Ustaz Bachtiar Nasir, yaitu Prabowo dan Sandiaga Uno sudah menang secara de facto dan hasil hitung cepat versi 12 lembaga survei hanyalah sihir belaka.

“Secara de facto, Pak Prabowo dan Pak Sandi sudah resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden untuk Indonesia. Merdeka. Untuk sampai ke de jure, Insya Allah,” kata Ustaz Bachtiar Nasir seperti dikutip oleh Media Indonesia.

Oleh sebab itu, Ustaz Bachtiar Nasir meminta pendukung pasangan calon 02 itu untuk tidak lagi memikirkan hasil hitung cepat KPU yang menyatakan bahwa pasangan Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin unggul atas pasangan Prabowo-Sandi.

“Walaupun waktu dengerin quickcount, emak-emak yang paling dulu remuk, banyak yang nangis, sudah sembuh? Itu cuma sihir sains. Yang keliatannya benar, ternyata isinya kebusukan-kebusukan semua,” tegas Ustaz Bachtiar Nasir.

Ngomong-ngomong soal sihir, mantra apa nih yang dipakai 12 lembaga survei tersebut? Wingardium Levioooo~~~sa?

(yms)

Terakhir diperbarui pada 25 April 2019 oleh

Tags: jokowiPilpres 2019prabowoUstaz Bachtiar Nasir
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang "Hidup" buat Anak-anak. (sumber: InJourney)

Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang “Hidup” buat Anak-anak

23 Juli 2026
Buku "Ambarrukmo: Jatidiri dan Kebanggaan Negeri" jadi ikhtiar mencatat risalah panjang kompleks Kedaton Ambarrukmo Yogyakarta melintasi 5 zaman MOJOK.CO

Ikhtiar Mencatat Risalah Panjang Ambarrukmo Melintasi 5 Zaman, Situs yang Terus Hidup tanpa Mencerabut Akar

23 Juli 2026
Dalang cilik perempuan asal Klaten yang menyukai wayang. MOJOK.CO

Jadi Perempuan Satu-satunya di Lomba Dalang Anak Klaten, Bocah 13 Tahun Ini Buktikan Wayang Tak Kenal Gender

22 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Pengeroyokan di Bali tidak dibenarkan. MOJOK.CO

Pakar Hukum Pidana: Pelaku Pengeroyokan di Bali Bisa Kena KUHAP, sementara Keluarga Korban Terlanjur Alami Trauma

27 Juli 2026
Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro MOJOK.CO

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro

22 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.