Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Prabowo, Amien Rais, Fahri Hamzah, dan Fadli Zon Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Ahmad Dhani

Redaksi oleh Redaksi
26 Februari 2019
A A
Ahmad Dhani bebas? MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah hampir satu bulan menghuni ruang penjara karena kasus ujaran kebencian, Ahmad Dhani akhirnya punya kesempatan untuk menghirup udara bebas setelah kuasa hukumnya mengajukan permohonan penangguhan penahanan ke pengadilan.

Sejak akhir Januari lalu, Ahmad Dhani resmi divonis 1,5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena dianggap bersalah dalam kasus ujaran kebencian.

Iklan

Dhani dinyatakan terbukti menyebarkan ujaran kebencian melalui akun Twitternya. Ia dinyatakan melanggar Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Begitu vonis ditetapkan, Ahmad Dhani pun langsung ditahan oleh pihak kepolisian.

Ditahannya Dhani nyatanya memang membawa kesedihan tersendiri bagi banyak orang, utamanya keluarga, kerabat dekat, dan orang-orang yang punya referensi politik yang sama dengan Dhani.

(Eh, tapi kalau Maia Estianty nggak tahu dia sedih apa enggak, soalnya pas Ahmad Dhani dipenjara, Mbak Maia mungkin sedang menikmati masa bulan madunya. Hehehe).

Tapi alhamdulillah. Penderitaan Ahmad Dhani di penjara agaknya tidak akan bertahan lama. Baru-baru ini, pihak kuasa hukum Ahmad Dhani diketahui mengajukan permohonan penangguhan penahanan atas kliennya kepada Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh salah satu kuasa hukum Ahmad Dhani Prasetyo, Zahid.

“Progresnya sekarang masih nunggu, udah masuk penangguhannya tinggal nunggu tanggapan dari PT DKI Jakarta,” kata Zahid.

Pengajuan permohonan penangguhan penahanan tersebut sudah diserahkan sejak hari Sabtu, 23 Februari 2019 lalu.

Tak tanggung-tanggung, beberapa tokoh, menurut Zahid, sudah siap untuk menjadi penjamin penangguhan penahanan Ahmad Dhani. Dari mulai Prabowo, Amien Rais, Fahri Hamzah, sampai Fadli Zon.

“Untuk saat ini dia masih pengajuan penangguhan, yang menjamin itu ada Pak Prabowo, Pak Amien Rais, Bang Fahri Hamzah, Bang Fadli Zon,” ujar Zahid. “Terus ada Titiek Soeharto, dan banyak tokoh yang lainnya juga nyusul nanti.”

Banyaknya tokoh besar yang mau menjadi penjamin ini membuat Zahid yakin bahwa permohonan penangguhan penahanan akan dikabulkan oleh pengadilan.

“Kita optimis dipenuhi, karena enggak ada alasan enggak ditangguhkan, karena penjamin juga tokoh-tokoh semua. Keluarga ada juga.”

Ah, kenapa harus pakai ditangguhkan penahanannya segala sih. Padahal kan orang-orang sudah mulai terbiasa lihat dewa 19 tanpa Ahmad Dhani karena digantikan sama Dul Jaelani.

Iklan

Hehehe. Becanda lho Bang Dhani.

Etapi kalau dianggap serius juga nggak papa, ding. Wong emang serius ini. (agm)

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2019 oleh

Tags: ahmad dhaniAmien RaisFahri Hamzahprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO

Memilih Sekolah Mahal demi Selamatkan Pergaulan Anak di Desa, Malah Dicap “Sok Kaya” dan Egois oleh Tetangga

27 Juli 2026
Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro MOJOK.CO

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro

22 Juli 2026
Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31 jadi sumber sukacita dan perkuat posisi Yogya sebagai Kota Budaya di mata dunia MOJOK.CO

Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31: Sumber Sukacita dan Perkuat Posisi Yogya sebagai Kota Budaya di Mata Dunia

22 Juli 2026
Dalang cilik perempuan asal Klaten yang menyukai wayang. MOJOK.CO

Jadi Perempuan Satu-satunya di Lomba Dalang Anak Klaten, Bocah 13 Tahun Ini Buktikan Wayang Tak Kenal Gender

22 Juli 2026
Koperasi di Yogyakarta. MOJOK.CO

Hari Koperasi Nasional ke-79 di DIY: Sudah Saatnya Koperasi sebagai Sakaguru Perekonomian Nasional Nggak Lagi Gaptek

23 Juli 2026
Lika-Liku Meredam Tantrum Siswa Autis di Balik Keseruan Hari Anak Nasional Prambanan.MOJOK.CO

Lika-Liku Meredam Tantrum Siswa Autis di Balik Keseruan Hari Anak Nasional di Candi Prambanan

22 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.