Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

Ahmad Dhani Dipenjara, Bisa Bikin Penjara Idol dan 4 Hal Lainnya

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
31 Januari 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Selama Ahmad Dhani dipenjara, tentu ia tak bisa hidup dengan bebas. Lantas, apa yang kira-kira bisa ia lakukan di sana dong??? Apa???

Tokoh penting di balik band Dewa 19—atau dikenal juga dengan nama Dewa—Ahmad Dhani, telah resmi ditahan setelah dijatuhi vonis 1,5 tahun akibat kasus ujaran kebencian. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, bapaknya Al, El, dan Dul ini dinyatakan melanggar Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Iklan

Menyusul kabar resmi Ahmad Dhani dipenjara, foto dirinya berbaur dengan tahanan lainnya mulai bermunculan di lini masa. Ya, Pemirsa, beliau sudah resmi meringkuk di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan tindakannya~

Tapi, heeey, marilah kita sama-sama sadari bahwa selama Ahmad Dhani dipenjara, tentu ia tak bisa hidup dengan bebas. Alat-alat musiknya, misalnya, tak bisa ia bawa masuk ke bui seenaknya. Lantas, apa yang kira-kira bisa Ahmad Dhani lakukan di sana dong, gaes-gaesku??? Apa???

Mojok Institute Bidang Dunia Keartisan telah bertapa dan mencoba menawarkan solusi-solusi menarik yang bisa dilakukan sepanjang durasi Ahmad Dhani dipenjara, yaitu:

1. Menjahit Baju

Belakangan, diberitakan bahwa Ahmad Dhani—meski tampil ceria—mengeluhkan minimnya pakaian penjara dengan ukuran di atas L. Ketiadaan pakaian ini membuatnya terpaksa tak bisa berganti pakaian.

Keadaan ini sesungguhnya bisa dimanfaatkan oleh Mas Dhani. Di banyak tempat, narapidana melakukan beberapa kegiatan kerajinan tangan untuk mengatasi bosan, termasuk merajut dan membuat kesenian lintingan koran. Naaah, karena Mas Dhani kebetulan lagi perlu pakaian penjara, kenapa tidak mencoba merombak pakaian yang ada dan memperbesar ukurannya sendiri? Selain mumeti, kegiatan ini jelas seru dan berharga—siapa tahu nanti beliau mau bikin buku pengalaman di penjara, kan?

2. Makan dan Tidur

Ya, ya, ya, hal apa lagi yang kamu harapkan untuk ditemui di daftar ini? Selama Ahmad Dhani dipenjara, tentu ia berhak memenuhi kebutuhannya yang hakiki sebagai manusia: tidur dan makan!

Banyak orang percaya, daripada melakukan hal-hal yang tidak ada faedahnya, tidur menjadi solusi yang paling baik, apalagi kalau lagi puasa. Nah, daripada menunggu puasa, kenapa prinsip ini tidak segera saja dipakai Mas Dhani?

Kapan lagi bisa makan dan tidur tanpa harus repot-repot mikirin genteng bocor, caption Instagram, atau bayar listrik tiap bulan di rumah? Plus, siapa tahu, kalau dia sering tidur di penjara, mimpinya bisa jadi ide untuk bikin konsep konser berikutnya atau lagu fantastis yang tak pernah kita duga-duga. Yaaaah, siapa tahu, kan?

3. Menggondrongkan Rambut

Seperti yang kita ketahui, dulu Ahmad Dhani tampil dengan rambut gondrongnya, sebelum akhirnya muncul dengan kepala plontos. Padahal, selagi ia berambut menyerupai anak ketiganya, Dul Jaelani, lagu-lagu indah pun turut tercipta dari tangan dinginnya.

Selama Ahmad Dhani dipenjara 1,5 tahun, memiliki rambut gondrong tampaknya bukan pilihan buruk. Selain diikuti harapan kembalinya jiwa musisi Mas Dhani, laki-laki berambut gondrong pun nyatanya lebih disukai oleh 82 persen perempuan berusia 18-34 tahun.

Yaaah, lumayan kan kalau nanti keluar penjara langsung ditungguin penggemar di depan gerbang? Langsung semangat!

4. Menulis Lagu

Poin ini adalah poin yang paling diharap-harapkan oleh pendukung Ahmad Dhani sebagai musisi di manapun mereka berada. Jika Moh Hatta pernah berucap bahwa dirinya rela dipenjara asalkan bersama buku, bukan tidak mungkin Ahmad Dhani rela dipenjara asalkan bersama otak musisinya dan tangan dinginnya sebagai pencipta lagu.

Iklan

Banyak hal yang bisa Ahmad Dhani jadikan inspirasi menulis lagu, mulai dari motif pakaian tahanan, makanan penjara, perihal anaknya yang menggantikan dirinya dalam konser Dewa 19, hingga kerinduannya pada dunia di luar sana.

Yah, bisa-bisa saja, kan, Ahmad Dhani menggubah lirik lagu buatannya, seperti: “Waktu ‘kan membawamuuu, keluar penjaraaaa!”

5. Bikin Acara Audisi

Jika sebelumnya Basuki Tjahaja Purnama alias BTP disebutkan membuat band selama dirinya dipenjara di Mako Brimob, Ahmad Dhani tentu harus berada di level yang lebih tinggi sebagai musisi yang telah teruji. Lagi pula, bikin band itu sudah so last year bagi musisi sekelas Mas Dhani!

Menimbang-nimbang pengalamannya sebagai juri di banyak acara musik, Mojok Institute menawarkan opsi agar Ahmad Dhani…

…mengadakan acara Penjara Idol!!!

Para narapidana yang tertarik bisa mendaftar untuk tampil solo, duet, trio, atau dalam bentuk band. Keseluruhan peserta akan dinilai dan dikomentari Ahmad Dhani, persis konsep Indonesian Idol.

Terus, gimana cara menentukan pemenangnya, dong?

Sederhana saja: pemenang dipilih lewat banyak-banyakan tepuk tangan penonton karena di penjara kita (hah, kita???) tak bisa mengirimkan SMS dukungan!

Terakhir diperbarui pada 31 Januari 2019 oleh

Tags: Ahmad Dhani dipenjaraBTPdewa 19Dul JaelaniIndonesian IdolRepublik Cinta Management
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Peterpan Punya Kasta Lebih Tinggi Dibanding Sheila on 7 MOJOK.CO
Esai

Sederet Alasan Mengapa Peterpan Lebih Memengaruhi Selera Pendengar Musik Indonesia Dibanding Band Papan Atas Lain, Salah Satunya Sheila on 7

23 Juni 2025
Analisis Buruknya Crowd Management Konser Dewa 19 di JIS MOJOK.CO
Esai

Analisis Buruknya Crowd Management Konser Dewa 19 di JIS

6 Februari 2023
rokok dewa 19 mojok.co
Ekonomi

Ingin Biayai Konser Sendiri, Dewa 19 Luncurkan Rokok Kretek

28 November 2022
MasterChef Indonesia Program Rekayasa Saja? Berikut Bagian-bagian yang Terduga Rekayasa
Esai

Kenapa MasterChef Indonesia Bikin Sebal Orang-orang Desa?

18 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.