Persiapan Dua Tahun, Indonesia Dipercaya Gelar Forum Air Dunia 

world water forum mojok.co

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam 2nd Announcment of 10th World Water Forum di Jakarta, Kamis (11/8/2022). (ANTARA/HO-Kementerian PUPR)

MOJOK.CO – Dewan Air Dunia atau World Water Council (WWC) mempercayai Indonesia menggelar Forum Air Dunia atau World Water Forum (WWF) pada 2024. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah walau waktu persiapannya hanya dua tahun. 

“Ini dilakukan tiga tahun sekali tapi yang 2024 kita hanya punya waktu dua tahun. World Water Council sangat percaya pada Indonesia bisa selenggarakan walau persiapan dua tahun,” kata Basuki dalam 2nd Announcement of 10th World Water Forum di Jakarta, Kamis (11/8/2022), seperti yang dikutip dari Antara. Di forum dua tahun mendatang, Indonesia akan mengusung tema air untuk kesejahteraan bersama. 

Menurut Basuki, ini bukan target ambisius. Berdasar voting negara-negara saat WWF ke-9 di Senegal, Bali menjadi pilihan. Basuki tidak memungkiri, Bali memang memiliki magnet yang tinggi. 

Penyelenggaraan WWF ke-10 pada 2024 di Bali bukan hanya agenda kerja Kementerian PUPR, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan di Indonesia. Hal itu juga tak terlepas dari skala dan potensi forum tersebut dengan keterlibatan 100.000 peserta. Forum diperkirakan akan dihadiri 56 menteri dan 12 kepala negara.

Dengan kehadiran 100.000 peserta WWF, maka akan meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Pulau Bali dan sekitarnya.

“Sebanyak 100.000 orang tinggal di Bali selama seminggu akan dapat meningkatkan ekonomi kita. Kita juga bisa menunjukkan ke dunia mengenai Indonesia dan pengelolaan air,” ujarnya.

Menteri PUPR meyakini Indonesia akan memperoleh banyak manfaat, terutama mengenai pengembangan dan pemberdayaan Sumber Daya Air (SDA) dari WWF. Manfaat tersebut seperti berbagai inovasi baru dalam mengelola air untuk mengantisipasi bencana, maupun kegunaan air untuk kehidupan sehari-hari, termasuk untuk meningkatkan produktivitas pangan.

Asal tahu saja, WWF merupakan wadah pertemuan para pemimpin negara, korporasi, NGO, media, dan masyarakat umum untuk mencari solusi yang berkaitan dengan manajemen air yang berkelanjutan. Pada prinsipnya, WWF bertujuan untuk mewujudkan pencapaian agenda Sustainable Development Goals (SDGs) dan menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua pada tahun 2030.

Forum air dunia ini pertama kali diadakan pada tahun 1997 di Marrakesh, Maroko. WWF diselenggarakan setiap tiga tahun sekali dan pada pertemuan ke-10, Indonesia menjadi tuan rumah yang akan dilaksanakan pada Juni 2024 di Bali.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Ancaman Krisis Pangan Bisa Mendorong Perpindahan Masyarakat Global

Exit mobile version