Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pengunjung Candi Borobudur Capai 100 Ribu Orang Selama Libur Waisak, Ekonomi Daerah Meningkat

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
18 Mei 2025
A A
Perayaan Waisak di Candi Borobudur. MOJOK.CO

Patung Buddha saat Waisak 2025 di Candi Borobudur. (Sumber: InJourney)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pengunjung Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah tembus 45 ribu orang saat puncak perayaan Waisak 2569 BE/2025. Angka ini meningkat 25 persen dibandingkan puncak perayaan tahun lalu yang mencapai 36 ribu pengunjung.

Perayaan Waisak mendorong lonjakan pengunjung

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney selaku pengelola Candi Borobudur melalui anak usahanya, InJourney Destination Management (IDM) mencatat, total pengunjung selama periode 1 hingga 13 Mei 2025 mencapai 100 ribu orang. 

Iklan

Angka tersebut merupakan total kunjungan baik pengunjung reguler maupun Umat Buddha yang mengikuti perayaan Waisak dan juga pendukung acara. Kunjungan tertinggi terjadi pada puncak perayaan Waisak pada Senin (12/5/2025) yakni 45.914 pengunjung. 

Pengunjung saat Waisak. MOJOK.CO
Pengunjung saat merayakan kirab jelang puncak Waisak di Candi Borobudur. (Sumber: InJourney)

Sedangkan di tahun sebelumnya tercatat 36 ribu pengunjung. Artinya, pertumbuhan pengunjung mencapai 25 persen. Direktur Utama InJourney, Maya Watono berujar antusiasme tersebut menunjukan kecintaan masyarakat terhadap destinasi pariwisata Candi Borobudur.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Umat Buddha dan pengunjung yang sudah tertib serta khidmat selama mengikuti seluruh rangkaian acara Waisak. Momen tersebut, kata Maya, menjadi simbol ruang refleksi bersama tentang pentingnya toleransi dan keberagaman di kehidupan berbangsa. 

“InJourney melalui anak usaha kami, IDM akan terus berkomitmen untuk melakukan pengelolaan kawasan Bodobudur dengan bijak dan terus mengedepankan nilai-nilai spiritual dan kultural yang inklusif,” ucap Maya.

Okupansi homestay sekitar Borobudur meningkat

Tingginya antusiasme masyarakat untuk mengunjungi Candi Borobudur selama Waisak turut mendorong kenaikan tingkat okupansi hotel dan homestay, baik di sekitar candi maupun kota yang berdekatan seperti Yogyakarta.

Melansir dari laman resmi Injourney Destination, Ketua Paguyuban Kampung Homestay Borobudur, Muslih, menyebut total 152 kamar homestay di kampungnya sudah terisi penuh sebulan sebelum Waisak. Pemesanan kamar sudah dimulai sejak Februari dan mencapai puncak pada April. 

Sekitar 200 calon tamu yang tidak berhasil mendapatkan kamar diarahkan ke homestay lain di wilayah Kecamatan Borobudur yang memiliki sekitar 400 unit dan 800 hingga 1.000 kamar.

Jasa penerbangan dan UMKM lokal Borobudur laris manis

Libur panjang Waisak 2025 juga mendorong jumlah penumpang udara. PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang di Yogyakarta International Airport (YIA). 

Waisak 2025. MOJOK.CO
Detik-detik menerbangkan lampion di Candi Borobudur. (Sumber: InJourney)

Dari sisi pergerakan pesawat, tercatat ada kenaikan 14,71 persen menjadi 421 penerbangan selama libur panjang Waisak. Pekan sebelumnya, jumlah penerbangan mencapai 367 orang. Sementara akumulasi penumpang selama libur panjang Waisak mengalami kenaikan hingga 32,35 persen menjadi 59.787 penumpang. Sebelumnya, jumlah penumpang mencapai 45.175 orang di pekan kemarin. 

Kenaikan okupansi dan meningkatnya penerbangan selama libur panjang Waisak juga memberikan dampak ekonomi yang besar, sebab InJourney melibatkan ribuan UMKM dan tenaga kerja lokal di sekitar Borobudur.

“Kami turut melibatkan lebih dari 2000 UMKM dan hampir 2000 tenaga kerja lokal untuk mendukung penyelenggaraan rangkaian acara Waisak 2025,” ujar Direktur Utama InJourney Destination Management, Febrina Intan.

Ia berharap kesuksesan acara Waisak 2025 dapat memberikan dampak ekonomi yang luas pada perekonomian daerah, sesuai dengan komitmen InJourney untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berkesinambungan. Serta memberikan dampak positif pada sosial dan ekonomi. (***)

Iklan

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Mereka yang Mendapat Berkah dari Produksi Upanat, Sandal Khusus untuk Naik ke Candi Borobudur.

Terakhir diperbarui pada 18 Mei 2025 oleh

Tags: candi borobudurlibur akhir pekanrekomendasi tempat wisatawaisak 2025
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Waisak 2026 di Candi Borobudur Magelang jadi momentum bagi sebuah keluarga Buddha asal Temanggung untuk meluruhkan ego diri MOJOK.CO
Eksplor

Waisak di Borobudur untuk Meluruhkan Ego Diri, Menerima Kesadaran atas Renungan “Hidup untuk Apa di Dunia Fana?”

31 Mei 2026
Arca Unfinished Buddha yang ada di Candi Borobudur. MOJOK.CO
Kilas

Ketika Patung “Cacat” Buddha di Lapangan Kenari Borobudur Justru Jadi Pusat Spiritual dan Magnet Doa Saat Waisak

27 Mei 2026
Kebanyakan di Jogja saya merasa wisata di Surabaya membosankan selain Tunjungan. MOJOK.CO
Catatan

Wisata Surabaya Membosankan, Cuma Punya Kafe Estetik di Jalan Tunjungan dan “Sisi Utara” yang Meresahkan

23 Maret 2026
Orang Surabaya hina Malang. MOJOK.CO
Urban

Malang Dihina “Desa”, padahal Tempat Pelarian Terbaik bagi Orang Kota Surabaya yang Stres meski Punya Mal Mewah

5 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.