Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

UGM Berikan Keringanan UKT bagi Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatra, Juga Pemulihan Psikologis bagi Korban

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
18 Desember 2025
A A
UGM.MOJOK.CO

Ilustrasi - Universitas Gadjah Mada (UGM (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Wujud komitmen sebagai kampus berdampak, Universitas Gadjah Mada (UGM) hadir merespons bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra. Mulai dari pemberian keringanan UKT bagi mahasiswa terdampak, pendampingan pemulihan psikologis bagi korban, hingga pengembangan teknologi terapan untuk menjawab kebutuhan mendesak di lapangan.

***

Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga mengguncang sendi-sendi kehidupan sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat di wilayah terdampak. 

Dalam situasi darurat itu, Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil peran aktif melalui pembentukan Disaster Response Unit sebagai wujud tanggung jawab institusional di bidang kemanusiaan dan pembangunan berkelanjutan.

Keringanan UKT hingga sembako untuk mahasiswa terdampak

Langkah awal yang dilakukan UGM adalah memastikan keberlanjutan studi mahasiswa yang berasal dari daerah terdampak. 

Pendataan internal mencatat sebanyak 217 mahasiswa UGM terdampak langsung oleh bencana, terdiri atas 81 mahasiswa dari Aceh, 93 dari Sumatera Utara, dan 43 dari Sumatera Barat. 

Kondisi mereka beragam, mulai dari kehilangan tempat tinggal keluarga hingga terganggunya sumber penghasilan orang tua.

Dari pendataan tersebut, UGM merespons dengan skema bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing mahasiswa. Bentuk dukungan meliputi keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT), bantuan biaya hidup harian, bantuan makan dan paket sembako, subsidi biaya kos, hingga pendampingan konseling. 

“Bahkan, beberapa mahasiswa berpotensi mengajukan cuti akademik akibat kondisi keluarga di daerah asal yang kehilangan tempat tinggal, pekerjaan, maupun sumber penghasilan,” jelas UGM dalam keterangan tertulis yang diterima Mojok, Kamis (18/12/2025).

Kebijakan ini ditempuh untuk memastikan mahasiswa tetap memiliki ruang aman secara akademik dan psikologis di tengah situasi krisis.

UGM berangkatkan tim relawan ke lokasi bencana

Di luar lingkungan kampus, UGM juga bergerak langsung ke wilayah terdampak bencana. Melalui penggalangan dana yang melibatkan mahasiswa, dosen, hingga mitra dan alumni, bantuan kemanusiaan disalurkan ke masyarakat. 

UGM sekaligus memberangkatkan tim relawan medis lintas disiplin dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) serta RSA UGM. Tim ini terdiri atas dokter spesialis dari berbagai bidang, perawat, apoteker, nutrisionis, dan sanitarian.

Para relawan bertugas memberikan layanan kesehatan, melakukan pendataan kebutuhan obat-obatan dan alat medis, serta berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat agar layanan tetap berjalan optimal. 

Selama masa tanggap darurat, UGM telah mengirimkan empat tim medis secara bergantian ke Aceh. 

Iklan

Pemulihan psikologis dan penguatan kapasitas

Selain pelayanan kesehatan langsung, tim juga melakukan pemetaan kapasitas rumah sakit untuk mendukung perencanaan layanan kesehatan pascabencana.

Aspek pemulihan psikologis penyintas menjadi perhatian tersendiri. Tim psikososial UGM diterjunkan untuk melakukan pendampingan langsung di lokasi bencana. 

Tidak berhenti pada intervensi jangka pendek. UGM juga menyelenggarakan pelatihan pendampingan psikososial bekerja sama dengan Universitas Syiah Kuala. 

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas lokal agar pendampingan dapat berlangsung berkelanjutan setelah fase tanggap darurat berakhir.

Teknologi terapan untuk kebutuhan mendesak

Kontribusi UGM di wilayah terdampak juga mencakup pengembangan teknologi terapan. Sejumlah tim memasang alat penjernih air bertenaga surya di puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Bener Meriah serta Aceh Utara untuk menjamin ketersediaan air bersih. 

Selain itu, perangkat deteksi banjir dan tsunami dipasang di beberapa titik di Aceh sebagai bagian dari penguatan sistem mitigasi bencana.

Memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi, UGM tengah menyusun rekomendasi yang dapat digunakan pemerintah sebagai bahan perumusan kebijakan. Rekomendasi tersebut mencakup penyediaan hunian dan kawasan sementara, pemulihan ekonomi dan sosial budaya masyarakat, serta kajian aspek hukum dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Dalam konteks dampak bencana yang luas dan masif, hunian sementara dipandang sebagai kebutuhan mendesak sebelum masyarakat beralih ke hunian tetap.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Universitas Gadjah Mada (@ugm.yogyakarta)

Makna kampus berdampak di tahun 2025 bagi UGM

Respons kemanusiaan ini mencerminkan komitmen UGM sebagai kampus berdampak. Sepanjang 2025, UGM mencatat berbagai kontribusi di bidang pengembangan sumber daya manusia, sosial-kemasyarakatan, dan perekonomian. 

Peran tersebut menjangkau berbagai sektor, mulai dari penguatan kemandirian bahan baku obat dan alat kesehatan, penanganan stunting dan tuberkulosis, hingga upaya mewujudkan kedaulatan pangan dan transisi energi yang berkeadilan. 

Adaptasi lingkungan, pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan, dan pemberdayaan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan juga menjadi bagian dari agenda besar tersebut.

Dalam menjalankan mandat sebagai universitas nasional, UGM berupaya menjaga keterjangkauan pendidikan tinggi. Pada 2025, UGM menggandeng sekitar 229 mitra penyedia beasiswa dan menjangkau 18.617 mahasiswa penerima manfaat. 

Di sisi lain, kemandirian pembiayaan diperkuat melalui kerja sama tridarma, pemanfaatan aset, serta pengembangan unit usaha untuk menopang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Penguatan pendidikan juga dilakukan melalui Ekosistem Pembelajaran Inovatif (EPI), yang menghadirkan inovasi EduTech lewat platform LMS eLOK untuk internal dan UGM Online untuk publik. Akses pembelajaran terbuka ini menjadi wujud komitmen inklusivitas pengetahuan. 

Upaya diseminasi pengetahuan diperkuat melalui produksi 854 video edukatif lintas kluster keilmuan, termasuk 531 video karya dosen yang tersedia di UGM Channel.

Di bidang riset dan inovasi, UGM terus membangun ekosistem dari hulu ke hilir. Penguatan kelembagaan riset, jejaring kolaborasi internasional, serta hilirisasi inovasi menjadi strategi utama. Berbagai produk riset telah diadopsi industri, sementara publikasi internasional UGM pada 2025 mencapai 1.825 artikel dengan ratusan kolaborasi lintas negara.

“Seluruh rangkaian ini menegaskan posisi UGM sebagai kampus yang tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga hadir dalam krisis, bekerja bersama masyarakat, dan menautkan riset dengan kebutuhan nyata,” tegas UGM.

Dalam semangat merakyat, mandiri, dan berkelanjutan, UGM menempatkan pendidikan tinggi sebagai instrumen kemanusiaan dan pendorong ketahanan bangsa di tengah tantangan yang terus berubah.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: ILUNI UI Gelar Penggalangan Dana untuk Sumatra lewat 100 Musisi Heal Sumatra Charity Concert

Terakhir diperbarui pada 18 Desember 2025 oleh

Tags: banjir acehbanjir sumatera baratbanjir sumatera utarabanjir sumatrakampus berdampakUGMUniversitas Gadjah Mada
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Risiko ketimpangan sosial di balik gegap gempita wisata Jogja di mata guru besar Sosiologi UGM MOJOK.CO
Ragam

2 Sisi Koin Wisata Jogja: Ekonomi Berputar, Tapi Ada Risiko Ketimpangan Sosial bagi Warga Lokal dan Masalah yang Terus Berulang

1 Januari 2026
UGM.MOJOK.CO
Kampus

Rp9,9 Triliun “Dana Kreatif” UGM: Antara Ambisi Korporasi dan Jaring Pengaman Mahasiswa

25 Desember 2025
Hari ibu adalah perayaan untuk seluruh perempuan. MOJOK.CO
Aktual

Ironi Perayaan Hari Ibu di Tengah Bencana Aceh dan Sumatra, Perempuan Makin Terabaikan dan Tak Berdaya

24 Desember 2025
UGM.MOJOK.CO
Ragam

Ketika Rumah Tak Lagi Ramah dan Orang Tua Hilang “Ditelan Layar HP”, Lahir Generasi Cemas

20 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah MOJOK.CO

Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah

9 Januari 2026
Selamat tinggal Doraemon di RCTI. MOJOK.CO

Doraemon dan RCTI Akhirnya Berpisah, Terima Kasih Telah Temani “Inner Child” Saya yang Terluka

7 Januari 2026
Kumpul kebo (kohabitasi) sesama jenis di Malang dan Surabaya. Menemukan kebahagiaan, berharap menikah, tapi takut lukai hati orang tua MOJOK.CO

Kumpul Kebo Sesama Jenis di Malang-Surabaya: Tak Melulu Soal Seks, Merasa Bahagia meski Lukai Orang Tua

7 Januari 2026
outfit orang Surabaya Utara lebih sederhana ketimbang Surabaya Barat. MOJOK.CO

Kaos Oblong, Sarung, dan Motor PCX adalah Simbol Kesederhanaan Sejati Warga Surabaya Utara

8 Januari 2026
Kisah Bu Ngatimah, pekerja serabutan yang iuran BPJS Ketenagakerjaan miliknya ditanggung ASN Kota Semarang MOJOK.CO

Kisah Bu Ngatimah: Pekerja Serabutan di Semarang dapat Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan, Iurannya Ditanggung ASN

7 Januari 2026
Hidup di Desa.MOJOK.CO

Jadi Anak Terakhir di Desa Itu Serba Salah: Dituntut Merawat Ortu, tapi Selalu Dinyinyiri Tetangga karena Tak Merantau

7 Januari 2026

Video Terbaru

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

6 Januari 2026
PB Champion Klaten: Tempat Badminton dan Mental Juara Dibentuk

PB Champion Klaten: Tempat Badminton dan Mental Juara Dibentuk

3 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.