Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pandemi Corona Berpotensi Menambah Jumlah Orang Miskin Indonesia Sebanyak 4 Juta Orang

Redaksi oleh Redaksi
23 Juni 2020
A A
kemiskinan orang miskin dilarang punya anak banyak mojok.co

Ilustrasi - Kemiskinan Membunuhmu, Pemerintah Mengabaikanmu (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pandemi Corona bukan hanya bisa menurunkan imun, tapi juga meningkatkan kemiskinan. 

Secara statistik, ingat, secara statistik lho ya, Indonesia ini sebenarnya mengalami kemajuan yang pesat dalam usaha mengurangi kemiskinan. Setidaknya dalam dua puluh tahun terakhir, berdasarkan dari dari Badan Pusat Statistik (BPS), tren angka kemiskinan di Indonesia terus menurun.

Di akhir tahun 1998, tingkat kemiskinan di Indonesia mencapai 24,2 persen. Itu artinya, hampir seperempat penduduk Indonesia adalah orang miskin. Setahun berikutnya, turun menjadi 23,43 persen. Angka tersebut terus ditekan. Sepuluh tahun kemudian, angkanya menjadi 14,15 persen, hingga kemudian memecahkan rekor angka kemiskinan terkecil di tahun 2019 dengan tingkat kemiskinan sebesar 9,22 persen.

Dari data BPS, dengan tingkat kemiskinan sebesar 9,22 persen, jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 24,79 juta orang.

Namun, hantaman pandemi corona dalam beberapa bulan terakhir ini berpotensi kembali mengerek angka kemiskinan. Hal tersebut seiiring dengan makin banyaknya angka pemutusan hubungan kerja yang tentu saja berdampak langsung terhadap penurunan kemampuan pemenuhan kebutuhan pokok.

Menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, angka kemiskinan di Indonesia akibat pandemi corona bisa bertambah dengan cukup drastis. Tak main-main, jumlah penduduk miskin bisa bertambah sampai 4 juta orang.

“Tingkat kemiskinan bisa mencapai 10,63%, naik 4 juta orang dari 24 juta menjadi 28 juta,” terang Suharso di ruang rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin, 22 Juni 2020 lalu.

Untuk itulah, menurut Suharso, sangat penting bagi Pemerintah untuk mengambil intervensi penuh agar bisa menekan kenaikan angka kemiskinan Indonesia.

Saat ini, Indonesia sedang berusaha memaksimalkan program pemulihan ekonomi nasional dengan gelontoran dana sebesar Rp 695,2 triliun. Suharso berharap, gelontoran dana sebesar itu bisa menekan jumlah orang miskin baru menjadi hanya sekitar 1,2 juta sampai 2,7 juta, sehingga angka kemiskinan masih tetap berada di bawah 10 persen atau masih terjaga di angka single digit.

Hih, Pemerintah ini lho, mau menurunkan angka kemiskinan saja kok repot-repot menggelontokan ratusan triliun, padahal ada cara yang lebih mudah untuk menurunkan angka kemiskinan, yaitu cukup dengan menurunkan parameternya. Lak yo gitu tho?

Ah, lagipula, buat apa nggak miskin kalau tidak sembahyang.

kemiskinan

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2020 oleh

Tags: coronakemiskinan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)
Pojokan

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Raya, bocah asal Sukabumi yang meninggal karena cacing gelang. Sempat ditolong rumah teduh. MOJOK.CO
Catatan

Pesan Raya dari Surga: Jangan Pernah Hilang Empati terhadap “Orang Miskin” karena Pemerintah Mengabaikanmu

23 Agustus 2025
Upaya Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, entaskan kemiskinan di Jateng MOJOK.CO
Kilas

Target Gubernur: Tak Ada Warga Jawa Tengah yang Terbelenggu Kemiskinan Bertahun-tahun

24 Juli 2025
kemiskinan orang miskin dilarang punya anak banyak mojok.co
Mendalam

Kemiskinan Membunuhmu, Pemerintah Mengabaikanmu

8 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

lowongan kerja, kerja di kota, lebaran.MOJOK.CO

Mudik Lebaran Jadi Ajang Sepupu Minta Kerjaan, tapi Sadar Tak Semua Orang Layak Ditolong

10 Maret 2026
Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Ilustrasi - Anak pertama dicap gagal.MOJOK.CO

Rela Hidup Miskin di Desa demi “Kebahagiaan” Adik-Adiknya di Kota, tapi Malah Dicap Pemalas dan Beban Keluarga

11 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Lepas status WNI dan paspor Indonesia, hidup lebih mudah usai pindah kerja di Jerman MOJOK.CO

Lepas WNI karena Hidup Serba Susah dan Nelangsa di Indonesia, Hidup Jadi Lebih Mudah usai Pindah ke Jerman

10 Maret 2026
Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.