ADVERTISEMENT

Sejarah Kedaton Ambarrukmo: Bekas Kediaman Sultan yang Dulunya Kebun dalam Hutan

Sejarah Kedaton Ambarrukmo: Bekas Kediaman Sultan yang Dulunya Kebun dalam Hutan MOJOK.CO

Berubah fungsi saat masa revolusi, salah satunya jadi kantor bupati

Pada masa pemerintahan Sultan HB IX, Kedaton Ambarrukmo mengalami perubahan fungsi. Terutama pada masa revolusi (1945-1949), saat ibu kota negara berpindah ke Jogja, kedaton ini sempat menjadi perumahan sementara bagi pegawai Kantor Pos. Kemudian, setelah revolusi berakhir, tempat ini berubah lagi menjadi tempat pendidikan Kepolisian Republik Indonesia pada kurun 1949 hingga 1950.

Bahkan, berdasarkan catatan sejarah, ada lima Bupati Sleman yang pernah berkantor di Kedaton ini pada hingga tahun 1964. Antara lain KRT Pringgodiningrat, KRT Dipodiningrat, KRT Prawirodiningrat, Buchori S. Pranotohadi, dan KRT Murdodiningrat.

Memasuki 1960-an fungsi kedaton berubah lagi seiring dengan visi pembangunan proyek-proyek strategis pemerintah pusat di masa itu. Pada 1960, dibangunlah hotel yang kita kenal sekarang sebagai Royal Ambarrukmo.

Sementara Kedaton Ambarrukmo sendiri tak mengalami banyak perubahan sejak saat itu. Fungsinya pun berubah, dari tempat tinggal Sultan, kini bisa siapa pun bisa berkunjung asal meminta izin terlebih dulu. Paling anyar, kedaton ini dijadikan venue pernikahan antara putra Presiden RI, Kaesang Pangarep, dengan Erina Gudono.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Sejarah Situs Warungboto, Pesanggrahan dan Taman Air Keluarga Keraton Jogja di Masa Lalu

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 12 September 2023 oleh .

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.