Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Memori

Mengenal HR Soeharto, Pahlawan Nasional Asal Klaten: Pernah Temani Bung Karno ‘Nembung’ Calon Istri Hatta

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
31 Agustus 2023
A A
hr soeharto mojok.co

HR Soeharto (PKBI)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO –  Pemerintah menganugerahi HR Soeharto sebagai pahlawan nasional. Ia merupakan dokter pribadi Soekarno-Hatta yang turut dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Tokoh asal Klaten, DR. dr. H.R. Soeharto, menjadi salah satu nama dari lima figur yang mendapatkan gelar pahlawan nasional pada 2022 lalu.

Iklan

Bahkan, saat penetapan, namanya disebut pertama kali oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD selaku Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Penganugerahan gelar tersebut memang langkah yang tepat. Sebab, pria kelahiran Desa Tegalgondo, Klaten, pada 24 Desember 1908 ini punya rekam jejak dan kontribusi besar dalam sejarah Indonesia.

Pria bernama lengkap H. Raden Soeharto Sastrosoeyoso ini adalah pemrakarsa lahirnya Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) pada 1957. 

Tak hanya itu, ia juga merupakan tokoh yang menggagas berdirinya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 1950. H.R. Soeharto juga pernah menjabat Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, dan Kepala Bappenas di era kabinet Soekarno.

Menteri Perindustrian di masa demokrasi terpimpin ini juga merupakan sahabat dekat Bung Karno. Bahkan, ia sudah menjadi dokter pribadi sang proklamator sebelum Indonesia merdeka.

Tempat praktiknya sering buat rapat kemerdekaan

Pada masa sebelum kemerdekaan, HR Soeharto sudah menjalankan praktik kedokteran keluarga atau huisarts. Selain itu, lulusan Fakultas Medica Bataviensis STK Jakarta ini juga mendirikan dan mengelola klinik bersalin kecil di daerah Kramat Raya No. 128, Jakarta Pusat, sejak 1937 sampai 1942.

Di samping menjalankan praktiknya, dokter Soeharto juga menjadi dokter pribadi Bung Karno dan Bung Hatta sejak 1942 hingga 1945.

Oleh Bung Karno, ia mendapatkan tugas untuk memimpin bagian Kesehatan Poesat Tenaga Rakyat (Poetra), di bawah pimpinan Empat Serangkai, yaitu Bung Karno, Bung Hatta, Ki Hajar Dewantara, dan K.H. Mansyur.

Setelah itu, Bung Hatta, selaku Kepala Kantor Penasehat Gunseikanbu, juga menugaskan dokter Soeharto untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para calon pegawai dan pegawai Pangreh Praja se-Jawa yang sedang mendapatkan pelatihan di Jakarta.

Ia juga mendapatkan amanah untuk memberi pelayanan kesehatan kepada para penarik becak, yang pada waktu itu di Jakarta berjumlah 6.000-7.000 orang.

Selain sebagai dokter pribadi, ia juga kerap mendampingi Bung Karno dalam kunjungan-kunjungan politiknya. Seperti kunjungan ke Dalat untuk mempersiapkan pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Bahkan, rumah sekaligus tempat praktik HR. Soeharto di Jalan Kramat Raya No.128 pernah digunakan oleh Bung Karno dan Tan Malaka untuk mendiskusikan testamen pelimpahan kekuasaan.

Iklan

Setelah proklamasi kemerdekaan, barulah Soeharto pindah ke Yogyakarta. Di sana ia mendapatkan tugas menjadi Kepala Administrasi Pusat (AMP) Kementerian Pertahanan RI di Yogyakarta, dengan pangkat Mayor Jenderal merangkap dokter pribadi presiden.

Halaman selanjutnya…

HR Soeharto pernah temani Bung Karno ‘nembung’ calon istri Hatta

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 1 September 2023 oleh

Tags: HR Soehartoklatenpahlawan nasional
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO
Eksplor

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten dan dirikan KOMSAH. MOJOK.CO
Sosok

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO
Eksplor

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Truk sampah di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO
Bidikan

Mengais Asa di TPA Troketon, Benteng Terakhir Penghidupan Warga Klaten

10 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.