Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Masyarakat Sumatera Barat Kirim 1,6 Ton Rendang Untuk Para Korban Gempa Palu dan Donggala

Redaksi oleh Redaksi
7 Oktober 2018
A A
Masyarakat Sumatera Barat Kirim 1,6 Ton Rendang Untuk Para Korban Gempa Palu dan Donggala

Masyarakat Sumatera Barat Kirim 1,6 Ton Rendang Untuk Para Korban Gempa Palu dan Donggala

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dalam setiap peristiwa bencana alam yang melanda wilayah Indonesia, selalu ada banyak kisah kepedulian yang sanggup membangun narasi menguatkan. Tak terkecuali bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala beberapa waktu yang lewat.

Tanpa bermaksud untuk mensyukuri bencana yang ada, namun rasanya, selalu menyenangkan dan menggembirakan melihat gerakan-gerakan kepedulian dan kerelawanan yang ditunjukkan oleh masyarakat Indonesia untuk membantu saudara-saudara mereka yang sedang terkena bencana.

Kepedulian dan kerelawanan yang begitu indah ini salah satunya ditunjukkan oleh warga Sumatera Barat kepada saudara-saudara mereka di Palu dan Donggala.

Tak berselang lama setelah gempa dan tsunami melanda wilayah Palu dan Donggala, banyak warga Sumatera Barat berbondong-bondong menggalang bantuan logistik. Salah satu logistik yang ikut dikumpulkan oleh warga Sumatera Barat adalah rendang. Ya, rendang.

Tak tanggung-tanggung, jumlah rendang yang berhasil dihimpun oleh masyarakat Sumatera Barat untuk diberikan kepada masyarakat Palu dan Donggala mencapai 1,6 ton.

Di tengah kondisi pasca gempa seperti ini, makanan memang menjadi salah satu logistik yang cukup penting bagi para korban. Rendang menjadi salah satu alternatif makanan yang pas sebab selain punya gizi yang baik, ia juga tipikal makanan yang awet. Karena itulah, rendang-rendang ini diharapkan bisa membantu mencukupi kebutuhan pangan para korban.

Rendang-rendang sumbangan masyarakat Sumatera Barat ini dikumpulkan di kantor BPBD Sumatera Barat dan kemudian langsung dibawa ke Palu dan Donggala menggunakan pesawat hercules milik TNI.

“Kami sudah dapat konfirmasi. Pagi ini bantuan rendang dari Sumbar diberangkatkan ke Palu, Sulteng,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rumainur.

1,6 ton rendang ini merupakan jumlah total yang dihimpun oleh warga Sumatera Barat hanya dalam waktu empat hari. Hal yang sedikit banyak menunjukkan betapa besar rasa kepedulian masyarakat Sumatera Barat terhadap korban gempa di Palu dan Donggala.

Masyarakat Sumatera Barat memang punya gesekan perasaan yang erat dengan bencana gempa, maklum saja, Sumatera Barat sendiri pada 2009 lalu juga pernah dihantam gempa dahsyat yang meluluhlantakkan Sumatera Barat dengan korban tewas mencapai ribuan orang.

Ah, terima kasih warga Sumatera Barat. Sungguh, 1,6 ton rendang yang kalian sumbangkan mampu membuktikan bahwa Indonesia masih akan tetap baik-baik saja. Indonesia masih akan tetap satu bangsa sama rasa. (A/M)

Terakhir diperbarui pada 9 Oktober 2018 oleh

Tags: donggalapalurendang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa
Kuliner

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO
Esai

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026
warung nasi padang asli, masakan padang.MOJOK.CO
Ragam

Sulit Mencari Masakan Padang di Jogja yang Pas bagi Lidah Orang Minang, Rendang Terasa Manis

15 Agustus 2025
Pertama kali makan masakan di warung nasi padang. Kenyang meski menyesal MOJOK.CO
Kuliner

Pertama Kali Makan di Warung Nasi Padang: Jadi Katrok, Kenyang dalam Penyesalan, Hingga Obati Nasib Malang Masa Kecil

5 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulusan farmasi PTS Jogja foto keluarga

Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

7 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Mahasiswa KKN di desa

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.