Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

KSPI Dukung Prabowo, PSI dan KSPSI Dukung Jokowi. Bingung? Biarin

Redaksi oleh Redaksi
2 Mei 2018
A A
demo buruh
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tak hanya diisi dengan aksi turun ke jalan oleh para buruh dalam menyuarakan tuntutannya, peringatan May Day Selasa 1 Mei 2018 kemarin ternyata juga diwarnai beberapa agenda politis. Salah satu yang paling mencolok dan menjadi banyak bahan pemberitaan adalah deklarasi dukungan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo di Pilpres 2019 mendatang.

Deklarasi dukungan ini berlangsung di Istora Senayan dan dihadiri oleh lebih dari 8.000 buruh anggota KSPI.

KSPI memutuskan untuk mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo setelah Prabowo bersedia menandatangani kontrak politik dengan para buruh. Kontrak politik yang ditandatangani oleh Prabowo tersebut berisi 10 butir perjanjian, di anataranya adalah perihal kesejahteraan, janji peningkatan pajak dan reformasi pajak, layanan transportasi layak bagi buruh, dan juga penghapusan Perpres Tenaga Kerja Asing.

“Kami memutuskan untuk mendukung Pak Prabowo dalam Pilpres 2019. Pertaruhan tentang air mata istri dan anak, kawan Grab Car dan Gojek, enggak boleh ada yang mati lagi. Kaum buruh dekat kemiskinan, dan hanya Prabowo Subianto yang mau menandatangani kontrak politik dengan kami,” tutur Presiden KSPI Said Iqbal.

Setelah ditandatanganinya kontrak politik tersebut, Said Iqbal meminta kepada seluruh peserta yang hadir juga seluruh buruh untuk berjuang bersama memenangkan Prabowo di Pilpres 2019 nanti.

“Mulai sekarang semua buruh siapin kamu punya WhatsApp, Facebook, Twitter, mulai kita melakukan serangan udara. Presidennya siapa? Prabowo. Jelas itu, clear,” ujar Said.

Nah, jika KSPI secara resmi sudah memberikan dukungannya kepada Prabowo, maka Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang juga sama-sama organisasi serikat buruh ternyata justru memberikan dukungannya kepada Jokowi.

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengungkapkan bahwa pihaknya bersikap untuk tetap mendukung pemerintahan presiden Joko Widodo pada pemilihan presiden 2019.

“Kami hargai dari teman-teman di KSPI ingin ganti presiden. Tapi dari kami tak ingin ganti presiden,” kata Andi.

Namun begitu, walaupun mendukung pemerintahan Jokowi, namun KSPSI tetap mengkritik kebijakan Jokowi terkait ketenagakerjaan, utamanya soal tenaga kerja asing. Menurut Andi, ada beberapa dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Asing (TKA) yang harus direvisi.

“Kami ingin revisi, yang bagus kami terima, yang jelek kami tolak, karena ada pasal yang bagus dan ada pasal yang kurang baik,” ujar Andi.

Yah, mau jadi buruh yang mendukung Prabowo, atau buruh yang mendukung Jokowi, silakan saja. Semua boleh. Yang penting, jangan lupa giat bekerja, biar bisa punya banyak modal, dan bisa bikin usaha sendiri. Sebab perjuangan paling mulia seorang buruh adalah berhenti menjadi buruh.

Dan semoga, para buruh tidak bingung dengan instruksi serikat kerjanya dalam memilih Jokowi atau Prabowo. Maklum saja, nama mereka hampir-hampir mirip. KSPI dan KSPSI. Belum nanti kalau ketambahan PSI. Makin bingung lagi.

demo buruh

Terakhir diperbarui pada 2 Mei 2018 oleh

Tags: buruhjokowikspikspsiprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
pekerja miskin, working poor.MOJOK.CO
Mendalam

In This Economy, Kerja Lembur Bagai Kuda Meski Gaji Tak Seberapa dan Tetap Miskin

27 November 2025
Nasib buruh usai Marsinah jadi pahlawan nasional. MOJOK.CO
Ragam

Suara Hati Buruh: Semoga Gelar Pahlawan kepada Marsinah Bukan Simbol Semata, tapi Kemenangan bagi Kami agar Bebas Bersuara Tanpa Disiksa

12 November 2025
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak Akuntansi UGM burnout. MOJOK.CO

Bela-belain Kuliah di UGM Sampai Kena Mental demi Bahagiakan Ayah Ibu yang Hanya Lulusan SD hingga Jadi Wisudawan Terbaik

6 Maret 2026
Lulusan UT, Universitas Terbuka.MOJOK.CO

Diremehkan karena “Cuma” Lulusan UT, Tapi Bersyukur Nasib Lebih Baik daripada S1-S2 PTN Top yang Menang Gengsi tapi Nganggur

3 Maret 2026
Menjadikan Tengkulak Sebagai Musuh Petani adalah Gagasan Konyol yang Nggak Akan Sejahterakan Petani MOJOK.CO

Menjadikan Tengkulak Sebagai Musuh adalah Gagasan Konyol yang Nggak Akan Sejahterakan Petani

2 Maret 2026
Xiaomi POCO ternyata lebih berguna ketimbang Samsung Galaxy. MOJOK.CO

Kecewa dengan Penyakit “Kronis” Samsung Galaxy yang Habiskan Duit Berjuta-juta, Ternyata Merek “Murahan” Lebih Berguna

2 Maret 2026
Ilustrasi Supra X 125 Tua Bangka Tahan Siksaan, Honda Beat Memalukan (Wikimedia Commons)

Supra X 125: Motor Tua Bangka yang Paling Tahan Disiksa, Modelan Honda Beat Mending Pensiun karena Memalukan

2 Maret 2026
Membongkar “Black Box” Otak Pemimpin Dunia: Trump dan Netanyahu Seharusnya Berendam, Bukan Perang MOJOK.CO

Membongkar “Black Box” Otak Pemimpin Dunia: Trump dan Netanyahu Seharusnya Berendam, Bukan Perang

6 Maret 2026

Video Terbaru

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026
Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

3 Maret 2026
Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.