Kronologi Kobe Bryant dan Putrinya Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter

MOJOK.COKobe Bryant mengalami kecelakaan ketika menaiki helikopter. Legenda LA Lakers ini meninggal bersama putrinya, Gianna.

Rencananya, pada Minggu pagi pukul 09.06 waktu setempat di Bandara John Wayne, Kobe Bryant dan putrinya, Gianna Maria Onore, akan bertolak menuju Mamba Academy di daerah Thousand Oak, California. Legenda bola basket La Lakers ini pun menaiki helikopter jenis Sikorsky S-76B.

Kebetulan, di saat yang sama, teman setim Gianna di Mamba Academy, Alyssa Altobelli juga ikut serta dalam perjalanan tersebut. Gianna sendiri merupakan putri Kobe yang disebut-sebut sangat berbakat dalam permainan bola basket dan diprediksi bakal meneruskan kehebatan Kobe.

Naas, dalam perjalanan menuju Mamba Academy untuk melihat pertandingan basket bersama sang putri, helikopter yang dinaiki Kobe Bryant mengalami gangguan cuaca kabut yang sangat tebal.

Helikopter yang dinaiki Gianna bersama sang ayah pun harus terbang di luar kendali dan jatuh di daerah Calabasas, California. Menewaskan seluruh penumpang yang membawanya.

Paling tidak, dalam keterangan Jerry Kocharian, saksi dalam kecelakaan tersebut menyebutkan jika tiba-tiba ada helikopter yang terbang begitu rendah di daerahnya.

“Suara dari helikopter itu tidak seperti biasanya dan terbang sangat rendah. Saya tidak bisa melihat dengan jelas karena memang kabut di sini sangat tebal,” kata Jerry.

“Lalu tiba-tiba ada sebuah ledakan besar dan terlihat kobaran api yang besar. Saya yakin tidak ada yang bisa selamat dari itu,” kesaksian Jerry.

Saksi lain menyebut kalau sebelum helikopter mau jatuh, mesin helikopter sempat berdengung cukup keras.

“Suaranya tidak persis seperti ledakan, tapi kayak dentuman keras. Suaranya kayak helikopter, tapi (juga) mirip jet, sangat keras. Saya lalu pergi ke dalam rumah dan memberitahu ayah saya apayang terjadi. Ketika saya keluar, saya melihat asap di bukit, tapi bukan asap hitam dan besar, warnanya abu-abu,” kata Gavin Masak, salah seorang saksi lainnya.

Tentu saja Gavin Masak dan Jerry Kocharian tidak tahu, bahwa helikopter yang mereka lihat saat itu merupakan helikopter yang membawa Kobe Bryant beserta putrinya.

Kesaksian ini seolah mengonfimasi kemungkinan sebelumnya bahwa sebelum jatuh, mesin helikopter diduga sudah terbakar di udara.

Soal kabar duka yang menyelimuti seluruh Amerika Serikat dan dunia bola basket ini, Adam Silver, Komisaris NBA, menyampaikan belasungkawa.

“Keluarga NBA sangat terpukul akan kematian tragis Kobe Bryant dan putrinya, Gianna. Kami menyampaikan belasungkawa tulus kepada istrinya, Vanessa, dan keluarga mereka, klub LA Lakers dan seluruh dunia olahraga,” kata Adam Silver.

“Dia adalah salah satu pemain paling luar biasa dalam sejarah permainan kami dengan prestasi yang legendaris, lima kali juara NBA, penghargaan MVP NBA, 18 terpilih NBA All-Star, dan dua medali emas Olimpiade,” tambah Adam Silver.

Dan kali ini, dengan kabar duka ini, Kobe Bryant akhirnya benar-benar resmi menjadi legenda untuk selama-lamanya. (DAF)

BACA JUGA Seperti Neymar, Durant Juga Keluar Agar Bersinar atau tulisan rubrik KILAS lainnya.

Exit mobile version