Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jangan Kegocek, Modifikasi Kursi KA Ekonomi Hanya untuk Kelas Nonsubsidi

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
30 Mei 2023
A A
Jangan Kegocek, Modifikasi KA Ekonomi Sementara Hanya untuk Kelas Nonsubsidi. MOJOK.CO

Para penumpang menunggu KA Ekonomi di Stasiun Lempuyangan. PT KAI tengah memodifikasi KA Ekonomi. (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tidak semua kereta ekonomi melakukan modifikasi pada interior khususnya kursi penumpang. Modifikasi yang sedang dalam proses penggarapan PT KAI hanya untuk kereta api kelas ekonomi komersial atau nonsubsidi. Modifikasi juga belum akan dilakukan menyeluruh ke semua kereta api kelas ekonomi. 

Awal ramainya perubahan kursi kereta ini saat akun Twitter @txttransportasi menggunggah kabar PT KAI yang tengah memodifikasi interior kereta api (KA) Ekonomi nonsubsidi (komersial), termasuk kursi. Dalam unggahan disebutkan kursi KA ekonomi yang sebelumnya tegak lurus 90 derajat diganti seperti kereta di kelas Eksekutif.

Iklan

Akun Twitter tersebut menyebutkan ada beberapa kelas kereta api kelas ekonomi yaitu kelas Ekonomi PSO/komersial (160 kursi), Ekonomi Non-PSO (106 kursi), Ekonomi Kemenhub (80 kursi), Ekonomi Premium (80 kursi), Ekonomi Premium (80) kursi. 

Dengan adanya kursi yg modelan begini makin beragam deh jenis² kereta kelas ekonomi. Yg ngeaudit mumet, penumpang juga mumet.

Eko PSO 106 seat
Eko Non-PSO 106 seat
Eko Kemenhub 80 seat
Eko Premium 80 seat
Eko Premium ala² 80 seat
Eko …………… 72 seat (yg di foto ini)

— Txt Dari Transportasi Umum (@txttransportasi) May 24, 2023


Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Franoto Wibowo saat dikonfirmasi, Senin (29/05/2023) membenarkan hal itu. Namun, modifikasi belum akan dilakukan menyeluruh ke semua KA Ekonomi.

 “Itu kan baru prototipe yang dimodifikasi,” ujarnya.

Modifikasi baru empat gerbong

Menurut Franoto, saat ini modifikasi KA ekonomi, baru dilakukan di empat gerbong. PT KAI melakukan modifikasi interior kereta beserta kursi di Balai Yasa Manggarai. Dengan ukuran kursi baru yang lebih besar dan nyaman, maka  jumlah kursi yang tadinya berkapasitas 80 tempat duduk akan berkurang menjadi 72 tempat duduk.

Selain ukuran yang lebih besar, kursi baru nanti bisa untuk sandaran dan diputar laiknya kursi pada kereta eksekutif. Interior kereta pun akan ada Public Information Display System (PIDS) untuk menampilkan jam dan suhu. 

Bahkan interior kereta juga dimodifikasi mirip dengan kereta eksekutif, baik bentuk bagasi maupun nuansa interior yang nampak lebih cerah. Modifikasi juga dilakukan pada toilet dengan nuansa yang lebih mewah dengan menggunakan toilet duduk.

“Modifikasi agar kursi yang lebih luas. Ini bagian dari layanan di kelas ekonomi,” jelasnya.

Modifikasi kursi kereta Daop 6 bertahap

Adanya tambahan fasilitas baru tersebut, lanjut Franoto akan diberlakukan yang sama untuk KA yang ada di Daop 6 Yogyakarta. Pembaruan akan secara bertahap kedepannya.

PT KAI Daop 6 masih menunggu keputusan pusat untuk proses modifikasi. Selain itu rencana operasional rangkaian KA yang bisa mulai digunakan untuk penumpang.

“[Modifikasi] yang kereta punya Daop 6 Yogyakarta belum mbak, tapi bertahap pasti akan modifikasi. Kita tunggu kebijakan dari pusat ya,” tandasnya.

Terkait tarif kereta api KA Ekonomi jarak menengah atau jauh pasca-modifikasi juga belum ada ketetapan. Namun, hingga saat ini terbagi menjadi dua mekanisme yaitu tarif ekonomi PSO (Public service obligation) dan tarif ekonomi komersial. 

Untuk tarif ekonomi PSO harganya tetap dan disesuaikan dengan kontrak perjanjian PSO bersama Kemenhub RI. Sedangkan untuk tarif ekonomi komersial ditentukan tarifnya di antara tarif batas bawah dan tarif batas atas yang mekanismenya menyesuaikan dengan permintaan pasar.

Iklan

“Melalui modifikasi ini, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan ke depannya untuk menjadikan perjalanan kereta api aman, nyaman, dan sehat,” tutup Joni.

Terkait tarif kereta api ekonomi jarak menengah/ jauh, hingga saat ini terbagi menjadi 2 mekanisme yaitu tarif ekonomi PSO (Public service obligation) dan tarif ekonomi komersial. Untuk tarif ekonomi PSO, tarifnya plat atau tetap, disesuaikan dengan kontrak perjanjian PSO bersama Kemenhub. Sementara untuk tarif ekonomi komersial, penentuan tarifnya berada di antara tarif batas bawah dan tarif batas atas.

“Nantinya mekanismenya [tarif baru] disesuaikan dengan permintaan pasar,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Mengenal UMAM, Kampus Muhammadiyah Pertama di Luar Negeri

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 30 Mei 2023 oleh

Tags: ka ekonomikereta apikereta ekonomikursi kereta ekonomi
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Wonogiri Jadi Wilayah dengan Penutupan Perlintasan Liar Terbanyak di Daop 6 MOJOK.CO
Transportasi

Wonogiri Jadi Wilayah dengan Penutupan Perlintasan Liar Terbanyak di Daop 6

27 Juli 2026
Titi terendah perempuan: bawa bocil saat naik kereta api MOJOK.CO
Sehari-hari

Titik Terendah Ibu saat Naik Kereta Api Bawa Bocil: Mental Terguncang Bukan karena Bocil Tantrum tapi Mulut Jahat Sesama Perempuan

27 Juli 2026
Fitur "Pilih Kursi" di KAI Access terasa percuma karena penumpang di kereta api ekonomi tidak tahu diri MOJOK.CO
Sehari-hari

Fitur “Pilih Kursi” KAI Access Terasa Percuma, Mau Duduk Nyaman di Kursi Incaran tapi Malah Makin Kesal

8 Juni 2026
Anak Tantrum di Kereta Ekonomi bikin Saya Iba ke Ortu. MOJOK.CO
Catatan

Tangisan Anak Kecil di Kereta Ekonomi Bikin Saya Sadar di Usia 25, Betapa Kasih Ibu Diuji Lewat Rasa Lelah

11 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31 jadi sumber sukacita dan perkuat posisi Yogya sebagai Kota Budaya di mata dunia MOJOK.CO

Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31: Sumber Sukacita dan Perkuat Posisi Yogya sebagai Kota Budaya di Mata Dunia

22 Juli 2026
Buku "Ambarrukmo: Jatidiri dan Kebanggaan Negeri" jadi ikhtiar mencatat risalah panjang kompleks Kedaton Ambarrukmo Yogyakarta melintasi 5 zaman MOJOK.CO

Ikhtiar Mencatat Risalah Panjang Ambarrukmo Melintasi 5 Zaman, Situs yang Terus Hidup tanpa Mencerabut Akar

23 Juli 2026
Lulusan s2, susahnya legalisir ijazah setelah wisuda.MOJOK.CO

Nasib Lulusan S2 di Jakarta: Kuliah Dianggap Nggak Guna karena Kalah Saing dengan Tamatan SMA, tapi Tetap Merasa Bangga

23 Juli 2026
Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa MOJOK.CO

Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa

27 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.