Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Perjalanan Karoseri New Armada, Perusahaan Asal Magelang yang Terinspirasi Cerutu

Kenia Intan oleh Kenia Intan
12 Juli 2023
A A
perusahaan karoseri new armada mojok.co

Skylander R22 @pandawa87bus Hino RM 280 (IG @newarmada.official)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Karoseri New Armada berusia hampir 50 tahun. Perusahaan ini sudah mencatatkan perjalanan panjang. Pabriknya yang seluas puluhan hektar itu berangkat dari bengkel rumahan.

Cikal bakal perusahaan karoseri asal Magelang itu berawal dari bengkel mungil milik orang tua David Herman Jaya, pendiri New Armada. David kecil kerap membantu orang tuanya di bengkel yang terletak di rumahnya. Pada 1974, David membuat pick up Mitsubishi Colt T120 menjadi minibus untuk membawa barang dagangan ke luar kota. Sebelum menjadi pebisnis karoseri, David terlebih dahulu berdagang pakaian dan payung di Pasar Rejowinangun. 

Awal mula New Armada berdiri

Kreativitas David Herman menyulap pick up menjadi minibus ternyata menarik perhatian banyak orang. Minibus yang awalnya hanya untuk kepentingan pribadi itu kemudian banyak yang pesan. Melihat peluang bisnis, David langsung merekrut 30 orang yang sudah terampil dari Madiun. Menggandeng pamannya, perusahaan karoseri New Armada pun berdiri. 

Bisnis terus berkembang. Pada 1977 New Armada melakukan perluasan lahan menjadi 2 hektar dengan kapasitas sekitar 200 unit per bulan. Awalnya New Armada hanya memproduksi karoseri dari Mitsubishi T120 pick up menjadi minibus. Walau tergolong perusahaan baru, New Armada sudah memanfaatkan sistem press body untuk menghasilkan bodi yang lebih presisi dan berkualitas internasional. 

Ketiban berkah, New Armada dipercaya memproduksi mobil-mobil pemilu yang digunakan di seluruh kecamatan Indonesia. Kapasitas produksinya pun meningkat jadi 400-500 unit per bulan. Perusahaan kemudian ikut meningkatkan tambahan fasilitas penunjang seperti spray booth, mesin press, spot welding, dan teknologi-teknologi lainnya. 

Dengan kapasitas dan fasilitas produksi yang mumpuni, tidak heran kemudian New Armada dilirik pasar luar negeri. Pada 1992 perusahaan berlogo jangkar bernuansa biru itu menjangkau Brunei Darussalam, Cyprus, Sri Lanka, dan Arab Saudi. 

Kini perusahaan yang terletak di Jl. Mayjen Bambang Soegeng No.7, Kedungdowo, Mertoyudan itu menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Area produksinya mencapai 33 hektar dengan jumlah pekerja mencapai 2.400 pegawai. Dalam sebulan setidaknya 1.000 kendaraan bisa diproduksi. Produknya tidak hanya minibus, tapi juga kendaraan penumpang, kendaraan komersial, hingga kendaraan khusus. 

New Armada terus tertantang melakukan inovasi. Yang terbaru, perusahaan ini akhirnya membuat karoseri bus rebahan alias sleeper bus untuk pertama kalinya. Ulasan yang beredar, karoseri bus ini mirip dengan hotel berjalan saking mewahnya. 

Terinspirasi dari merek cerutu

Dahulu terdapat pabrik cerutu legendaris di Magelang bernama Ko Kwat Ie & Zonen Sigarenfabriek. Pabrik cerutu yang berdiri pada 1908 itu bisa memproduksi hingga 5,5 juta batang cerutu di masa kejayaannya. Pasarnya tidak hanya meliputi Hindia-Belanda, tetapi mencapai mancanegara. Pabrik ini juga berperan pada masa kemerdekaan Indonesia dengan memasok senjata bagi pejuang. 

Pabrik itu  itu memproduksi beberapa jenis cerutu seperti  Deli Havana, Panama Steer, Missigit Deli, Carnaval dan Armada. Saking legendarisnya, salah satu jenis cerutu yang diproduksi disebut-sebut yang  menginspirasi pemberian nama usaha karoseri yang didirikan David sehingga menjadi “New Armada”. Bahkan, New Armada sempat menempati bekas pabrik cerutu ternama itu sebelum pindah ke lokasi yang lebih besar. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Sukses Ajak Ribuan Orang Bersihin Pantai Terkotor di Lampung, Siapakah Pandawara Group?

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 12 Juli 2023 oleh

Tags: KaroseriNew ArmadaPerusahaan Karoseri
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Karoseri Gunung Mas, Produsen Bus yang Merekah di Kota Kereta MOJOK.CO
Kilas

Karoseri Gunung Mas Madiun, Produsen Bus yang Merekah di Tengah Kota Kereta

20 Oktober 2023
Karoseri Tentrem
Ekonomi

Mengenal Karoseri Tentrem, Perusahaan Asal Malang yang Selalu Penuh Kejutan di GIIAS

16 Agustus 2023
Alasan Sinar Jaya Gunakan Karoseri Laksana dengan Interior Mewah yang Manjakan Penumpang. MOJOK.CO
Kilas

Alasan Sinar Jaya Gunakan Karoseri Laksana dengan Interior Mewah yang Manjakan Penumpang

20 Juli 2023
Alasan PO Bimo Gunakan Karoseri Morodadi Prima yang Bergaya Lama. MOJOK.CO
Kilas

Alasan PO Bimo Gunakan Karoseri Morodadi Prima Meski Bergaya Lama

17 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Memelihara kucing.MOJOK.CO

Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

20 Maret 2026
Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Lontong dan kangkung, kuliner tua Lasem dalam khazanah suluk Sunan Bonang MOJOK.CO

Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan

21 Maret 2026
Dosen Poltani Kupang sekaligus Ahli Peternakan dapat dana LPDP. MOJOK.CO

Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

18 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.