Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

Wiwin Theresa Hitan oleh Wiwin Theresa Hitan
21 Juli 2026
A A
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Ilustrasi Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Belajar berinteraksi, bukan sekadar berada di ruang yang sama

Inclusion Link dimulai dengan memetakan kebutuhan ABK dan memilih teman sebaya yang bersedia menjadi pendamping. Sebelum berinteraksi langsung, mereka dilatih untuk memulai percakapan, menunggu respons, dan menghadapi situasi yang tidak terduga. 

Mereka juga dibekali contoh kalimat yang dapat digunakan ketika kebingungan merespons. Dengan begitu, perbedaan cara berkomunikasi tidak lagi menjadi alasan untuk menghindar.

Iklan

Setelah pelatihan, ABK dan teman sebaya dipertemukan dalam kegiatan yang memungkinkan keduanya memiliki peran setara. Fasilitator tetap berada di dekat mereka, tetapi hanya membantu ketika interaksi terhenti. 

Bantuan tersebut perlahan dikurangi agar keduanya dapat berinteraksi secara mandiri. Setiap kegiatan diakhiri dengan evaluasi bersama fasilitator dan orang tua untuk melihat perkembangan serta menentukan pendampingan selanjutnya.

Mekanisme tersebut mengadaptasi Peer-Mediated Instruction and Intervention (PMII), pendekatan yang melatih teman sebaya untuk terlibat aktif dalam perkembangan sosial ABK. 

Reichow dan Song (2024) merangkum 10 tinjauan sistematis yang mencakup 47 studi terhadap 114 anak dengan berbagai disabilitas perkembangan. Lebih dari 80 persen studi yang ditinjau menunjukkan hasil positif terhadap perkembangan sosial mereka.

Tantangan yang bisa diatasi lewat peran komunitas

Tentu, Inclusion Link menghadapi tantangan. Sebagian keluarga mungkin belum yakin bahwa komunitas dapat memahami kebutuhan anak mereka. Karena itu, program ini tidak dimaksudkan menggantikan terapis maupun guru. 

Inclusion Link justru memperluas ruang latihan sosial yang sebelumnya diperoleh anak melalui terapi dan pembelajaran di sekolah. Sementara guru menghadapi beban kurikulum dan administrasi, komunitas dapat membantu mempersiapkan teman sebaya agar tidak lagi menjauh hanya karena tidak tahu cara berinteraksi.

Program ini dapat dimulai dari komunitas kecil sebelum diperluas. Jika ABK, keluarga, teman sebaya, dan fasilitator terbiasa belajar bersama, stigma bahwa kondisi ABK dapat “menular” perlahan dapat dipatahkan melalui pengalaman langsung. 

Anak-anak pun belajar memahami perbedaan bukan hanya dari penjelasan, melainkan karena tumbuh berdampingan.

Kita dapat memberi ruang bagi ABK yang selama ini telah berani hadir. Melalui Inclusion Link, saya ingin membersamai langkah mereka menuju dunia yang semestinya menyambut mereka sejak awal. 

Sebab, inklusi bukan sekadar menempatkan anak-anak dalam ruang yang sama, melainkan meruntuhkan sekat yang membuat mereka merasa asing di dalamnya.

*) Tulisan ini merupakan finalis Essay Contest Beswan Djarum 2025/2026. Naskah telah disunting oleh redaksi Mojok.co tanpa mengubah gagasan utama penulis.

Penulis: Wiwin Theresa Hitan
Editor: Agung Purwandono

Iklan

BACA JUGA Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan dan tulisan menarik lainnya di Esai Mojok.co

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Juli 2026 oleh

Tags: ABKanakanak berkebutuhan khususbeswan djarumsekolah inklusif
Wiwin Theresa Hitan

Wiwin Theresa Hitan

Mahasiswi Manajemen Kelas Internasional Universitas Tanjungpura dan penerima Beasiswa Djarum Plus 2025/2026, tertarik pada isu pendidikan inklusif, khususnya dalam menyuarakan hak anak berkebutuhan khusus, sambil berprofesi sebagai tutor bahasa Inggris. Dikenal sebagai seorang social butterfly di sekitarnya dengan mantra hidup ialah "Living the moment, and romanticizing every chapter".

Artikel Terkait

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO
Esai

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO
Esai

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit MOJOK.CO
Esai

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit

13 Juli 2026
Dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum, Najwa Shihab berpesan pada para mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus agar terus menulis (esai) apapun profesinya MOJOK.CO
Eksplor

Pesan untuk Gen Z: Menulislah Apapun Kelak Profesinya, Tak Lupa Akar di Manapun Posisinya

7 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri? MOJOK.CO

Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri?

20 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026
Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.