Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Skincare Bagi Laki-Laki dan Gengsi yang Menyelimuti

Wiwit Reza Algiyanto oleh Wiwit Reza Algiyanto
4 Januari 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Siapa bilang skincare itu hanya diciptakan untuk kaum perempuan saja? Laki-laki juga butuh skincare, loh. Kan laki-laki juga punya kulit~

Kegandrungan kaum hawa akan produk kecantikan, akhirnya menjadikan perkembangan produk-produk ini sebagai sebuah tren revisi dari dosen pembimbing yang tidak ada habisnya. Begitu banyak brand internasional maupun brand lokal yang menawarkan berbagai jenis produk yang tidak hanya terfokus pada kosmetik, namun juga merambah pada perawatan kulit. Untuk memudahkan membedakan kedua hal ini, kita biasa menyebutnya sebagai skincare.

Meski lelaki juga sama-sama memiliki kulit seperti perempuan, namun hingga saat ini, masih banyak laki-laki yang menganggap bahwa skincare tercipta hanya diperuntukkan bagi kaum perempuan. Lantas, kesan yang muncul ketika lelaki rutin menggunakan skincare adalah: nggak ‘laki’.

Hadeeeh, begini, ya, Mas….

Esensi dari yang namanya skincare itu kan untuk perawatan kulit. Laki-laki juga punya kulit, kan? Bahkan menurut penelitian, laki-laki justru memiliki kulit yang lebih tebal sekitar 15-20 persen dari kulit perempuan. Terkait hal ini, akhirnya banyak bermunculan produk skincare yang diciptakan khusus untuk kaum adam. Ini artinya apa, Mas?

Artinya, hal ini menandakan bahwa laki-laki juga butuh untuk merawat kulitnya mulai dari ujung kaki sampai ujung kulon kepala. Bahkan karena laki-laki punya kulit yang lebih tebal, maka masalah kulit ini butuh perhatian khusus. Skincare juga bukan semata-mata untuk memperbaiki penampilan laki-laki saja, loh. Namun ia juga mampu untuk menjaga kesehatan kulit masing-masing. Lagipula, setiap orang kan pengin penampilannya terlihat ‘baik’ saat bertemu dengan orang lain. Lalu apa salahnya jika kita berinvestasi dengan melakukan perawatan pada kulit kita?

Tapi kan, tetap saja nggak ‘laki’ banget kalau sebelum beraktivitas, kami harus berlama-lama pakai produk skincare ini lah, itu lah. Jelas, itu nggak ada simpel-simpelnya!!!

Iya, saya paham kalau hamper semua lelaki tidak menyukai yang namanya keribetan. Saya juga nggak suka dibikin ribet, karena saya sukanya kemewahan. Namun, tentu saja hal ini tidak dapat dijadikan alasan untuk bersikap tidak peduli dengan kesehatan kulit kita sendiri. Yang dimaksud melakukan perawatan kulit pun, juga bukan berarti mengharuskan lelaki untuk menggunakan krim malam setiap sebelum tidur, menggunakan masker wajah sebanyak dua kali dalam seminggu, apalagi rutin bolak-balik perawatan di klinik kecantikan. Kalau kayak gini sih, selain ribet dan nggak hemat waktu, juga nggak hemat di kantong.

Namun, kita sudah dapat dikatakan merawat kulit, ketika kita telah menyempatkan diri untuk melakukan perawatan dasar. Seperti: mencuci muka dengan sabun muka minimal dua kali sehari, menggunakan sunscreen maupun pelembab sebelum beraktivitas di luar ruangan—terutama bagi yang memiliki kulit kering. Selain itu, tidak lupa gunakan pelengkap skincare seperti deodorant maupun parfum supaya penampilan semakin cihuy!

Contoh aktivitas perawatan yang sederhana tersebut, sebaiknya dijadikan sebagai rutinitas bagi kaum lelaki supaya mampu memperlihatkan penampilannya yang paling paripurna. Tenang saja, bagi kaum laki-laki aktivitas ini alih-alih disebut ‘dandan’, padanan kata yang lebih sesuai untuk menyebutnya adalah ‘grooming’. Dalam konteks ini, grooming berarti merawat diri. Jadi kalau ada yang ngejek kita lagi ‘dandan’, langsung sangkal saja. Katakan bahwa kita sedang : grooming.

Kembali pada kesan nggak ‘laki’ dengan aktivitas merawat diri ini, coba saja kita lihat beberapa public figure di Indonesia yang menggunakan produk skincare namun mengenai aktivitasnya tidak perlu dipertanyakan lagi ke’laki’annya.

Misalnya Marshall Sastra, lelaki yang gemar traveling berkeliling Indonesia ini, memiliki segudang aktivitas yang berkaitan dengan alam dan dikenal memiliki adrenalin serta jiwa petualang yang tinggi. Aktivitas yang kurang ‘laki’ apa coba? Meski begitu, nyatanya ia juga ditunjuk sebagai brand ambassador untuk salah satu klinik kecantikan terkenal yang ada di Indonesia.

Selain itu, ada pula Bambang Pamungkas ataupun Rio Dewanto. Sosok yang pertama adalah seorang atlet sepak bola, sedangkan sosok kedua adalah seorang aktor. Keduanya sering muncul di layar kaca dengan menjadi bintang iklan produk skincare khusus pria. Lantas, apakah ada yang kemudian meragukan ke’laki’annya?

Terus, artinya apa? Ya, wajar lah, itu kan cuma strategi marketing, doang~

Eits, tunggu dulu. Memang tidak salah kalau kita mengatakan hal ini merupakan salah satu strategi marketing semata. Tapi, mbok ya, kalau memandang segala sesuatu itu dari sisi yang lebih menyeluruh juga, dong, Mas. Toh yang mereka lakukan juga merupakah cara untuk mengajak kaum laki-laki supaya jangan sampai melupakan kesehatan kulit masing-masing namun tetap bisa menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sebentar, tapi banyak loh perempuan yang bilang bahwa mereka suka dengan laki-laki yang apa adanya. Jadi nggak perlu lah laki-laki berusaha keras untuk melakukan perawatan.

Hahaha, banyak juga loh laki-laki yang bilang suka perempuan apa adanya. Tapi nyatanya?

Begini ya, Mas. Jika kamu terlahir sudah rupawan layaknya Chris Evans maupun Adam Levine, sih, nggak masalah. Sah-sah saja kalau kamu mau kayang atau jungkir balik 45 kali, haqqul yaqin, masih tetap banyak perempuan yang suka.

Iklan

Maksud saya begini, betul ketampanan itu relatif dan selera setiap orang juga berbeda-beda. Namun naluri manusia pada dasarnya menyukai seseorang yang memberikan impresi awal baik, bersih, wangi, dan rapi. Jadi, meskipun kita nggak ganteng-ganteng amat, tapi penampilan kita sanggup bikin nyaman orang-orang di dekat kita dan betah ngobrol berlama-lama dengan kita.

Nah, untuk menciptakan impresi tersebut, akan butuh tenaga ekstra, jika kita tercipta dengan rupa yang biasa-biasa saja apalagi wajah kusam dan mudah kumus-kumus. Apalagi senang melakukan aktivitas berat—sehingga mudah bau badan. Maka, membiasakan diri untuk merawat diri adalah sebuah investasi untuk menjadikan orang-orang di sekitar kita nyaman dengan keberadaan kita—dan pengin dekat-dekat kita terus. Ingat, memiliki jaringan pertemanan yang luas juga rezeki, loh. Perkara jika nanti dapat jodoh dari pertemanan tersebut, ya anggap itu sebagai bonus.

Terakhir diperbarui pada 5 Januari 2019 oleh

Tags: laki-lakiperawatan wajahskincare
Wiwit Reza Algiyanto

Wiwit Reza Algiyanto

Artikel Terkait

Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal MOJOK.CO

Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal

24 Juni 2026
Beauty Playgorund di Yogyakarta sajikan ragam aktivitas seru seputar kecantikan MOJOK.CO

Beauty Playground 2025: Kolaborasi Land of Beauty dan Paragon Yogyakarta Sajikan Ragam Aktivitas Seru Seputar Kecantikan

15 Februari 2025
Rindunya Laki-laki yang Ditinggal Pulang Sang Istri Terkasih MOJOK.CO

Rindunya Laki-laki yang Ditinggal Pulang Sang Istri Terkasih

7 Januari 2024
Keluh Kesah Laki-laki Perantau yang Tidak Bisa Masak MOJOK.CO

Keluh Kesah Laki-laki Perantau yang Tidak Bisa Masak

1 Oktober 2023
cara menghilangkan jerawat. mojok.co

7 Cara Menghilangkan Jerawat Paling Ampuh dengan Bahan Alami

21 September 2023
Brand Fesyen Lokal Roughneck 1991 Jajal Bisnis Men’s Care. MOJOK.CO

Brand Fesyen Lokal Roughneck 1991 Jajal Bisnis Men’s Care

4 Juli 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

25 Agustus 2026
Realitas pasangan muda di Jogja: tak sanggup bermimpi punya rumah sendiri, pasrah menua di kosan makan tahu-tempe untuk bertahan MOJOK.CO

Realita Pasangan Muda di Jogja: Tak Sanggup Punya Rumah, Pasrah Menua di Kosan Makan Tahu-Tempe buat Bertahan

21 Agustus 2026
Gus Yahya dalam sambutan pembukaan Muktamar ke-35 NU: Nahdlatul Ulama harus bersinergi dengan pemerintah untuk kemaslahatan rakyat MOJOK.CO

Gus Yahya: NU Tidak Punya Jalan Lain Selain Kerja Sama dengan Pemerintah jika Ingin Hadirkan Manfaat Nyata

27 Agustus 2026
Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik MOJOK.CO

Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik

26 Agustus 2026
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)sebagaimana terjadi di Kalimantan tidak bisa direduksi sekadar memadamkan api, ada gambut yang rusak MOJOK.CO

Karhutla Terus Berulang karena Pihak Berwenang Cukup Puas Padamkan Api, Akar Masalah Tereduksi

24 Agustus 2026
Peserta dalam ajang Klaten International Motocross di Sirkuit Bokong Semar, kawasan Rowo Jombor. MOJOK.CO

Anak Muda Asal Jawa Barat Kalahkan Crosser dari Australia di Ajang Klaten International Motocross

25 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.