Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Bendungan Bodri Akan Menenggelamkan Beberapa Bagian dari 4 Desa di Kendal dan Temanggung. Sialnya, Tidak Banyak Warga yang Tahu Megaproyek 1,7 Triliun Ini

Khoirul Atfifudin oleh Khoirul Atfifudin
9 April 2025
A A
Demi Bendungan Bodri, Desa di Temanggung Bakal Tenggelam MOJOK.CO

Ilustrasi Demi Bendungan Bodri, Desa di Temanggung Bakal Tenggelam. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Banyak warga Temanggung dan Kendal yang bertanya-tanya tentang kejelasan nasib mereka

Sesampainya di Desa Tempuran Temanggung, saya bertanya ke beberapa warga asli. Ternyata jawabannya tidak jauh saat saya tanya dengan beberapa warga di angkringan sebelumnya itu. 

Bahwa Bendungan Bodri itu belum ada kejelasan tentang nasib warganya. Katanya warga mau direlokasi dan mendapat ganti rugi. Namun, nominalnya masih simpang-siur. 

Iklan

Jadi, saya malah tidak bisa memastikan apakah Bendungan Bodri itu akan jadi dan rumah warga banyak tergusur. Hal itu juga terkonfirmasi oleh salah seorang warga Dusun Pendem yang bilang seluruh rumah warga di situ akan direlokasi. Tapi dirinya tidak tahu ke mana akan pindah.

Padahal, di Dusun Pendem, katanya ada 60 lebih kepala keluarga. Saat berada di Desa Ngaliyan Temanggung, jawabannya sama. Intinya, dari sekian banyak warga di masing-masing desa, tidak tahu akan nasibnya itu. 

Malahan mereka bertanya ke saya terkait kejelasan Bendungan Bodri. Lha saya malah ngga tahu juga lha wong niatnya itu mau memastikan soal Bendungan Bodri. 

Pun dari hasil obrolan saya dengan sebagian warga itu terjawab sudah bahwa proyek Bendungan Bodri kalau dibangun tidak hanya memakan wilayah persawahan saja, tapi juga pemukiman warga. Itu baru beberapa dusun di masing-masing desa saja. Belum lagi dampak di dusun-dusun sekitarnya. 

Warga sekitar, kok, malah nggak tahu

Saya malah penasaran kenapa warga sekitar tidak tahu secara jelas akan nasib mereka. Harusnya, kan, pemerintah melakukan sosialisasi secara berkala dan menyeluruh tentang kejelasan bendungan dan nasib warganya.

Apakah pemerintah nanti ganti-untung, saya tidak tahu dan tidak yakin. Pemerintah (mungkin) bisa mengganti kerugian warga dalam bentuk materi. Namun, ada hal-hal lain yang tidak bisa terbeli oleh uang. 

Membicarakan penggusuran itu bukan hanya soal kerugian materi saja. Ini juga soal keterikatan warganya dengan tempat tinggal itu. Apalagi, desa-desa di Temanggung dan Kendal sudah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu.

Yang lebih penting untuk warga Temanggung dan Kendal

Daripada membangun Bendungan Bodri yang menelan anggaran besar dan bisa merugikan warga itu, jauh lebih penting untuk memperbaiki dan pengadaan sarana-prasarana. Misalnya dengan memperbaiki jalan yang sudah jelek di Bejen dan Singaraja. 

Perbaiki juga lampu penerangan di Temanggung dan Kendal. Saya merasakan sendiri nyaris tidak ada lampu penerangan di jalan menuju desa-desa itu. 

Satu lagi, perkuat sinyal di wilayah itu. Saya pakai provider yang biasanya sinyalnya bagus, tapi di situ nyaris tidak ada sinyal. Nah, sekali lagi, semua itu lebih penting dan warga membutuhkannya.

Apalagi saat saya coba kaji ulang, ternyata bendungan tidak selamanya berdampak positif. Banyak juga dampak negatifnya. 

Misalnya, memperlambat sungai, mengubah habitat makhluk hidup, dan menurunnya kualitas air. Jadi, apakah dari sini pemerintah masih mau bersikukuh untuk membangun bendungan di Temanggung dan Kendal? Mengingat urgensinya juga belum tahu apa.

Penulis: Khoirul Atfifudin

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Kabupaten Temanggung Tampak Begitu Nyaman, namun Menyimpan Banyak Persoalan dan catatan menarik lainnya di rubrik ESAI.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 10 April 2025 oleh

Tags: Bendungan BodriKecamatan Bejen TemanggungkendalNgaliyan Temanggungtemanggung
Khoirul Atfifudin

Khoirul Atfifudin

Penyuka musik dan tertarik menulis.

Artikel Terkait

Suntikan dana investasi dari investor Tiongkok untuk pengembangan industri kendaraan listrik (EV) di Kendal Jawa Tengah (Jateng) MOJOK.CO

Saat Tiongkok Suntik Rp15 T untuk Industri Kendaraan Listrik di Kendal Jateng: Serap 10.000 Tenaga Kerja, Lokal Jadi Prioritas Utama

15 Juni 2026
Waisak 2026 di Candi Borobudur Magelang jadi momentum bagi sebuah keluarga Buddha asal Temanggung untuk meluruhkan ego diri MOJOK.CO

Waisak di Borobudur untuk Meluruhkan Ego Diri, Menerima Kesadaran atas Renungan “Hidup untuk Apa di Dunia Fana?”

31 Mei 2026
Haru dan syukur warga Temanggung terima bantuan RSLH dari PT Djarum MOJOK.CO

Haru dan Syukur Warga Temanggung, Rumah Reyot “Disulap” Jadi Nyaman di Usia Senjanya

31 Juli 2025
Warga Temanggung terima bantuan RSLH dari PT Djarum MOJOK.CO

15 Rumah Tak Layak Huni di Temanggung Diperbaiki PT Djarum, Target Sampai 500 Lebih Rumah Lagi di Jawa Tengah

31 Juli 2025
Pelabuhan Kendal bakal jadi pintu peningkatan ekspor di Jawa Tengah MOJOK.CO

Pelabuhan Kendal bakal Jadi Pintu Peningkatan Perdagangan Luar Negeri di Jateng, Pembangunannya Harus Dipercepat

25 Juli 2025
KSAL Cup Hiu Selatan International Hard Enduro ke-7 yang digelar di Kabupaten Kendal diramaikan peserta 14 negara MOJOK.CO

Mengeksplor Kendal dalam Ajang Motor Trail Internasional: Diramaikan Peserta dari 14 Negara, Beri Dampak Ganda

5 Juli 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

JPPI, MBG, buku siswa sekolah.MOJOK.CO

RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Tersandera Rp240 Triliun demi Program yang Tak Penting

17 Agustus 2026
Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026
Ta'awun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga.MOJOK.CO

Taawun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga

19 Agustus 2026
Saat adik saya jadi korban bullying (perundungan) di sekolah, pihak guru malah menganggapnya masalah biasa MOJOK.CO

Melabrak Guru usai Adik Jadi Korban Bullying di Sekolah hingga Cedera: Saya Justru Menerima Jawaban Memuakkan

18 Agustus 2026
Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran .MOJOK.CO

Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
Sikap-sikap sederhana ke pelayan rumah makan atau restoran yang seharusnya jadi kewajaran MOJOK.CO

Sikap-sikap Sederhana ke Pelayan Rumah Makan atau Restoran yang Kita Abaikan karena Ego, Padahal Bermakna Memanusiakan

20 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.